[ad_1]
Jalan Pintas ITU TIDAK ADA
Tahun 2006, Rangga Bekerja di Sebuah Stasiun Radio Di Bandung. Di Depan Kantornya, Ada Ruci Makan Ayam Bakar Yang Setiap Hari Penuh. Lihat restoran itu, ranggga Bertanya-tanya. SATU PERANTUAAN YANG MENGISI BENAKYA: BAGAIMAN SEBUAH WARUNG BISA SERAMUI ITU?
Pencarian Jawabanya MEMBAWANYA KE KISAH PUSPO WARDOYO, Pendiri Wong Solo, Yang Memulai Dariung Warung Kaki Lima. KISAH ITU MENAMPAR RANGGA. IA Sadar: Yange Bembedakan Orang Siksses Dan Tenjak Bukan Nasib, Tapi Langkah Pertama Yang Diamin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia Lalu Menuliskan Mimpi-Mimpinya Dalam Buku Kecil: Buku Impian.
MODAL DENGAN 3 Juta Rupiah Dan Niat Yang Nyaris Nekat, Ranggga Menyewa Lapak 3×3 Meter Di Pondok Kelapa. Dari Sana Lah Terlahir Salah Satu Pemulihan Pecel Lele Populer Di Indonesia Pecel Lele Lela.
Bukan Gagal, Kalau Masih Melangkah
RANGGA PERNAH TERUSIR DARI RUMAH. Pernah Ditertawakan. Pernah Kehabisan Tenaga. TAPI SEMUA ITU TIDAK MEMBUATYA BERHENTI. Baginya, Gagal Itu Bukan Ketika Kamu Jatuh. Gagal Itu Kalau Kamu Berhenti Mencoba.
“Kita nggak gagal Kalau Masih Jalan. Yang mem -Penting Tahu Ke Mana Mau Bepergian,” KisaHnya Dalam Dokumenter Sekali Seumur Hidup.
https://www.youtube.com/watch?v=ilyxb6y7_rc
Cetak Biru Maanya Ia Membuat. Bukan Sekadar Mimpi, Tapi Peta. Goal 1 Tahun 10 Cabang, 5 Tahun 100 Cabang. Apakah Realistis? Tidak Munckin. TAPI MIMPI TIDAK BUTUH Realistis, Yang Penting Kamu Bertindak untuk Mewujudkanya.
Dari Kesendirian Ke Komunitas
RANGGA TAHU RASANYA MEMBANGUN BISNIS SENDIRIAN. Sepi. Tak Ada Yang Mengerti. Tak Ada Yang Dapat Ditanya. Itulah Kenapa Lahir Kuliner Mastery. Komunitas Ini Bukan Komunitas Biasa, Tapi Ruang Bertumbuh Bagi Ribuan Pejang Bisnis Kuliner, Baik Yang Baru Merintis Maupun Suda Maju, Unt SETUTU BERBAGI Mengenai Bisnis Masing-Masing.
Di Sini, Tenjak Ada Yang Ditinggal. Ketika Peggy, Anggota Salah Satu, Ditinggal Seluruh Timnya H-1 Grand Opening, Anggota Komunitas Kuliner Mastery Jakarta Langsung Datang Bantu. Bawa Tenaga, Bawa Semangat, Dan Bawa Harapan.
Berkat Kepercayaan Terhadap Peggy, Bisnis Pawon Sambal Kenthir Mlimiknya Yang Hampir Tutup Sebelum Buka, Kini Justru Mampu Menghasilkan Omzet Sampai 1.5 m Setiaap Bulanaya.
Sebab Dalam Antar-jemput Bisnis, Teman Seperjalanan Dapat Memutuskan Apakah Kita Mencapai Atau Menyerah Di Tengah Jalan.
Internasional Bukan Mimpi
Siapa Sangka Lele Dapat Mencapai Malaysia? Dimulai Dari Pengunjung Yang Tak Sengaja MesiciCi, Cabang Pecel Lele Lela Kini Bangun Di Luar Negeri, Bahkan Salah Satu Diresmikan Oheh Menteri Pemuda Dan Olahraga Malaysia.
“Dulu Orang Ketawa Waktu Saya Bilan Mau Bawa Lele Ke Dunia. Sekarang? Mereka Nanya Kapan Buka Di Kota Mereka,” Kisa Rangga.
BABI RANGGA, BUKAN SOAL MAKANAN. TAPI Pembuktian Bahwa Mimpi Besar Dapat Berawal Dari Sesuatu Yang Sangan Sangat Sederhana.
Misi Hidup: Menyambung Harapan Lewat Rasa
Kuliner, Barat Rangga, Bukan Soal Rasa Enak. TAPI TENTANG RASA PERCAYA DIRI. Rasa Panya Arah. Rasa Nggak Sendirian. Sebab itu, ia terus membuka pintu bagi siapa pun yang mau belajar.
“SAYA NGGAK MAU JALAN Sendirian. Sebab Rezeki nggak Akan Tertukar. Yang Penting Kita Tahu Siapa Yang Bareng Kita Hari ini – Iti Yang Akan Kita Kita Santai KaRin Tahun Lagi.
RANGGA UMARA Memulai Dari Pinggir Jalan, Namun Ia Tidak Menepi. Ia Maju, Dan Kini Mengajak Lebih Sejumlah besar Orang Unkut Ikut Serta.
Sebab Dalam Dunia Bisnis, Yang Mangang Bukan Yang Paling Kuat. Tapi Yang Paling Berani Melangkah Dulu, Meski Kecil. Dan Yang Tahu, Bahwa Dalam Perjuangan – Teman Seperjalanan Adalah Sparuh Kekuatan.
[ad_2]
Sumber: vritimes








