SEKITARKITA.id — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung Barat mulai memperkuat komunikasi politik dengan seluruh partai politik melalui agenda roadshow bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bandung Barat.
Kegiatan yang digelar di Masion Pine Hotel pada Selasa, 5 Mei 2026 itu dihadiri jajaran pengurus partai politik, termasuk pengurus Partai Gerindra Kabupaten Bandung Barat.
Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bandung Barat, Ahmad Rifqi Sulaeman mengatakan, roadshow tersebut menjadi langkah awal KPU dalam mempersiapkan tahapan Pemilu mendatang agar seluruh partai politik dapat memenuhi ketentuan administrasi sejak dini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Rifqi, KPU sebelumnya telah melaksanakan sosialisasi pendidikan pemilih pada April 2026. Memasuki Mei, fokus diarahkan pada komunikasi langsung dengan partai politik guna memastikan kesiapan kelembagaan dan administrasi internal partai.
“Roadshow ini menjadi bagian dari persiapan awal agar seluruh aspek penting dalam kepengurusan partai politik dapat segera diperbarui sebelum tahapan berikutnya dimulai,” ujarnya.
Ia menjelaskan, salah satu poin utama yang dibahas dalam kegiatan tersebut yakni pembaruan data internal partai politik yang wajib diselesaikan paling lambat 30 Juni 2026.
Pembaruan data itu meliputi struktur kepengurusan, data keanggotaan, alamat sekretariat partai, hingga pemenuhan kuota keterwakilan perempuan minimal 30 persen dalam susunan kepengurusan partai politik.
Rifqi menegaskan, keterwakilan perempuan dalam struktur partai merupakan syarat administratif yang wajib dipenuhi dan bukan sekadar formalitas.
“Apabila kepengurusan partai tidak memenuhi minimal 30 persen keterwakilan perempuan, maka secara administratif partai tersebut dinyatakan belum memenuhi syarat,” tegasnya.
Selain membahas administrasi partai, KPU Kabupaten Bandung Barat juga mulai memberikan gambaran awal terkait kemungkinan perubahan daerah pemilihan (dapil) untuk Pemilu 2029 mendatang.
Menurut Rifqi, dapil yang digunakan saat ini telah dipakai dalam tiga kali pelaksanaan pemilu secara berturut-turut. Karena itu, KPU mulai menyiapkan sejumlah simulasi alternatif dengan komposisi wilayah kecamatan yang berbeda sebagai bahan kajian.
“Kami baru menyusun simulasi sebagai bahan pertimbangan. Untuk keputusan resmi mengenai dapil tetap akan ditentukan sesuai tahapan dan regulasi yang berlaku,” katanya.
Ia menambahkan, seluruh data partai politik nantinya akan menjadi dasar dalam proses pendaftaran serta verifikasi peserta Pemilu berikutnya. Karena itu, KPU meminta seluruh partai politik lebih aktif dan cepat dalam melakukan pembaruan data.
Melalui agenda roadshow tersebut, KPU Kabupaten Bandung Barat berharap tercipta sinergi yang kuat antara penyelenggara pemilu dan partai politik guna mewujudkan proses demokrasi yang transparan, inklusif, dan berintegritas.
Langkah ini sekaligus menjadi penanda bahwa persiapan menuju Pemilu 2029 mulai dilakukan secara bertahap dengan penekanan pada kepatuhan regulasi, akurasi data, serta penguatan peran perempuan dalam dunia politik.
**Deskripsi:**
KPU Kabupaten Bandung Barat mulai mengintensifkan roadshow politik bersama Kesbangpol untuk memastikan kesiapan administrasi partai politik menjelang Pemilu 2027, termasuk pembaruan data dan pemenuhan kuota perempuan 30 persen.
**Tag Keyword:**
KPU Bandung Barat, Pemilu 2027, roadshow partai politik, Ahmad Rifqi Sulaeman, Kesbangpol Bandung Barat, Partai Gerindra KBB, dapil Bandung Barat, keterwakilan perempuan partai politik, verifikasi partai politik, tahapan pemilu 2027, berita Bandung Barat, politik Bandung Barat
Editor : Abdul Kholilulloh
Sumber Berita : Liputan








