HPSN 2026, Pemkab Bandung Barat Perkuat Kolaborasi Tangani Sampah Berkelanjutan

- Penulis

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Bandung Barat, Asep Ismail beserta jajaran Forkopimda menanam pohon di aliran DAS Citarum peringati HPSN (foto: Abdul Kholilulloh)

i

Wakil Bupati Bandung Barat, Asep Ismail beserta jajaran Forkopimda menanam pohon di aliran DAS Citarum peringati HPSN (foto: Abdul Kholilulloh)

SEKITARKITA.id — Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (Pemkab KBB) memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026 dengan mendorong penanganan sampah secara berkelanjutan melalui kolaborasi lintas sektor. Kegiatan tersebut digelar di Pesantren Al Hilal, Kamis, 7 Mei 2026.

Peringatan HPSN 2026 menjadi momentum bagi Pemkab Bandung Barat untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah yang tertib, terpadu, dan ramah lingkungan.

Wakil Bupati Bandung Barat, Asep Ismail mengatakan persoalan sampah masih menjadi tantangan besar yang membutuhkan kerja nyata serta keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Permasalahan sampah menjadi tantangan besar yang membutuhkan kerja nyata dan kolaborasi dari kita semua,” ujarnya.

Wakil Bupati Bandung Barat, Asep Ismail (Foto: Abdul Kholilulloh )
Wakil Bupati Bandung Barat, Asep Ismail (Foto: Abdul Kholilulloh )

Menurut Asep, kondisi sampah di sejumlah kawasan pasar hingga lingkungan sekitar menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

Jika tidak ditangani dengan baik, persoalan sampah dapat menimbulkan pencemaran lingkungan, gangguan kesehatan masyarakat, hingga menurunkan kualitas lingkungan hidup, termasuk di kawasan Waduk Saguling.

Ia menegaskan bahwa peringatan Hari Peduli Sampah Nasional tidak boleh hanya menjadi kegiatan seremonial semata, melainkan harus menjadi langkah konkret dalam membangun budaya peduli lingkungan di tengah masyarakat.

Baca Juga:  Mengungkap Aksi Belanja Etis untuk Produk Berkelanjutan

“Pengelolaan sampah harus dilakukan secara serius dan berkelanjutan agar tidak menimbulkan dampak buruk bagi lingkungan maupun kesehatan,” katanya.

Wakil Bupati Bandung Barat, Asep Ismail beserta jajaran Forkopimda menanam pohon di aliran DAS Citarum peringati HPSN (foto: Abdul Kholilulloh)
Wakil Bupati Bandung Barat, Asep Ismail beserta jajaran Forkopimda menanam pohon di aliran DAS Citarum peringati HPSN (foto: Abdul Kholilulloh)

Pada peringatan HPSN 2026, tema yang diusung adalah “Kolaborasi untuk Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah)”.

Tema tersebut menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, masyarakat, komunitas, dunia usaha, pengelola pasar, hingga pemerintah desa dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Pemkab Bandung Barat juga terus mendorong masyarakat untuk melakukan pemilahan sampah sejak dari sumbernya.

Selain itu, pengelolaan sampah yang sistematis dinilai menjadi salah satu solusi untuk mengurangi penumpukan sampah di berbagai wilayah.

Terkait penumpukan sampah di kawasan pinggiran Waduk Saguling, Asep memastikan pemerintah daerah tengah melakukan penanganan secara serius dan bertahap.

“Untuk sampah yang menumpuk di pinggir Waduk Saguling akan diangkut dan diselesaikan sekarang,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, kegiatan Bersama Warga Reksa Alam (Bewara) di Desa Rancapanggung diharapkan dapat menjadi contoh nyata pengelolaan sampah berkelanjutan di Kabupaten Bandung Barat.

Program tersebut dinilai sejalan dengan visi Bandung Barat Amanah, Agamis, Maju, Adaptif, Nyaman, Aspiratif, dan Harmonis dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.

Baca Juga:  Perdana di KBB, RS Cahya Kawaluyan Raih World Stroke Organization Angels Awards 2024

Asep pun mengajak seluruh masyarakat untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga lingkungan dan mengurangi persoalan sampah.

“Mari kita perkuat komitmen dan kolaborasi untuk mewujudkan Bandung Barat yang bersih dan bebas dari sampah,” tandasnya.

Pemkab Bandung Barat memperingati HPSN 2026 dengan mendorong pengelolaan sampah berkelanjutan melalui kolaborasi masyarakat, pemerintah, dan komunitas demi mewujudkan lingkungan bersih dan sehat.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Berita Terkait

Dugaan Pemecatan Guru Hamil di MTs Muslimin Citapen: Klarifikasi Kepsek Dinilai Kontradiktif
Jaenal Aripin Bersinar di Tunisia, Atlet NPCI KBB Sumbang Medali Emas
Libur Sekolah 2026, Dusun Bambu Hadirkan Playground Baru dan Drama Musikal “Kabayan The Story”
Geram! Guru Hamil Dipecat, Wabup Asep Ismail Bakal Panggil Kemenag dan Kepsek MTs Muslimin Citapen
Dari Lintasan Balap Disabilitas ke Mimbar Paripurna, Atlet NPCI Venny Bacakan Sejarah KBB
Pemilihan BPD di Padalarang, Duseng Siap Kolaborasi Pentahelix dengan Pemdes Jayamekar
Di Usia ke-19, DPRD KBB Targetkan Bandung Barat Jadi Pusat Pertanian Masa Depan
Paripurna HUT KBB ke-19, Jeje Bongkar Masalah Kemiskinan Ekstrem dan Minimnya Lapangan Kerja

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 13:07 WIB

Dugaan Pemecatan Guru Hamil di MTs Muslimin Citapen: Klarifikasi Kepsek Dinilai Kontradiktif

Minggu, 21 Juni 2026 - 19:46 WIB

Jaenal Aripin Bersinar di Tunisia, Atlet NPCI KBB Sumbang Medali Emas

Sabtu, 20 Juni 2026 - 22:12 WIB

Libur Sekolah 2026, Dusun Bambu Hadirkan Playground Baru dan Drama Musikal “Kabayan The Story”

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:50 WIB

Geram! Guru Hamil Dipecat, Wabup Asep Ismail Bakal Panggil Kemenag dan Kepsek MTs Muslimin Citapen

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:45 WIB

Dari Lintasan Balap Disabilitas ke Mimbar Paripurna, Atlet NPCI Venny Bacakan Sejarah KBB

Berita Terbaru

Atlet asal Kabupaten Bandung Barat, Jaenal Aripin, dan para atlet Indonesia didampingi Duta Besar Republik Indonesia untuk Tunisia, Zuhairi Misrawi, usai penyerahan simbolis medali emas pada ajang Grand Prix Para Athletics 2026 yang berlangsung di Tunisia. (Foto: dok. NPCI KBB).

Bandung Barat

Jaenal Aripin Bersinar di Tunisia, Atlet NPCI KBB Sumbang Medali Emas

Minggu, 21 Jun 2026 - 19:46 WIB