SEKITARKITA.id — Gelombang aksi buruh kembali menggema di berbagai daerah Indonesia, termasuk di Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Kamis (30/10/2025), ratusan buruh yang tergabung dalam Serikat Pekerja Nasional (SPN) dan Federasi Serikat Mental Indonesia (FSPMI) KBB turun ke jalan mengikuti aksi nasional buruh yang terpusat di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan.
Para buruh dari kawasan industri Batujajar bergerak menuju Gedung Sate, Kota Bandung, untuk menyuarakan sejumlah tuntutan kepada pemerintah, khususnya terkait kebijakan ketenagakerjaan dan upah minimum tahun 2026.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Koordinator aksi, Dede Rahmat, mengatakan ratusan buruh telah diberangkatkan menggunakan kendaraan komando menuju Gedung Sate sebagai titik aksi daerah.
“Hari ini ada empat isu utama yang disuarakan KSPI dan Partai Buruh: HOSTUM (Hapus Outsourcing, Tolak Upah Murah), kenaikan upah minimum sebesar 8,5–10,5 persen, pencabutan PP Nomor 35 Tahun 2021 tentang Pekerja Alih Daya, dan pengesahan Undang-Undang Ketenagakerjaan baru tanpa omnibuslaw sesuai putusan MK,” ujar Dede kepada Sekitarkita.id.
Dede yang juga menjabat Ketua Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) KBB menegaskan, pihaknya siap melakukan langkah lanjutan jika tuntutan buruh tidak dipenuhi pemerintah.
“Jika tuntutan tidak direspons, KSPI akan melakukan mogok kerja serentak di seluruh kabupaten/kota se-Jabar. Bahkan tidak menutup kemungkinan mogok nasional melibatkan 5 juta buruh di 38 provinsi dan lebih dari 5.000 perusahaan,” tegasnya.
Aksi Serentak Nasional
Sebelumnya, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, menyampaikan aksi nasional ini terpusat di JCC Senayan sebagai bentuk konsolidasi penguatan isu perjuangan buruh.
“Lokasi dipilih agar fokus konsolidasi massa dan pendalaman isu, sehingga anggota memahami arah perjuangan organisasi,” kata Said Iqbal dalam siaran pers, mengutip kompas.com, Rabu (29/10/2025).
Selain Jakarta, aksi terbuka juga dilakukan di kantor gubernur masing-masing provinsi, termasuk Bandung, Semarang, Surabaya, Aceh, Medan, Batam, Pekanbaru, Lampung, Banjarmasin, Samarinda, Makassar, Manado, hingga Papua.
Berikut poin tuntutan aksi nasional buruh:
1. HOSTUM (Hapus Outsourcing, Tolak Upah Murah)
2. Kenaikan Upah Minimum 8,5% – 10,5%
3. Cabut PP Nomor 35 Tahun 2021 tentang Pekerja Alih Daya
4. Sahkan Undang-Undang Ketenagakerjaan Baru sesuai Putusan MK
Said Iqbal juga menegaskan rencana mogok nasional besar-besaran untuk menghentikan produksi di ribuan perusahaan jika pemerintah tidak memenuhi tuntutan buruh.
Hingga berita ini diturunkan, massa buruh KBB masih bergerak menuju Gedung Sate dengan pengawalan aparat keamanan.
Lalu lintas di sejumlah titik jalur Bandung–Padalarang dan akses menuju Kota Bandung terpantau padat imbas rombongan buruh yang melakukan long march dan konvoi kendaraan. Aksi ini diperkirakan berlangsung hingga sore hari.
Editor : Abdul Kholilulloh
Sumber Berita : Liputan








