Disdik KBB sebut Belasan Siswa SMP Tumbang Usai Santap MBG di Ngamprah

- Penulis

Selasa, 11 November 2025 - 21:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Omprengan MBG (foto: Abdul Kholilulloh)

i

Omprengan MBG (foto: Abdul Kholilulloh)

SEKITARKITA.id – Kabar mengejutkan kembali datang dari Kabupaten Bandung Barat (KBB). Program ‘Makan Bergizi Gratis’ (MBG) kembali memicu insiden keracunan massal, kali ini menimpa belasan siswa SMP Bina Karya di Desa Cimanggu, Kecamatan Ngamprah, pada Selasa (11/11/2025).

Para siswa dilaporkan mengalami gejala serius seperti mual, sakit perut, muntah, dan pusing tak lama setelah menyantap hidangan program MBG di siang hari.

Laporan gejala keracunan mulai berdatangan sekitar pukul 12.00 WIB, dan jumlah korban terus bertambah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Bandung Barat, Edy Saprudin, membenarkan insiden ini saat dikonfirmasi.

Omprengan MBG (foto: Abdul Kholilulloh)
Omprengan MBG (foto: Abdul Kholilulloh)

“Betul korban keracunan yang sementara dilaporkan ada 13 orang. Mereka siswa SMP Bina Karya,” ungkap Edy kepada wartawan.

Ia menambahkan bahwa jumlah korban potensial masih bisa meningkat karena sejumlah siswa lain sudah mulai mengeluhkan gejala serupa.

Tenaga medis dari puskesmas setempat segera diterjunkan ke lokasi sekolah untuk melakukan observasi dan memberikan penanganan darurat.

Related Posts

“Memang masih terus berdatangan. Data terus kita rekap. Update terbaru satu orang dirujuk ke RS Cahya Kawaluyan,” jelas Edy Saprudin.

Baca Juga:  DKPP resmi pecat ketua KPU soal dugaan perbuatan asusila, Hasyim Asy'ari angkat bicara 

Kasus ini menambah panjang daftar kelam insiden keracunan yang melanda pelaksanaan program MBG di Bandung Barat.

Dalam beberapa bulan terakhir, tercatat delapan klaster keracunan di berbagai kecamatan, termasuk Cipongkor, Cihampelas, Cisarua, Padalarang, dan Lembang.

Data dari Dinas Kesehatan Bandung Barat menunjukkan bahwa dampak keracunan MBG di wilayah tersebut sudah sangat mengkhawatirkan.

Total lebih dari 2.110 orang dilaporkan terdampak, meliputi pelajar, guru, bahkan orangtua murid.

Mengingat tingginya frekuensi dan jumlah korban, pihak berwenang didesak untuk segera melakukan penyelidikan menyeluruh terkait standar kualitas dan keamanan pangan dalam program MBG.

“Keselamatan dan kesehatan para siswa harus menjadi prioritas utama,” tandasnya.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Keributan Warnai Karnaval HUT RI ke-81 di Tagog Apu, Panitia Bantah Isu Pembacokan
HUT ke-81 RI, Bupati Jeje: Kemerdekaan Harus Terasa dalam Kehidupan Masyarakat Bandung Barat
Carnival Day 2026 Parongpong Meriah, Tujuh Desa dan 70 Grup RW Semarakkan HUT ke-81 RI
Masa Sewa Habis, Politisi Golkar Dadan Minta Kepastian Lahan Sekolah Rakyat Bandung Barat
Anton Sukartono Kembali Diusung, Demokrat KBB Bidik 7 Kursi DPRD pada Pemilu 2029
Sekwan DPRD KBB Gelar Donor Darah Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Pidato Kenegaraan, Presiden Prabowo Ungkap 6 Fokus Pemerintah Selama 21 Bulan Memimpin
Golkar Tebar 350 Ribu Benih Ikan, Panggah Susanto Dorong Budidaya untuk Tingkatkan Pendapatan Keluarga

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:04 WIB

Keributan Warnai Karnaval HUT RI ke-81 di Tagog Apu, Panitia Bantah Isu Pembacokan

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:04 WIB

HUT ke-81 RI, Bupati Jeje: Kemerdekaan Harus Terasa dalam Kehidupan Masyarakat Bandung Barat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 18:30 WIB

Carnival Day 2026 Parongpong Meriah, Tujuh Desa dan 70 Grup RW Semarakkan HUT ke-81 RI

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:12 WIB

Masa Sewa Habis, Politisi Golkar Dadan Minta Kepastian Lahan Sekolah Rakyat Bandung Barat

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:52 WIB

Anton Sukartono Kembali Diusung, Demokrat KBB Bidik 7 Kursi DPRD pada Pemilu 2029

Berita Terbaru