Cetak Sejarah, Bandung Barat Raih Opini WTP Lima Tahun Berturut-turut dari BPK RI

- Penulis

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEKITARKITA.id – Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) kembali mencatatkan prestasi di bidang pengelolaan keuangan daerah setelah meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025.

Capaian tersebut menjadi bukti konsistensi Pemkab Bandung Barat dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. Opini WTP tahun ini sekaligus menjadi raihan kelima secara berturut-turut sejak tahun 2021 dan yang keenam sepanjang sejarah Kabupaten Bandung Barat.

Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, menyebut keberhasilan mempertahankan opini WTP merupakan hasil kerja sama seluruh perangkat daerah, DPRD, serta dukungan masyarakat dalam mendorong tata kelola pemerintahan yang lebih baik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemkab Bandung Barat kembali menerima Opini WTP dari BPK RI atas LKPD Tahun 2025 (foto: Prokompim KBB)
Pemkab Bandung Barat kembali menerima Opini WTP dari BPK RI atas LKPD Tahun 2025 (foto: Prokompim KBB)

“Alhamdulillah, Pemkab Bandung Barat kembali menerima Opini WTP dari BPK RI atas LKPD Tahun 2025. Ini bukan hanya sebuah penghargaan, tetapi menjadi bukti nyata komitmen kami dalam mewujudkan Bandung Barat yang Amanah melalui tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berintegritas,” ujar Jeje, Selasa 9 Juni 2026.

Baca Juga:  BKAD Bandung Barat Gelar Lelang 15 Motor Dinas, Harga Mulai Rp 644 Ribu

Menurutnya, keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa sistem pengelolaan keuangan dan pertanggungjawaban Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) di Kabupaten Bandung Barat telah berjalan sesuai standar akuntansi pemerintahan yang ditetapkan.

Meski berhasil mempertahankan predikat tertinggi dalam audit laporan keuangan pemerintah daerah, Jeje menegaskan bahwa capaian tersebut bukan menjadi tujuan akhir. Ia meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terus meningkatkan kinerja agar manfaat pembangunan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Opini WTP harus sejalan dengan peningkatan kualitas pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, dan kesejahteraan masyarakat. Jangan sampai kita berpuas diri dengan capaian ini,” katanya.

Jeje juga memberikan apresiasi kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), DPRD, dan berbagai pihak yang telah berkontribusi menjaga kualitas pengelolaan keuangan daerah selama ini.

Ke depan, Pemkab Bandung Barat berkomitmen untuk terus memperkuat sistem pengendalian internal, meningkatkan kualitas perencanaan dan pengawasan anggaran, serta meminimalisasi potensi temuan dalam pengelolaan keuangan daerah.

Selain itu, optimalisasi penggunaan APBD akan terus dilakukan agar setiap program pembangunan dapat berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat Bandung Barat.

Baca Juga:  Semarak HUT RI ke-80 di Ngamprah: Lomba PBB Satlinmas dan Edukasi Pola Asuh Anak Warnai Peringatan

Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas LKPD Tahun Anggaran 2025 dilakukan di Kantor BPK RI Perwakilan Provinsi Jawa Barat. Dokumen tersebut diterima langsung oleh Bupati Bandung Barat bersama Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat.

Dengan keberhasilan mempertahankan opini WTP selama lima tahun berturut-turut, Kabupaten Bandung Barat semakin memperkuat posisinya sebagai daerah yang berkomitmen menerapkan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik atau good governance dalam setiap aspek pengelolaan keuangan daerah.

*Diskominfotik KBB



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Berita Terkait

Fenomena Hujan Kapur Viral di Cipatat, DLH KBB Mulai Periksa Perusahaan Penghasil Debu
Fraksi PDIP KBB Semprot Kinerja SKPD, Minta Bupati Jeje Larang Kadis Mangkir Rapat Paripurna
Realisasi APBD Bandung Barat 2025 Tembus 98,58 Persen, Pendapatan Rp3,39 Triliun Berbuah Opini WTP BPK
Eceng Gondok Ancam Pasokan Listrik Jawa-Bali, Bupati Bandung Barat Dukung Aksi PLN Indonesia Power
Yayasan Bina Siswa Cisarua Tagih Janji Dapur SPPG Cimahi, Komitmen Administrasi Dipertanyakan
Ditengah Kenaikan Harga BBM, DLH KBB Ajukan Tambahan Anggaran dan Armada Truk Sampah
Mediasi Guru Hamil MTs Citapen Berlanjut Pekan Depan, Nisfa Widia Minta Nama Baik Dipulihkan
Di Tengah Risiko Kehamilan, Guru MTs Citapen Minta Keadilan dan Pemulihan Nama Baik di Hadapan Kemenag KBB

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 21:22 WIB

Fenomena Hujan Kapur Viral di Cipatat, DLH KBB Mulai Periksa Perusahaan Penghasil Debu

Senin, 29 Juni 2026 - 20:29 WIB

Fraksi PDIP KBB Semprot Kinerja SKPD, Minta Bupati Jeje Larang Kadis Mangkir Rapat Paripurna

Senin, 29 Juni 2026 - 15:12 WIB

Realisasi APBD Bandung Barat 2025 Tembus 98,58 Persen, Pendapatan Rp3,39 Triliun Berbuah Opini WTP BPK

Senin, 29 Juni 2026 - 13:59 WIB

Eceng Gondok Ancam Pasokan Listrik Jawa-Bali, Bupati Bandung Barat Dukung Aksi PLN Indonesia Power

Kamis, 25 Juni 2026 - 19:04 WIB

Yayasan Bina Siswa Cisarua Tagih Janji Dapur SPPG Cimahi, Komitmen Administrasi Dipertanyakan

Berita Terbaru