Prioritaskan Pekerja Lokal, Polemik Warga dengan PT Royal Berakhir Damai, 6 Karyawan Kembali Bekerja

- Penulis

Kamis, 2 Juli 2026 - 19:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hasil musyawarah yang melibatkan Disnaker KBB pemerintah desa, perwakilan warga, pihak perusahaan, serta perusahaan PT Royal penyedia tenaga kerja PT Aira Multi Daya menghasilkan kesepakatan yang menguntungkan kedua belah pihak. Foto: Abdul Kholilulloh

i

Hasil musyawarah yang melibatkan Disnaker KBB pemerintah desa, perwakilan warga, pihak perusahaan, serta perusahaan PT Royal penyedia tenaga kerja PT Aira Multi Daya menghasilkan kesepakatan yang menguntungkan kedua belah pihak. Foto: Abdul Kholilulloh

SEKITARKITA.id – Polemik ketenagakerjaan antara warga Kampung Cibacang RT 01 RW 04, Desa Cipeundeuy, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat dengan PT Royal Abadi Sejahtera akhirnya berakhir damai.

Hasil musyawarah yang melibatkan Disnaker KBB pemerintah desa, perwakilan warga, pihak perusahaan PT Royal serta perusahaan penyedia tenaga kerja PT Aira Multi Daya menghasilkan kesepakatan yang menguntungkan kedua belah pihak.

Salah satu poin utama dalam kesepakatan tersebut adalah delapan pekerja yang sebelumnya terancam kehilangan pekerjaan dipastikan kembali bekerja.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, perusahaan juga berkomitmen memprioritaskan penyerapan tenaga kerja lokal sesuai kebutuhan operasional.

Kesepakatan yang dicapai pada Rabu (1/7/2026) antara PT Royal dengan warga Cipeundeuy Kecamatan Padalarang KBB berakhir damai (foto: Abdul Kholilulloh)
Kesepakatan yang dicapai pada Rabu (1/7/2026) antara PT Royal dengan warga Cipeundeuy Kecamatan Padalarang KBB berakhir damai (foto: Abdul Kholilulloh)

Kesepakatan yang dicapai pada Rabu (1/7/2026) itu menjadi solusi atas polemik ketenagakerjaan yang sempat memicu aksi protes warga beberapa waktu lalu.

Kepala Desa Cipeundeuy, Asep Suhendar, mengaku bersyukur karena seluruh pekerja yang sebelumnya terancam diberhentikan akhirnya tetap dapat melanjutkan pekerjaannya.

“Alhamdulillah warga kami tidak jadi diberhentikan. Delapan pekerja tersebut bisa kembali bekerja seperti biasanya,” ujar Asep, Kamis (2/7/2026).

Related Posts

Menurut Asep, hasil musyawarah tidak hanya memastikan keberlangsungan pekerjaan delapan warga tersebut, tetapi juga membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar.

Baca Juga:  Tata Ruang di Bandung Barat Amburadul, Dadang M. Naser: Perumahan di Atas Gunung Salah

Pihak PT Royal Abadi Sejahtera bersama PT Aira Multi Daya telah menyatakan komitmennya untuk mengakomodasi tenaga kerja lokal sesuai kebutuhan perusahaan.

Fakta di balik aksi unjuk rasa yang terjadi di depan PT Royal Abadi Sejahtera, Kampung Cibacang RT 01 RW 04, Desa Cipeundeuy, Kecamatan Padalarang, Selasa (30/6/2026). Foto: Abdul Kholilulloh
Fakta di balik aksi unjuk rasa yang terjadi di depan PT Royal Abadi Sejahtera, Kampung Cibacang RT 01 RW 04, Desa Cipeundeuy, Kecamatan Padalarang, Selasa (30/6/2026). Foto: Abdul Kholilulloh

Saat ini sejumlah warga lainnya masih menjalani proses administrasi dan tahapan wawancara sebagai bagian dari proses rekrutmen.

“Intinya pihak perusahaan dan pihak ketiga sepakat bahwa warga sekitar akan diakomodasi. Saat ini tinggal menunggu proses administrasi yang sedang berjalan,” katanya.

Sementara itu, Ketua RW 04 Desa Cipeundeuy, Devy Sofyana Iskandar, memastikan delapan pekerja yang sebelumnya dinyatakan tidak lolos seleksi kini dipastikan tetap bekerja.

Sedangkan calon pekerja lainnya masih menjalani proses rekrutmen, termasuk tahapan wawancara yang dilaksanakan perusahaan.

Hasil musyawarah yang melibatkan Disnaker KBB pemerintah desa, perwakilan warga, pihak perusahaan, serta perusahaan PT Royal penyedia tenaga kerja PT Aira Multi Daya menghasilkan kesepakatan yang menguntungkan kedua belah pihak. Foto: Abdul Kholilulloh
Hasil musyawarah yang melibatkan Disnaker KBB pemerintah desa, perwakilan warga, pihak perusahaan, serta perusahaan PT Royal penyedia tenaga kerja PT Aira Multi Daya menghasilkan kesepakatan yang menguntungkan kedua belah pihak. Foto: Abdul Kholilulloh

“Yang enam orang itu sudah dipastikan tetap masuk kerja dan tidak akan ada yang dikeluarkan. Yang lainnya masih menjalani proses, termasuk interview,” ujarnya.

Meski demikian, Devy menjelaskan bahwa pembahasan mengenai hak-hak pekerja seperti besaran gaji maupun Tunjangan Hari Raya (THR) belum menjadi bagian dari kesepakatan.

Hal itu karena para pekerja akan menandatangani Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) yang baru sehingga hubungan kerja dimulai kembali sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca Juga:  Cek SPPG Mekarsari KBB, Kapolres Cimahi Gunakan Metode Uji Kimia dan Organoleptik

Selain itu, para calon pekerja juga diwajibkan menjalani Medical Check Up (MCU) sebelum penandatanganan kontrak kerja.

Biaya pemeriksaan kesehatan tersebut akan difasilitasi oleh yayasan atau dapat dibayarkan secara bertahap apabila pekerja belum mampu melunasinya.

Devy juga menyoroti proses screening yang sebelumnya membuat delapan pekerja dinyatakan tidak lolos.

Menurutnya, mekanisme tersebut menimbulkan pertanyaan karena para pekerja sebenarnya telah bekerja di perusahaan tersebut sebelumnya.

“Kalau memang sudah diserap sebagai pekerja, seharusnya tidak perlu ada screening lagi. Kalaupun ada tahapan lanjutan seperti MCU, itu berbeda,” katanya.

Ia bersyukur persoalan yang sempat membuat delapan pekerja kehilangan mata pencaharian selama hampir sepekan akhirnya dapat diselesaikan melalui jalur musyawarah.

Devy berharap komunikasi antara perusahaan, pemerintah desa, dan masyarakat terus terjalin dengan baik sehingga persoalan serupa tidak kembali terjadi di masa mendatang.

Berdasarkan data yang dihimpun, PT Royal Abadi Sejahtera saat ini mempekerjakan sekitar 158 orang.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 32 pekerja merupakan warga Desa Cipeundeuy dan 21 orang di antaranya berasal dari RW 04, lokasi yang menjadi pusat polemik ketenagakerjaan.

Baca Juga:  Britney Spears Bertemu Kembali Dengan Putranya Jayden James untuk Natal

Perusahaan juga menyampaikan komitmennya untuk memenuhi ketentuan penyerapan tenaga kerja lokal sekitar 30 persen dari total kebutuhan tenaga kerja.

Langkah tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar sekaligus memperkuat hubungan harmonis antara perusahaan dengan lingkungan tempat beroperasi.

Dengan tercapainya kesepakatan ini, pemerintah desa dan masyarakat berharap proses rekrutmen tenaga kerja lokal dapat berjalan lancar serta menjadi awal terciptanya hubungan industrial yang lebih baik, transparan, dan saling menguntungkan antara perusahaan dan warga sekitar.

 



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Carnival Day 2026 Parongpong Meriah, Tujuh Desa dan 70 Grup RW Semarakkan HUT ke-81 RI
Masa Sewa Habis, Politisi Golkar Dadan Minta Kepastian Lahan Sekolah Rakyat Bandung Barat
Anton Sukartono Kembali Diusung, Demokrat KBB Bidik 7 Kursi DPRD pada Pemilu 2029
Sekwan DPRD KBB Gelar Donor Darah Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Pidato Kenegaraan, Presiden Prabowo Ungkap 6 Fokus Pemerintah Selama 21 Bulan Memimpin
Golkar Tebar 350 Ribu Benih Ikan, Panggah Susanto Dorong Budidaya untuk Tingkatkan Pendapatan Keluarga
Kompak, Dua Politisi Golkar Salurkan Ratusan Ribu Benih Ikan di Bandung Barat Jelang HUT RI ke-81
Raih 444 Suara, Tantan Sulthon Terpilih Jadi Ketua PWI Jabar 2026-2031 

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 18:30 WIB

Carnival Day 2026 Parongpong Meriah, Tujuh Desa dan 70 Grup RW Semarakkan HUT ke-81 RI

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:12 WIB

Masa Sewa Habis, Politisi Golkar Dadan Minta Kepastian Lahan Sekolah Rakyat Bandung Barat

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:52 WIB

Anton Sukartono Kembali Diusung, Demokrat KBB Bidik 7 Kursi DPRD pada Pemilu 2029

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:48 WIB

Sekwan DPRD KBB Gelar Donor Darah Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:22 WIB

Pidato Kenegaraan, Presiden Prabowo Ungkap 6 Fokus Pemerintah Selama 21 Bulan Memimpin

Berita Terbaru

Bandung Barat

Sekwan DPRD KBB Gelar Donor Darah Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Jumat, 14 Agu 2026 - 14:48 WIB