[ad_1]
Tidak ada seorang pun yang menikah ingin bercerai, namun terkadang hal itu tidak bisa dihindari. Anda berdua memiliki daftar ekspektasi dan tujuan yang tidak dapat dinegosiasikan dan jika keduanya tidak dipenuhi dan dibagikan, hal itu bisa berbahaya bagi pernikahan Anda. Hal ini terbukti benar di Amerika Serikat dalam beberapa tahun terakhir. Menurut Asosiasi Psikologi Amerika, “(Sekitar) 40-50 persen pasangan menikah di Amerika Serikat bercerai.” Dari 50 persen itu, adalah Analis Keuangan Institut Perceraian mengatakan bahwa 43 persen pernikahan berakhir dengan perceraian karena ketidakcocokan mendasar. Dengan tingkat perceraian yang tinggi, penting untuk meluangkan waktu untuk merenungkan pernikahan Anda. Lihat apa yang berhasil, apa yang tidak, dan apa yang bisa menimbulkan konflik di masa depan. Mungkin, karena Anda berkomitmen dan sangat mencintai satu sama lain, Anda bersedia menyelesaikan masalah ini dan menegosiasikan persyaratan tertentu yang akan membuat pernikahan Anda tetap sejahtera.
Bagi Anda yang ingin segera menikah, pelatih perceraian Dr. Karen Finn menjelaskan cara membuktikan perceraian pada pernikahan Anda sebelum Anda menikah. Dia berkata, “Ada beberapa ekonom dari Emory College yang menemukan bahwa jumlah tamu yang menghadiri pernikahan Anda, lamanya Anda berkencan sebelum menikah, dan pergi berbulan madu atau tidak, semuanya dapat memengaruhi Anda. risiko perceraian.” Apa yang dapat Anda lakukan untuk menghindari perceraian dalam pernikahan Anda saat ini? Dr. Karen Finn dengan ahli menjelaskan, “Jawaban international yang besar untuk hal ini adalah Anda perlu berhubungan kembali dengan pasangan Anda jika Anda ingin pernikahan Anda tahan perceraian.”
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Berikut adalah 3 langkah mudah untuk membuktikan pernikahan Anda bercerai:
1. Bersenang-senanglah
Cara terbaik untuk terhubung kembali adalah dengan mempertahankan kesenangan yang Anda alami di awal hubungan. Cobalah hal-hal baru bersama-sama – baik di dalam maupun di luar kamar – dan mulailah hobi baru. Pergilah berlibur yang menyenangkan atau habiskan malam bersama sambil menonton acara TV favorit Anda. Lakukan hal-hal yang Anda berdua sukai bersama. Anda akan memiliki sesuatu untuk didiskusikan dan dibagikan, yang akan membantu memperkuat ikatan Anda.
2. Berkomunikasi dengan penuh kasih sayang
Tidak setiap perselisihan harus berupa perdebatan sengit atau pertengkaran sengit. Tenang, dengarkan — tanpa menyela! — dan kemudian, tanggapi. Anda akan bisa lebih memahami pasangan Anda. Saat Anda mendiskusikan suatu masalah dengan tenang, pikiran Anda jernih untuk mengartikulasikan keluhan Anda dengan lebih baik dan mencapai resolusi.
3. Bagikan tujuan, impian, dan keinginan Anda
Anda dapat memiliki tujuan, impian, dan keinginan Anda sendiri, namun memiliki daftar bersama akan menjaga ikatan tetap kuat karena Anda sedang dalam perjalanan untuk mencapai tujuan, impian, dan keinginan tersebut bersama. Anda akan lebih memahami jalan pasangan Anda menuju tujuan tersebut karena Anda membagikannya.
Dr.Karen Finn adalah seorang perceraian dan pelatih kehidupan. Tulisannya tentang pernikahan, perceraian, dan pengasuhan bersama telah muncul di antara lain MSN, Yahoo, Psych Central, Huffington Put up, Prevention, dan The Excellent Males Undertaking.
[ad_2]
www.yourtango.com







