Alhamdulillah, Dinsos KBB salurkan 10 ayam kepada keluarga Sukiman yang hidup 1 tahun di kandang domba

- Penulis

Wednesday, 7 February 2024 - 09:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinsos KBB kembali mengunjungi rumah Sukiman untuk menyalurkan bantuan berupa 10 ekor ayam dan bantuan alat kebutuhan rumah tangga, Selasa (06/02). (foto: Abdul Kholilulloh)

i

Dinsos KBB kembali mengunjungi rumah Sukiman untuk menyalurkan bantuan berupa 10 ekor ayam dan bantuan alat kebutuhan rumah tangga, Selasa (06/02). (foto: Abdul Kholilulloh)

Bandung Barat | SekitarKita.id,-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat melalui, Dinas Sosial (Dinsos) KBB memberikan bantuan sepuluh ekor ayam untuk dipelihara oleh Sukiman (34) beserta keluarganya. Hal itu dilakukan untuk membantu perekonomian keluarga tersebut.

Pasca video viral di jejaring media sosial (medsos) Sukiman dan Siti Sopiah warga kampung Legoknangka, RT02/RW09, Desa Cempakamekar, Kecamatan Padalarang Kabupaten Bandung Barat (KBB) tinggal satu atap dengan kandang domba, kini bantuan terus mengalir.

Kepala Dinas Sosial KBB, Ridwan Abdullah mengatakan, usai mendapatkan informasi kondisi rumah yang bersangkutan pihaknya langsung menurunkan tim ke rumah Sukiman.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami setelah mendapatkan informasi tentang rumah pak Sukiman. Pada Minggu, langsung menurunkan tim ke lokasi dan mengecek kondisi rumah Sukiman yang tinggal di kandang domba,” kata Ridwan saat ditemui SekitarKita.id usai kunjungan dikediaman Sukiman, Selasa (6/2/2024).

Kepala Dinas Sosial KBB, Ridwan Abdullah (foto: Abdul Kholilulloh)
Kepala Dinas Sosial KBB, Ridwan Abdullah (foto: Abdul Kholilulloh)

Ridwan menyebut, selanjutnya pihaknya langsung berkoordinasi dengan Disperkim KBB sesuai arahan dari Pj Bupati Bandung Barat (Arsan Latif) untuk menangani rumah milik Sukiman tersebut.

“Tentu kita tidak tinggal diam karena harus ada prosedur-prosedur yang harus di tempuh, terkecuali bencana (darurat),” katanya.

“Kalau ini kan sifatnya insidentil maka harus ada proses yang harus dilalui, kemarin sempat turun tim dari Disperkim KBB, Dinsos KBB, Kemensos RI, tim PKH,” imbuhnya.

Related Posts

Lebih lanjut ia mengatakan, pihaknya saat ini memberikan bantuan sepuluh ekor ayam untuk dikembangkan yang terdiri dari dua ayam jantan dan delapan betina beserta kandangnya.

Baca Juga:  Cegah tawuran jelang Ramadhan, Polres Karawang optimalkan pengamanan

“Kemudian bantuan untuk alat rumah tangga, seperti kasur, lemari, alat sekolah untuk anaknya dan juga memberikan bantuan usaha untuk ibu membuat usaha kue basah. Kami dari Dinsos KBB terus berkomitmen untuk membantu permasalahan yang ada di masyarakat khususnya kepada keluarga Sukiman. Kami berharap kedepannya bisa mandiri dalam menjalankan usahanya,” tegasnya.

Sementara itu, dirinya menyinggung terkait bantuan rutilahu sudah diupayakan dan diurus oleh Disperkim KBB. Namun demikian, ada prosedur-prosedur yang harus ditempuh untuk menyelesaikan permasalahan ini.

“Kami akan terus mendampingi keluarga Sukiman agar bisa mandiri dan memiliki usaha yang nantinya bisa dikembangkan.Pak Sukiman baru terdata di penduduk kampung Legoknangka ini sekitar Desember 2023 kemarin,” bebernya.

Ia menyebut, saat ini pihaknya akan segera membuat kajian hasil asesmen agar keluarga tersebut bisa masuk di data DTKS. Sementara itu, untuk masuk data DTKS harus melalui proses yang harus dilalui.

“Kami akan bekerjasama dengan pihak Desa dan Kecamatan untuk segera direkomendasikan keluarga pak Sukiman untuk segera masuk ke data DTKS supaya kedepannya data bantuan-bantuan sosial itu lebih mudah dan itu juga syarat mendapatkan bantuan harus terdata di DTKS,” tandasnya.

 

Liputan khusus: SEKITARKITA.ID

Editor: Abdul Kholilulloh 

 

Berita Terkait

Pesan menohok Pj Bupati Ade Zakir di momen HUT KBB ke-17
Pria yang nekat lompat dari Jembatan Citarum Perbatasan KBB-Cianjur, ternyata ODGJ
Ambisius, dugaan peredaran obat Tramadol di Kabupaten Bekasi kian marak
Hari ke 2 Iduladha, Kemenag Karawang sebelih 7 ekor sapi dan 8 kambing
Viral, saat hendak disembelih, domba di Cianjur manjat genting
Momen Iduladha, Pemdes Mulyasari Karawang sembelih 13 sapi dan 31 ekor kambing
Panitia Masjid Al-Badjuri Kesuben Tegal berbagi berkah lewat daging kurban
Rayakan Idul Adha 2024, warga Kesuben Tegal sembelih sapi limousin
Berita ini 69 kali dibaca

Berita Terkait

Wednesday, 19 June 2024 - 11:50 WIB

Pria yang nekat lompat dari Jembatan Citarum Perbatasan KBB-Cianjur, ternyata ODGJ

Wednesday, 19 June 2024 - 01:40 WIB

Ambisius, dugaan peredaran obat Tramadol di Kabupaten Bekasi kian marak

Tuesday, 18 June 2024 - 19:39 WIB

Hari ke 2 Iduladha, Kemenag Karawang sebelih 7 ekor sapi dan 8 kambing

Tuesday, 18 June 2024 - 06:34 WIB

Viral, saat hendak disembelih, domba di Cianjur manjat genting

Monday, 17 June 2024 - 22:46 WIB

Momen Iduladha, Pemdes Mulyasari Karawang sembelih 13 sapi dan 31 ekor kambing

Monday, 17 June 2024 - 21:46 WIB

Panitia Masjid Al-Badjuri Kesuben Tegal berbagi berkah lewat daging kurban

Monday, 17 June 2024 - 21:13 WIB

Rayakan Idul Adha 2024, warga Kesuben Tegal sembelih sapi limousin

Monday, 17 June 2024 - 20:43 WIB

Miris, cerita pilu Enar warga Rengasdengklok Karawang, rumah nyaris roboh

Berita Terbaru

Komputer

Prosesor Intel Lunar Lake Diluncurkan; Akan Secepatnya Debut

Wednesday, 19 Jun 2024 - 14:35 WIB

Gaya Hidup

Empowering More youthful Generations to Take Motion

Wednesday, 19 Jun 2024 - 14:20 WIB