SEKITARKITA.id – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bandung Barat (KBB) tetap optimistis menargetkan masuk enam besar pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026.
Namun, target ambisius tersebut dinilai membutuhkan dukungan anggaran yang lebih besar dari alokasi hibah saat ini yang baru mencapai Rp3 miliar.
Ketua Umum KONI KBB periode 2026-2030, Tobias Ginanjar Sayidina, mengatakan seluruh jajaran pengurus yang akan dilantik dalam waktu dekat harus segera membangun soliditas organisasi dan fokus menyusun program kerja menuju Porprov Jabar 2026.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Untuk mewujudkan target tersebut, saya meminta seluruh pengurus KONI KBB yang akan dilantik pekan depan bisa kompak dan membangun soliditas organisasi,” kata Tobias usai rapat perdana bersama jajaran pengurus KONI KBB di Sekretariat KONI KBB, Kota Baru Parahyangan, Padalarang, Rabu (10/6/2026).
Menurutnya, Porprov Jabar merupakan ajang olahraga paling bergengsi di tingkat provinsi yang mempertemukan seluruh kabupaten dan kota di Jawa Barat. Karena itu, diperlukan kerja keras seluruh elemen olahraga di Bandung Barat agar target enam besar dapat tercapai.
Tobias menjelaskan, target tersebut merupakan hasil kesepakatan tim formatur yang melihat potensi besar Kabupaten Bandung Barat melalui pembinaan atlet dan kekuatan berbagai cabang olahraga (cabor).
Untuk mempercepat persiapan, setiap bidang dalam kepengurusan KONI KBB diminta segera menyusun program kerja sesuai tugas dan fungsinya. Seluruh cabor juga diminta mengajukan proposal kebutuhan pembinaan atlet serta program persiapan menghadapi Porprov.
“Setelah pelantikan nanti, kami akan bergerak cepat menjalankan berbagai program untuk mendukung kesiapan atlet dan cabang olahraga menghadapi Porprov,” ujarnya.
Meski demikian, Tobias mengakui anggaran hibah yang dialokasikan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat melalui APBD masih jauh dari kebutuhan ideal untuk mendukung target prestasi tersebut.
Saat ini, KONI KBB baru mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp3 miliar dan hingga kini belum dilakukan pencairan. Bahkan, sejumlah kegiatan operasional masih berjalan menggunakan dana talangan.
“Itu pun belum kita cairkan, jadi selama ini masih menggunakan dana talangan. Mudah-mudahan anggarannya bisa ditambah sehingga persiapan Porprov tidak terganggu,” ungkap Tobias yang juga merupakan anggota DPRD Jawa Barat.
KONI KBB pun berencana menjalin komunikasi intensif dengan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat untuk memperjuangkan tambahan anggaran guna memperkuat pembinaan atlet dan mendukung target prestasi pada Porprov Jabar 2026.
Sementara itu, pelantikan pengurus KONI KBB periode 2026-2030 dipastikan akan digelar dalam waktu dekat. Kepengurusan baru berjumlah 55 orang yang terdiri dari unsur pengurus lama dan perwakilan berbagai cabang olahraga.
“Insyaallah dalam waktu dekat akan ada pelantikan. Doakan semuanya berjalan lancar. Mudah-mudahan kepengurusan sekarang bisa solid, kompak, dan mampu membawa prestasi terbaik bagi Kabupaten Bandung Barat,” pungkasnya.
Editor : Abdul Kholilulloh
Sumber Berita : Liputan








