SEKITARKITA.id – Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Kabupaten Bandung Barat (KBB) terus mematangkan persiapan atlet menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat XV Tahun 2026.
Ketua FORKI KBB, Asep Dedi Setiawan, mengatakan, untuk atlet karate, pihaknya sudah mempersiapkan training center (TC) atau pusat pelatihan di gedung Batujajar yang berlangsung selama delapan bulan, FORKI KBB menargetkan mampu meraih empat medali emas pada ajang olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut.
Asep menyebut, pihaknya telah menyusun program pembinaan secara bertahap guna memastikan atlet berada dalam kondisi terbaik saat bertanding pada Porprov Jabar 2026 yang akan digelar pada 7–20 November 2026.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, persiapan atlet karate sudah dimulai jauh hari melalui pemusatan latihan yang dipusatkan di kawasan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat.
“Kami sudah memulai training center dan akan berlangsung sampai menjelang Porprov. Kurang lebih delapan bulan kami melaksanakan pemusatan latihan. Saat ini masih dalam tahapan persiapan umum, kemudian akan masuk ke tahapan persiapan khusus hingga teknik menjelang pertandingan,” ujar Asep saat ditemui sekitarkita.id di gedung KONI KBB, Kota Baru Parahyangan Padalarang, Rabu (10/6/2026).
Ia menilai waktu delapan bulan cukup ideal untuk membentuk kemampuan fisik, teknik, dan mental atlet sehingga mampu bersaing dengan daerah lain di Porprov Jabar XV.
“Kami mempersiapkan atlet sejak dini. Harapannya, atlet-atlet karate binaan FORKI KBB bisa memberikan hasil terbaik sesuai target yang telah ditetapkan,” katanya.
FORKI KBB Targetkan 3 Medali Emas Porprov Jabar 2026
Asep menegaskan FORKI KBB tidak sekadar berpartisipasi dalam Porprov Jabar 2026, tetapi membidik prestasi maksimal dengan target tiga medali emas.
Saat ini progres persiapan atlet diperkirakan baru mencapai sekitar 20 persen karena masih berada pada tahap persiapan umum (TPU).
“Persiapan sekarang masih sekitar 20 persen. Atlet berlatih empat kali dalam seminggu dan kami gaspol untuk mengejar target yang sudah ditetapkan,” ungkapnya.
FORKI KBB akan menurunkan sekitar 16 atlet yang akan bertanding di berbagai nomor, baik kategori kumite maupun kata, termasuk nomor kata perorangan dan kata beregu putra maupun putri.
“Kami mengikuti semua kelas yang dipertandingkan. Selain kumite putra dan putri, ada juga nomor kata perorangan dan kata beregu yang menjadi andalan kami,” jelas Asep.
Keterbatasan Fasilitas Tak Surutkan Semangat Atlet Karate KBB
Di tengah ambisi meraih prestasi, FORKI KBB masih menghadapi keterbatasan fasilitas latihan. Hingga saat ini, organisasi tersebut masih menyewa gedung olahraga untuk kebutuhan latihan atlet.
“Untuk fasilitas, kami masih menggunakan peralatan yang ada di Bandung Barat dan gedung olahraga yang digunakan masih menyewa. Biaya sewanya sekitar Rp2 juta per bulan,” katanya.
Asep mengungkapkan seluruh kebutuhan latihan, mulai dari biaya sewa gedung, konsumsi, hingga vitamin atlet masih ditanggung oleh pengurus FORKI KBB.
Menurutnya, kebutuhan atlet menjadi perhatian utama, terutama saat menjalani latihan intensif pada akhir pekan yang berlangsung dari pagi hingga sore hari.
“Setiap latihan kami siapkan vitamin dan makanan. Apalagi latihan hari Minggu bisa berlangsung dari pukul 08.00 hingga 16.00 WIB. Atlet tentu membutuhkan energi yang cukup agar kondisi fisiknya tetap terjaga,” ujarnya.
Ia menegaskan pencapaian prestasi tidak bisa diraih dengan mudah karena membutuhkan dukungan tenaga, pikiran, serta biaya yang tidak sedikit.
“Untuk meraih prestasi itu tidak mudah. Butuh perjuangan, kerja keras, dan pengorbanan. Kami serius mempersiapkan atlet dan mudah-mudahan target empat medali emas di Porprov Jabar 2026 bisa terealisasi,” pungkasnya.
Sebagai informasi, Porprov Jawa Barat XV Tahun 2026 akan diselenggarakan pada 7–20 November 2026 dengan tiga daerah sebagai tuan rumah, yakni Kota Bekasi, Kota Bogor, dan Kota Depok.
Puluhan cabang olahraga akan dipertandingkan di berbagai venue yang telah disiapkan oleh ketiga daerah tersebut, termasuk cabang olahraga karate yang menjadi salah satu andalan kontingen Kabupaten Bandung Barat untuk meraih medali.
Editor : Abdul Kholilulloh
Sumber Berita : Liputan








