Apple membantah melanggar perintah pengadilan AS dalam gugatan Epic Video games Oleh Reuters

- Penulis

Minggu, 14 April 2024 - 05:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[ad_1]

Oleh Mike Scarcella

(Reuters) – Pembuat iPhone Apple pada hari Jumat membantah melanggar perintah pengadilan yang mengatur App Retailer-nya dan mendesak hakim federal California untuk menolak permintaan pengembang “Fortnite” Epic Video games untuk menganggapnya sebagai penghinaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Apple menyampaikan argumen tersebut dalam pengajuannya kepada Hakim Distrik AS Yvonne Gonzalez Rogers (NYSE:) di Oakland, yang memimpin gugatan Epic pada tahun 2020 yang menuduh Apple melanggar undang-undang antimonopoli dengan kontrol ketatnya atas cara konsumen mengunduh aplikasi dan membayar transaksi di dalamnya.

Pengajuan Apple mengkritik apa yang disebutnya sebagai upaya Epic untuk membuat “alat dan teknologi Apple tersedia bagi pengembang secara free of charge.”

Epic, katanya, ingin pengadilan “mengatur secara mikro operasi bisnis Apple dengan cara yang akan meningkatkan profitabilitas Epic.”

Epic menolak berkomentar. Apple tidak segera menanggapi permintaan komentar mengenai perselisihan tersebut, yang merupakan bagian dari perselisihan panjang antara kedua perusahaan.

Epic sebagian besar kalah dalam kasusnya melawan Apple, tetapi Rogers pada tahun 2021 memerintahkan Apple untuk memberikan kebebasan lebih besar kepada pengembang untuk memandu pengguna aplikasi menggunakan metode pembayaran alternatif untuk barang virtual.

Baca Juga:  Sentimen risiko di kalangan fund supervisor tertinggi sejak Januari 2022

Mahkamah Agung AS pada bulan Januari menolak mendengarkan banding Apple atas perintah tersebut.

Epic mengatakan dalam pengajuan ke pengadilan bulan lalu bahwa Apple yang berbasis di Cupertino, California melakukan “pelanggaran terang-terangan” terhadap perintah pengadilan. Hal ini mengacu pada pengenaan biaya sebesar 27% yang dikenakan Apple kepada pengembang untuk beberapa pembelian, yang menurut pembuat online game tersebut membuat tautan ke opsi pembayaran alternatif “tidak dapat digunakan secara komersial.”

Epic juga menuduh Apple melarang beberapa aplikasi memberi tahu pengguna tentang cara lain untuk membayar barang.

Meta Platforms (NASDAQ :), Microsoft (NASDAQ :), X and Fit Workforce milik Elon Musk (NASDAQ 🙂 bulan lalu menggemakan argumen Epic, memberi tahu Rogers bahwa Apple “jelas-jelas melanggar” perintah pengadilan.

© Reuters.  FOTO FILE: Smartphone berlogo Epic Games terlihat di depan logo Apple dalam ilustrasi yang diambil, 2 Mei 2021. REUTERS/Dado Ruvic/Illustration/File Photo

Dalam kasus serupa yang diajukan Epic terhadap Google Alphabet (NASDAQ :), hakim di San Francisco diperkirakan akan mengeluarkan perintah terpisah tahun ini yang memengaruhi Google Play Retailer.

Kasusnya adalah Epic Video games Inc v Apple Inc (NASDAQ :), Pengadilan Distrik AS, Distrik Utara California, No. 20-05640.

Baca Juga:  Pengiriman triwulanan Tesla menurun untuk pertama kalinya dalam hampir empat tahun Oleh Reuters



[ad_2]

2024-04-14 05:26:28

www.making an investment.com



Berita Terkait

Harga Emas Antam 2 Juni 2026 Turun, Ukuran 0,5 Gram Dijual Mulai Rp1,437 Juta
Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!
Repo BI Kini Gunakan Obligasi Korporasi, Tingkatkan Likuiditas Pasar
Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar
Disperindag KBB Dorong 50 Produk IKM Tembus Pasar Modern, Ini Tantangannya
muslimai.ai: Sahabat Digital Gen Z untuk Refleksi, Ketenangan, dan Iman di Era Kegelisahan
Cara Menghilangkan Jerawat di Punggung Secara Alami dan Efektif
Soft Opening Master Baker Indonesia: Sekolah Baking Profesional Baru di Surabaya Barat

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:20 WIB

Harga Emas Antam 2 Juni 2026 Turun, Ukuran 0,5 Gram Dijual Mulai Rp1,437 Juta

Senin, 10 November 2025 - 05:15 WIB

Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!

Senin, 10 November 2025 - 04:30 WIB

Repo BI Kini Gunakan Obligasi Korporasi, Tingkatkan Likuiditas Pasar

Senin, 8 September 2025 - 09:20 WIB

Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar

Kamis, 3 Juli 2025 - 19:37 WIB

Disperindag KBB Dorong 50 Produk IKM Tembus Pasar Modern, Ini Tantangannya

Berita Terbaru

Tim INAFIS Polres Cimahi lakukan olah TKP penemuan jenazah di Desa Mekarsari, Kecamatan Ngamprah (foto: Abdul Kholilulloh)

Bandung Barat

Pria di Ngamprah Ditemukan Tewas Tergantung, Polisi Olah TKP 

Senin, 8 Jun 2026 - 21:52 WIB