AS akan mempertimbangkan kekhawatiran terhadap Brite Tiongkok dalam keputusan sanksi perdagangan Oleh Reuters

- Penulis

Kamis, 11 April 2024 - 17:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[ad_1]

WASHINGTON (Reuters) – Pemerintahan Biden akan mempertimbangkan kekhawatiran mengenai perancang chip Tiongkok Brite Semiconductor yang ditandai oleh Senator Partai Republik Marco Rubio saat memutuskan perusahaan mana yang akan ditambahkan ke daftar sanksi perdagangan, kata Departemen Perdagangan.

Kekhawatiran tersebut muncul dalam sebuah surat yang meminta badan tersebut untuk memberikan sanksi kepada perusahaan tersebut setelah Reuters melaporkan pada bulan Desember bahwa perusahaan tersebut sebagian dimiliki oleh pembuat chip Tiongkok yang masuk daftar hitam, SMIC, dan menawarkan layanan desain chip kepada setidaknya enam pemasok militer Tiongkok.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Reuters juga mengungkapkan bahwa perusahaan yang berbasis di Shanghai mendapat dukungan finansial dari sumber-sumber Amerika termasuk Wells Fargo dan akses ke perangkat lunak desain chip AS terkemuka yang dibuat oleh Synopsys (NASDAQ 🙂 dan Cadence.

“Contoh Brite menunjukkan bahwa tindakan cepat diperlukan saat ini untuk mencegah foundation industri chip Tiongkok tumbuh lebih kuat,” tulis Rubio dalam surat bulan Desember yang ditujukan kepada Menteri Perdagangan Gina Raimondo, mengutip laporan Reuters.

Baca Juga:  Saham berjangka AS datar karena Wall St melemah sebelum inflasi, pendapatan Oleh Making an investment.com

“Saya mendorong Anda untuk menerapkan persyaratan perizinan yang sama pada Brite seperti yang diberlakukan pada SMIC,” kata Rubio.

SMIC, pembuat chip terkemuka Tiongkok, dimasukkan ke dalam daftar sanksi perdagangan yang dikenal sebagai Daftar Entitas karena hubungannya yang nyata dengan kompleks industri militer Tiongkok. SMIC sebelumnya membantah adanya hubungan dengan militer Tiongkok, dengan mengatakan bahwa mereka memproduksi chip dan menyediakan layanan “hanya untuk pengguna akhir dan penggunaan akhir sipil dan komersial.”

“Sehubungan dengan Brite, (Perdagangan) akan mengingat kekhawatiran Anda saat menilai potensi penambahan baru ke Daftar Entitas,” tulis seorang pejabat Departemen Perdagangan menanggapi Rubio dalam surat tertanggal 8 Maret dan dilihat oleh Reuters.

Rubio menyambut baik tanggapan tersebut namun mendesak badan tersebut untuk mengambil langkah yang lebih konkrit.

“Meskipun hal ini mendorong biro tersebut untuk mengakui bahwa mereka memiliki wewenang untuk memasukkan Brite ke dalam daftar hitam dan memperketat kontrol ekspor perangkat lunak perancang chip Amerika, kata-kata tersebut tidak ada artinya kecuali Pemerintahan Biden mengambil tindakan cepat,” kata Rubio.

Baca Juga:  Kolaborasi Safelog.ai dalam Kampanye Global Perlawanan Perdagangan Manusia

Saat dimintai komentarnya, Kedutaan Besar Tiongkok di Washington mengatakan bahwa Tiongkok dengan tegas menentang AS yang “melebih-lebihkan” konsep keamanan nasional dan membuat daftar yang diskriminatif.

“Kami mendesak AS untuk segera memperbaiki praktik diskriminatif ini dan menyediakan lingkungan bisnis yang adil dan non-diskriminatif bagi perusahaan Tiongkok,” kata juru bicara kedutaan melalui e-mail.

Brite dan SMIC tidak segera menanggapi permintaan komentar.

© Reuters.  Republik.  Senator AS Marco Rubio muncul pada pertemuan malam pemilu paruh waktu AS setelah memenangkan pemilihannya di Miami, Florida, AS, 8 November 2022. REUTERS/Joe Skipper/File Foto

Berita itu keluar sehari sebelum saham Brite mulai diperdagangkan di bursa Shanghai.

Saham Brite melonjak 171% pada hari pertama perdagangannya, dibandingkan kenaikan 0,24% pada indeks blue-chip CSI 300.



[ad_2]

2024-04-11 17:11:12

www.making an investment.com



Berita Terkait

Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!
Repo BI Kini Gunakan Obligasi Korporasi, Tingkatkan Likuiditas Pasar
Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar
Disperindag KBB Dorong 50 Produk IKM Tembus Pasar Modern, Ini Tantangannya
muslimai.ai: Sahabat Digital Gen Z untuk Refleksi, Ketenangan, dan Iman di Era Kegelisahan
Cara Menghilangkan Jerawat di Punggung Secara Alami dan Efektif
Soft Opening Master Baker Indonesia: Sekolah Baking Profesional Baru di Surabaya Barat
Kolaborasi Pentahelik, Hamaren Corporation Sukses Gelar Annual Meeting 2025 di Bekasi

Berita Terkait

Senin, 10 November 2025 - 05:15 WIB

Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!

Senin, 10 November 2025 - 04:30 WIB

Repo BI Kini Gunakan Obligasi Korporasi, Tingkatkan Likuiditas Pasar

Senin, 8 September 2025 - 09:20 WIB

Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar

Kamis, 3 Juli 2025 - 19:37 WIB

Disperindag KBB Dorong 50 Produk IKM Tembus Pasar Modern, Ini Tantangannya

Rabu, 18 Juni 2025 - 12:37 WIB

muslimai.ai: Sahabat Digital Gen Z untuk Refleksi, Ketenangan, dan Iman di Era Kegelisahan

Berita Terbaru