Berakhirnya Masa Kampanye Pilkada KBB, Petugas Gabungan Bersihkan APK

- Penulis

Minggu, 24 November 2024 - 15:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekitar Kita.id – Tahapan kampanye pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2024 di Kabupaten Bandung Barat (KBB) berakhir pada Sabtu, 23 November 2024.

Setelah itu tak ada lagi jadwal resmi bagi ke lima paslon kepala daerah untuk menggelar kampanye, baik rapat tertutup maupun rapat terbuka atau debat.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) KBB Ripqi Ahmad Sulaeman mengatakan, setelah berakhirnya tahapan kampanye tersebut, maka semua alat peraga kampanye atau APK yang difasilitasi oleh KPU akan ditertibkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, secara simbolis, dalam penertiban APK, berkumpul bersama pemangku kepentingan terkait yakni Forkopimda, Bawaslu Bandung Barat.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) KBB Ripqi Ahmad Sulaeman (foto: Abdul Kholilulloh)
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) KBB Ripqi Ahmad Sulaeman (foto: Abdul Kholilulloh)

Forkopimcam Padalarang, Satpol-PP KBB berlari di jalan protokol dari depan gerbang Kota Baru Parahyangan, menuju pertigaan Cimareme, dan menuju ke simpang Tagog Padalarang.

“Saat ini tahapan Pilkada serentak telah memasuki masa tenang pertanggal 24 hingga 26 November 2024 mendatang. Oleh karena itu, APK dan bahan kampanye dibersihkan sebelum pelaksanaan pemungutan suara pada 27 November 2024,” kata Ripqi saat ditemui pewarta SekitarKita.id, Minggu dini hari (24/11/2024)

Baca Juga:  Kapolri Rotasi Jabatan 539 Anggota Tingkat Perwira Tinggi dan Pamen

Dikatakan Ripqi, dalam pembersihan APK dan bahan kampanye ini meliputi pemilihan gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat serta pemilihan bupati dan wakil bupati Bandung Barat.

“APK dan bahan kampanye harus sudah bersih dan dilakukan pencopotan di seluruh wilayah Bandung Barat,” ujarnya.

Berkaitan dengan hal itu, Ripqi sebelumnya telah melakukan koordinasi baik dengan Paslon, pemerintah daerah dan Bawaslu KBB terkait pelaksanaan pembersihan APK maupun bahan kampanye.

“Tentunya kita sudah melakukan rapat koordinasi tersebut dan semua pihak yang terkait siap membantu untuk membersihkan APK yang ada di seluruh wilayah KBB. Mudah-mudahan dalam waktu cepat APK sudah bersih,” katanya.

Pihaknya telah mengimbau kepada masyarakat untuk membersihkan APK maupun bahan kampanye yang terpasang di lahan pribadi milik warga.

“Karena masa kampanyenya sudah habis. Sebaiknya dibersihkan saja, harapan kami semua APK yang terpasang baik di tanah pribadi atau di jalan umum itu sudah bersih seluruhnya,” katanya.

Adapun seluruh APK yang sudah dibersihkan, kata Ripqi, nantinya akan disimpan di tempat yang sudah ditentukan. Selanjutnya, APK tersebut akan dimusnahkan maupun dapat diambil oleh yang bersangkutan.

Baca Juga:  Peduli Kasih, Relawan BAKI Bandung Barat, Distribusikan Bantuan Korban Gempa Cianjur

“APK yang sudah dibersihkan kita akan simpan. Jadi kalau pasangan calon mau mengambil APK yang sudah dibersihkan itu silahkan saja. Tapi memang dari Pilkada ke Pilkada itu tidak ada yang mengambil. Kalau tidak ada yang mengambil kita hanguskan,” katanya.

Dilokasi yang sama, Kasatpol PP KBB, Ludi Awaludin mengatakan,dalam penertiban APK kali ini, pihaknya bersama puluhan personel turun ke jalan guna membantu pihak penyelenggara pemilu.

“Kami membantu dan diikutsertakan dalam pembersihan APK ini dalam rangka membantu pihak penyelenggara pemilu dalam hal ini KPU dan Bawaslu sesuai aturan PKPU, dimana pak Pj Bupati Bandung Barat, Ade Zakir sudah mengeluarkan surat edaran kepada seluruh komponen baik kecamatan, desa, RT/RW untuk turut serta membantu menertibkan APK diwilayah masing-masing,” ujar Ludi.

Berdasarkan hasil kesepakatan dengan KPU KBB maupun Bawaslu KBB, kata Ludi, APK maupun bahan kampanye yang sudah dibersihkan nantinya akan disimpan di kantor kecamatan maupun desa terdekat.

“Nanti lokasi penyimpanan itu disimpan di kecamatan dan desa terdekat lalu waktunya 3 kali 24 jam setelah hari H setelah itu dipersilahkan untuk dimusnahkan kalo ada masyarakat yang membutuhkan silahkan,” katanya.

Baca Juga:  Korban Tenggelam di Citarum Mahmud, Ditemukan Warga Mengapung di Jembalas Bandung Barat

“Sejauh ini Alhamdulillah dalam menjalankan penertiban APK berjalan kondusif, tidak ada penolakan dari pihak manapun maupun tim sukses calon bupati dan wakil Bupati Bandung Barat, malah mereka (tim sukses) ikut membantu menertibkan,” tandasnya.

Tautan sumber



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Berita Terkait

Polisi Bongkar Video Pocong Viral di Bandung Barat, 5 Pemuda Diamankan
Serap Tenaga Kerja, Disnakertrans KBB Gandeng HIPKI Perkuat Pelatihan Vokasi dan Wirausaha
BPVP Bandung Barat Perkuat Pelatihan Vokasi dan Wirausaha Lewat Program HIPKI 2026
Bupati Jeje Komitmen Bersama Polres Cimahi Telusuri Teror Pocong di Bandung Barat
Teror Pocong di Bandung Barat Bikin Warga Resah, Polisi Tingkatkan Patroli dan Siskamling
KADIN KBB Dukung Program PKW dan PKK 2026 HIPKI, Cetak SDM Unggul dan Wirausaha Baru
Bupati Jeje Apresiasi HIPKI Bandung Barat, Program PKW dan PKK 2026 Jadi Terobosan Peningkatan SDM
Bupati Jeje Maknai Hari Buruh dengan Kegiatan Edukatif dan Positif Bahaya Narkoba bagi Buruh

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:59 WIB

Polisi Bongkar Video Pocong Viral di Bandung Barat, 5 Pemuda Diamankan

Selasa, 26 Mei 2026 - 09:40 WIB

Serap Tenaga Kerja, Disnakertrans KBB Gandeng HIPKI Perkuat Pelatihan Vokasi dan Wirausaha

Selasa, 26 Mei 2026 - 08:25 WIB

BPVP Bandung Barat Perkuat Pelatihan Vokasi dan Wirausaha Lewat Program HIPKI 2026

Senin, 25 Mei 2026 - 20:58 WIB

Bupati Jeje Komitmen Bersama Polres Cimahi Telusuri Teror Pocong di Bandung Barat

Senin, 25 Mei 2026 - 19:59 WIB

Teror Pocong di Bandung Barat Bikin Warga Resah, Polisi Tingkatkan Patroli dan Siskamling

Berita Terbaru

Ilustrasi pengamen cosplay pocong (foto: Abdul Kholilulloh)

Bandung Barat

Polisi Bongkar Video Pocong Viral di Bandung Barat, 5 Pemuda Diamankan

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:59 WIB