Besok, DLH Kabupaten Bekasi bakal segel PT Armada Global pasca digaruk warga

- Penulis

Kamis, 1 Februari 2024 - 23:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Bekasi | SekitarKita.id,-Pasca puluhan warga melakukan aksi unjuk rasa di Kantor Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi Senin, pada tanggal 29 Januari 2024 kemarin.

Pemda Kabupaten Bekasi melalui Dinas Lingkungan akan melakukan penyegelan terhadap PT. Armada Global Tekhnik (pabrik peleburan Almunium) di Desa Ridhomanah, Cibarusah.

”Kami akan lakukan penyegelan pada Jumat tanggal 2 Februari 2024 nanti besok,” Kata Kabid Gakum DLH, Nurdin baru-baru ini dirilis Kamis (01/02/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, sebelumnya pihaknya telah memberitahukan perihal penyegelan kepada pemilik pabrik peleburan almunium tersebut.

”Jumat tanggal 26 Januari 2023 lalu kami sudah memberitahukan terkait penyegelan,” jelasnya singkat.

Sebelumnya diberitakan, warga Desa Ridhomanah, Kecamatan Cibarusah meminta pemerintah daerah Kabupaten Bekasi menutup PT. Armada Global Tekhnik yang memproduksi peleburan almunium diwilayahnya.

Suryadi salah seorang warga desa Ridhomanah mengatakan, pabrik tersebut diduga kuat telah mencemari lingkungan diwilayahnya hampir bertahun-tahun.

Ia menjelaskan, keluhan warga kepada aparatur Desa maupun Kecamatan tak pernah digubris, seolah tutup mata soal fenomena tersebut.

Baca Juga:  Breaking News! Gedung Ditreskrimsus Polda Sumut Terbakar, Penyebabnya Belum Diketahui

Lambatnya penanganan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi membuat sejumlah warga geram dan berencana akan melakukan aksi lebih besar lagi jika tuntutan warga diabaikan.

”Kami minta pemerintah daerah Kabupaten Bekasi menutup pabrik peleburan itu karena telah mencemari lingkungan kami,” Kata Suryadi baru-baru ini.

Menurutnya pencemaran lingkungan mengakiban asap dan bau dilingkungan. Warga khawatir bau dan asap menimbulkan penyakit menular.

”Kami minta pemda kabupaten bekasi mendengar keluhan kami karena sudah tiga kali ini kami berdemo dikantor kecamatan ini,” jelasnya.

Laporan: Darto Cs

Editor: Abdul Kholilulloh 



Berita Terkait

Yayasan Bina Siswa Cisarua Tagih Janji Dapur SPPG Cimahi, Komitmen Administrasi Dipertanyakan
Ditengah Kenaikan Harga BBM, DLH KBB Ajukan Tambahan Anggaran dan Armada Truk Sampah
Mediasi Guru Hamil MTs Citapen Berlanjut Pekan Depan, Nisfa Widia Minta Nama Baik Dipulihkan
Di Tengah Risiko Kehamilan, Guru MTs Citapen Minta Keadilan dan Pemulihan Nama Baik di Hadapan Kemenag KBB
Jeje Ritchie Tegaskan Konsolidasi PAN KBB, Targetkan Infrastruktur Partai Solid Menuju Pemilu 2029
Kisah Gisel Menginspirasi, Siswi Tuna Rungu Tampil Memukau di Pelepasan SLB Ngamprah Raya
Kemenag KBB Pastikan Guru Hamil di MTs Muslimin Citapen Masih Aktif, Tak Ada SK Pemecatan
Polemik Guru MTs Citapen Diduga Dipecat Saat Cuti Hamil, DPRD KBB Turun Tangan

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 19:04 WIB

Yayasan Bina Siswa Cisarua Tagih Janji Dapur SPPG Cimahi, Komitmen Administrasi Dipertanyakan

Kamis, 25 Juni 2026 - 13:45 WIB

Ditengah Kenaikan Harga BBM, DLH KBB Ajukan Tambahan Anggaran dan Armada Truk Sampah

Rabu, 24 Juni 2026 - 21:30 WIB

Mediasi Guru Hamil MTs Citapen Berlanjut Pekan Depan, Nisfa Widia Minta Nama Baik Dipulihkan

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:33 WIB

Di Tengah Risiko Kehamilan, Guru MTs Citapen Minta Keadilan dan Pemulihan Nama Baik di Hadapan Kemenag KBB

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:24 WIB

Jeje Ritchie Tegaskan Konsolidasi PAN KBB, Targetkan Infrastruktur Partai Solid Menuju Pemilu 2029

Berita Terbaru