Bobotoh PERSIB Sambangi Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan Malang, Suasana Haru Menyelimuti

- Penulis

Wednesday, 5 October 2022 - 04:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Situasi di Stadion Kanjuruhan Malang pintu 13, karangan bunga bertaburan didepan pintu ucapan belasungkawa kepada korban meninggal dunia, Rabu 05 Oktober 2022 (foto: Uncle Teebob)

Malang, SekitaKita.net,- Tragedi memilukan tejadi pada dunia sepakbola Indonesia, pasalnya peristiwa kericuhan suporter Aremania yang terjadi di stadion Kanjuruhan Malang pada beberapa hari lalu menelan banyak korban jiwa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pertandingan dua derbi Jawa Timur antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya tengah menjadi sorotan dunia, terlihat beberapa club sepakbola raksasa Eropa dan club liga Inggris turut menyoroti peristiwa kelam itu, tak khayal turut serta mengucapkan belasungkawa.

Belakangan ini Presiden RI Joko Widodo juga ikut bersuara serta mendesak kepada tiga kepala menteri/ lembaga, PSSI, Menpora, Kapolri untuk dilakukan evaluasi besar-besaran terhadap dunia persepakbolaan di Indonesia.

Hal ini juga mengundang rasa simpatik bagi Bobotoh suporter PERSIB Bandung, pihaknya mengaku prihatin atas peristiwa meninggalnya ratusan suporter usai gelaran laga pertandingan sepak bola antara Arema Malang vs Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan Malang, Sabtu (1/10/2022) lalu. 

Baca Juga:  Santri Bandung Barat Pecahkan Rekor MURI Kaligrafi Terpanjang, sebelumnya diraih Kota Semarang

Tercatat, data valid yang di himpun Kapolri pada peristiwa kelam itu sebanyak 125 orang dikabarkan meninggal dunia. Tragedi Kanjuruhan ini menjadi kabar duka bagi dunia sepakbola Tanah Air.

Uncle Tebbob salah satu Bobotoh PERSIB Bandung mengatakan, selain 125 orang meninggal dunia, ada ratusan warga yang juga masih dalam perawatan dan berangsur membaik. Para korban pada umumnya meninggal karena desak-desakan, saling himpit hingga terinjak-injak, akibatnya sesak nafas terkena letupan gas air mata oleh petugas.

Uncle Tebbob Bobotoh PERSIB, aktif dibidang sosial kemanusiaan hadir ke Stadion Kanjuruhan Malang turut berbelasungkawa (foto: Uncle Teebob)

“Peristiwa jatuhnya korban hingga ratusan orang dalam pertandingan sepak bola ini menurut kami merupakan sejarah terburuk. Kami Bobotoh sengaja berangkat dari Bandung ke Malang sengaja ingin melihat rekan-rekan Aremania yang menjadi korban dan memberikan semangat untuk orang tua korban, katanya saat dihubungi SekitarKita.net Rabu 05 Oktober 2022.

Pria yang aktif dibidang sosial kemanusiaan ini juga menyebut, usai melihat langsung lokasi stadion, tepat di pintu 13 ia menaburkan bunga tanda belasungkawa kepada korban tragedi kelam itu.

Baca Juga:  Gebrakan Baru Studio R7 Photospace Kota Bandung di Hari Batik Nasional

“Kami Bobotoh dan atas nama kemanusiaan kami turut berdukacita atas meninggalnya korban pada peristiwa di Stadion Kanjuruhan Malang, keluarga yang ditinggalkannya semoga diberikan ketabahan, suasana haru menyelimuti apa saya dateng kerumah korban dan didepan stadion,” tuturnya.

Menyikapi peristiwa itu, pihaknya mendesak agar pemerintah segera mengevaluasi manajemen persepakbolaan Nasional, terutama di liga Indonesia.

“Liga Indonesia harus segera dievaluasi dan diperbaiki, semoga tidak ada korban jiwa yang berikutnya,” terangnya.

Usai melihat langsung kondisi stadion Kanjuruhan Malang, Uncle Teebob juga berkesempatan sambangi rumah korban selamat pada kejadian tersebut. Sesekali ia bersenda gurau tanya jawab bersama Aremanita.

“Kami menghibur korban, pas kami tanya korban Aremanita itu dia menggunakan bahasa Sunda, gimana kabarnya, ‘Aink teu kunanaon Alhamdulillah cageur (saya tidak apa-apa alhamdulillah baik), tentu hal ini sangat membuat kita bahagia bisa bercanda dan bisa menghibur disini,” pungkasnya.

Editor: Abdul Kholilulloh 

copyright by Sekitar Kita

Berita Terkait

Cafe Nara Bandung aesthetic dengan vibes asyik banget, cocok buat instagramable
KEMPAKA gandeng tokoh politik dan akademisi Karawang, ini yang dibahas
Bupati Cianjur sebut minimnya minat pertanian pada generasi muda, ini solusinya
Tolak dicium, pedangdut cantik di Purworejo ditendang Kepala Sekolah sampai tersungkur
Buntut pengusiran wartawan oleh safety CGI, Ketua PWI Cianjur desak Pemkab copot EO Biru
Bruk! Rumah Tarmin di Bandung Barat tetiba ambruk rata dengan tanah
Seorang remaja di Gresik diciduk Polisi gegara edit foto vulgar temannya menggunakan teknologi AI
Optimis menang Pilbup Karawang, Gina Fadlia Swara tunggu rekom DPP Gerindra
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Thursday, 18 July 2024 - 19:11 WIB

Cafe Nara Bandung aesthetic dengan vibes asyik banget, cocok buat instagramable

Thursday, 18 July 2024 - 03:56 WIB

KEMPAKA gandeng tokoh politik dan akademisi Karawang, ini yang dibahas

Wednesday, 17 July 2024 - 20:48 WIB

Bupati Cianjur sebut minimnya minat pertanian pada generasi muda, ini solusinya

Wednesday, 17 July 2024 - 20:48 WIB

Tolak dicium, pedangdut cantik di Purworejo ditendang Kepala Sekolah sampai tersungkur

Wednesday, 17 July 2024 - 20:47 WIB

Buntut pengusiran wartawan oleh safety CGI, Ketua PWI Cianjur desak Pemkab copot EO Biru

Berita Terbaru

Honor Magic V3 dibongkar dalam video

Ponsel

Honor Magic V3 dibongkar dalam video

Friday, 19 Jul 2024 - 01:06 WIB

Resep Cireng isi gulai ayam, gurih dan gurih

Kuliner/Resep

Resep Cireng isi gulai ayam, gurih dan gurih

Friday, 19 Jul 2024 - 00:12 WIB

Sekitar Kita Kami ingin menunjukkan kepada Anda pemberitahuan untuk berita dan pembaruan terkini.
Dismiss
Allow Notifications