Momen Langka! Dedi Mulyadi Satukan “Duo Dadang” demi Masa Depan Kabupaten Bandung

- Penulis

Selasa, 16 Desember 2025 - 16:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi gandeng Duo Dadang untuk Kabupaten Bandung lebih baik (foto: tangkapan layar video Instagram  @dedimulyadi71

i

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi gandeng Duo Dadang untuk Kabupaten Bandung lebih baik (foto: tangkapan layar video Instagram @dedimulyadi71

SEKITARKITA.id – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kembali menyita perhatian publik lewat konten video yang diunggah di akun Instagram pribadinya, @dedimulyadi71, Selasa 16 Desember 2025.

Kali ini, orang nomor satu di Jawa Barat tersebut sukses “menyatukan” dua tokoh politik Kabupaten Bandung yang selama ini dikenal berseteru, yakni Dadang Naser dan Dadang Supriatna, yang populer disebut sebagai “Duo Dadang”.

Dalam video tersebut, Dedi Mulyadi terlihat satu mobil bersama Dadang Naser, mantan Bupati Bandung, dan Dadang Supriatna yang saat ini menjabat sebagai Bupati Bandung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketiganya tampak akrab dan penuh canda saat melakukan perjalanan menuju Pangalengan, Kabupaten Bandung.

“Karena demi lingkungan, agar Bandung dan Jawa Barat tidak kena banjir, tidak kena longsor, dua politisi yang berseteru sekarang bersatu,” ujar Dedi Mulyadi sambil tertawa, dikutip dari unggahan Instagramnya.

Pernyataan itu disambut tawa lepas Dadang Naser dan Dadang Supriatna yang duduk berdampingan di kursi belakang.

Momen kebersamaan tersebut langsung mencuri perhatian warganet dan dinilai sebagai simbol rekonsiliasi demi kepentingan daerah.

Baca Juga:  Maju Pilkada Bandung Barat, Gilang Dirga siap Blusukan ke Warga usai Jalani Tes Kesehatan

“Yaitu Bapak Dadang Naser sebagai senior, dan Bapak Dadang Supriatna. Jadi sekarang Sabilulungan sudah Bedas,” tandas Dedi Mulyadi, yang kembali disambut tawa ketiganya.

Tak lama berselang, Dadang Naser yang kini menjabat sebagai anggota DPR RI dari Dapil II Jawa Barat memotong pernyataan sang gubernur sambil mengacungkan jempol.

“Moal aya Bedas lamun euweuh Sabilulungan,” ucap Dadang Naser, yang bermakna pentingnya kesinambungan kepemimpinan di Kabupaten Bandung.

“Tah kitu, tong parasea jang,” balas Dedi Mulyadi sambil tertawa, membuat suasana semakin cair.

Diketahui, momen langka ini diinisiasi langsung oleh Gubernur Jawa Barat yang sengaja mengajak Dadang Naser dan Dadang Supriatna menumpangi mobil yang sama saat menuju lokasi penanaman pohon teh dan kayu di Perkebunan Teh Malabar, Pangalengan, pada Selasa (16/12/2025).

Sebagai informasi, ketiga tokoh tersebut merupakan mantan politisi Partai Golkar.

Namun, seiring perjalanan politiknya, Dadang Supriatna kini bernaung di Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), sementara Dedi Mulyadi bergabung dengan Partai Gerindra.

Dalam kesempatan itu, ketiganya tampak kompak mengenakan iket khas Sunda sambil bercengkrama hangat. Aksi Dedi Mulyadi yang berhasil “merangkul” Duo Dadang ini pun menuai respons positif dari publik.

Baca Juga:  Kikisan Longsoran TPT di Padalarang Semakin Parah, Camat Beberkan Pemicunya

Masyarakat berharap, persatuan antara Dadang Naser dan Dadang Supriatna dapat membawa Kabupaten Bandung ke arah yang lebih maju, solid, serta sejahtera, khususnya dalam menghadapi tantangan lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.

“Dadang dan Dadang kini bersatu jadi SABILULUNGAN BEDAS!!!,” tandas Dedi dalam cuitannya.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Sumber Instagram Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi gandeng Duo Dadang untuk Kabupaten Bandung lebih baik (foto: tangkapan layar video Instagram @dedimulyadi71

Berita Terkait

Aksi Protes Warga! Proyek Galian Diduga Ilegal di Jayamekar Padalarang Ditutup Paksa
Tragis! ASN Asal Bandung Barat Hilang Saat Mencari Burung di Hutan Subang, Ditemukan Tak Bernyawa
Dede Yusuf Tegaskan Keberhasilan Program MBG dan Kopdes Bergantung pada Tata Kelola
Warga Bandung Barat Korban Terkaman Buaya di Banyuasin Tiba di Cililin, Tangis Keluarga Pecah Sambut Jenazah
Praktik Calo Masih Hambat PTSL di KBB, Dede Yusuf: Jangan Bebani Warga dengan Biaya Tambahan
Jenazah Warga Bandung Barat yang Diseret Buaya di Sumsel Ditemukan, Dimakamkan di Cililin
Lindungi Aset Keluarga, Kepala BPN KBB: Sertipikat PTSL adalah Investasi, Jangan Mudah Dilepas
Lawatan ke Padalarang, Dede Yusuf Minta Pemda Evaluasi Rekrutmen PPPK, Jangan Bebani Keuangan Daerah

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 12:31 WIB

Aksi Protes Warga! Proyek Galian Diduga Ilegal di Jayamekar Padalarang Ditutup Paksa

Sabtu, 11 Juli 2026 - 22:11 WIB

Tragis! ASN Asal Bandung Barat Hilang Saat Mencari Burung di Hutan Subang, Ditemukan Tak Bernyawa

Sabtu, 11 Juli 2026 - 09:12 WIB

Dede Yusuf Tegaskan Keberhasilan Program MBG dan Kopdes Bergantung pada Tata Kelola

Jumat, 10 Juli 2026 - 23:08 WIB

Warga Bandung Barat Korban Terkaman Buaya di Banyuasin Tiba di Cililin, Tangis Keluarga Pecah Sambut Jenazah

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:46 WIB

Praktik Calo Masih Hambat PTSL di KBB, Dede Yusuf: Jangan Bebani Warga dengan Biaya Tambahan

Berita Terbaru