Breaking News! Underpass Padalarang dan Pemukiman Warga Terendam Banjir 1 Meter 

- Penulis

Sabtu, 15 Maret 2025 - 16:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SekitarKita.IDHujan deras yang mengguyur Kabupaten Bandung Barat (KBB), Sabtu (15/3/2025) sore hingga menjelang petang, menyebabkan Underpass Padalarang, kembali diterjang banjir.

Banjir tersebut juga turut menggenangi puluhan rumah warga yang ada di dekat under pass stasiun Kereta Cepat Whossh atau Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB), di Kampung Lebaksari, RT01/RW02, Desa Mekarsari, Kecamatan Ngamprah, KBB.

Ketinggian air di ruas jalan penghubung alternatif menuju Lembang, Cimahi, dan Purwakarta itu mencapai 1 meter. Kendaraan sempat tak bisa lewat (lumpuh) sehingga sempat menimbulkan kemacetan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Deni (45) warga Lebaksari mengatakan, air menggenangi jalan dan permukiman secara bersamaan.

Banjir tersebut disebabkan oleh derasnya larian air dari bagian hulu ke hilir namun tak tertampung saluran drainase dan gorong-gorong sehingga air meluap ke jalan dan permukiman.

“Banjir itu memang karena air dari wilayah atas sangat besar akibat hujan deras, dan gorong-gorong di dekat stasiun KCJB itu sempit, jadi aliran air terbendung dan meluap ke jalan ada sekitar 20 rumah warga tergenang air,” ujar Deni kepada SekitarKita.ID Sabtu.

Baca Juga:  Targetkan 80 Persen Suara, MQ Iswara Siapkan Strategi Kemenangan Pasangan Dedi-Erwan di Pilgub Jabar 2024

Deni menyebutkan, banjir di wilayah itu memang menjadi langganan setiap hujan deras. Menurutnya, tindakan yang mesti dilakukan adalah pembesaran saluran drainase dan gorong-gorong agar arus air tidak terbendung.

“Seharusnya gorong-gorong itu diperbesar sampai 2 meter atau 3 meter, karena kalau kondisinya hanya 1 meter seperti ini sudah tidak bisa menampung volume air dari atas,” jelasnya.

Hingga saat ini, BPBD KBB tengah melakukan asesmen dan melakukan pendataan mengenai dampak dari banjir itu.

“Ada pak Kalak BPBD KBB Meidi sudah kelokasi, kepada Bupati Bandung Barat, Jeje Richie untuk segera turun ke lapangan melihat situasinya, saat ini belum bisa dilalui kendaraan baik roda dua maupun roda empat,” tandasnya.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Berita Terkait

PT Royal Buka Suara soal Aksi Unras di Padalarang, Sebut Bukan Akibat Pergantian Vendor
Terkuak, Disnaker KBB Bongkar Peran PT Aira Jadi Pemicu Aksi Unras di PT Royal Padalarang
PHK Diduga Sepihak Picu Kemarahan Warga, PT Royal di Padalarang Diblokade Massa
Berobat Sepulang Kerja Kini Bisa, Pemkot Cimahi Resmikan Klinik Sore di Padasuka
Harganas ke-33, Walkot Cimahi Adhitia Ingatkan Peran Keluarga Tak Boleh Luntur di Tengah Gempuran Era Digital
Fenomena Hujan Kapur Viral di Cipatat, DLH KBB Mulai Periksa Perusahaan Penghasil Debu
Fraksi PDIP KBB Semprot Kinerja SKPD, Minta Bupati Jeje Larang Kadis Mangkir Rapat Paripurna
Realisasi APBD Bandung Barat 2025 Tembus 98,58 Persen, Pendapatan Rp3,39 Triliun Berbuah Opini WTP BPK

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 22:41 WIB

PT Royal Buka Suara soal Aksi Unras di Padalarang, Sebut Bukan Akibat Pergantian Vendor

Selasa, 30 Juni 2026 - 17:29 WIB

Terkuak, Disnaker KBB Bongkar Peran PT Aira Jadi Pemicu Aksi Unras di PT Royal Padalarang

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:43 WIB

PHK Diduga Sepihak Picu Kemarahan Warga, PT Royal di Padalarang Diblokade Massa

Selasa, 30 Juni 2026 - 08:38 WIB

Berobat Sepulang Kerja Kini Bisa, Pemkot Cimahi Resmikan Klinik Sore di Padasuka

Senin, 29 Juni 2026 - 21:22 WIB

Fenomena Hujan Kapur Viral di Cipatat, DLH KBB Mulai Periksa Perusahaan Penghasil Debu

Berita Terbaru