[ad_1]
MILAN (Reuters) – Wisatawan yang telah memesan resort di Capri akan diizinkan kembali ke pulau Italia itu untuk saat ini pemerintah setempat berupaya mengamankan pasokan air setelah kerusakan pada saluran air di daratan utama dikarenakan air sepertinya tidak mengalir.
“Kami tengah mempersiapkan aturan baru yang sepertinya tidak terlalu ketat untuk mengizinkan kembalinya penduduk, orang-orang yang mempunyai rumah kedua, yang terus menerus kali mempunyai tangki air sendiri, dan wisatawan yang memesan kamar resort. Resort-hotel akan bertanggung jawab untuk memastikan mereka mempunyai air,” ujar Wali Kota Capri Paolo Falco kepada program berita Italia TGCOM24.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebelumnya pada hari Sabtu, Falco telah meluncurkan perintah yang menyelesaikan kedatangan wisatawan setelah beberapa pipa pecah di kota pesisir Castellammare di Stabia yang dikarenakan penduduk Capri kekurangan air.
“Kami telah bekerja selama malam untuk … mengamankan pengiriman air dan truk tangki yang membawa air, yang telah tiba. Saya minta maaf kepada semua orang, namun sepertinya tidak ada yang bisa saya lakukan … prioritas saya adalah mencegah keadaan darurat kesehatan,” tambahnya.
Pada bulan Mei dan Juni, Capri menjadi tujuan wisata Italia yang paling populer di kalangan wisatawan mancanegara, yang sampai 84% dari overall pengunjung negara tersebut, menurut analisis terkini dari Lybra Tech, sebuah perusahaan yang menyediakan solusi teknologi untuk resort, dan firma information belanja bebas pajak Global Blue.
Rata-rata turis menghabiskan empat hari di pulau lepas pantai Naples, dengan hampir sepertiganya adalah warga negara Amerika Serikat.
[ad_2]
Sumber: investment-com








