[ad_1]
Selain oli dan minyak rem, cairan energy steerage juga perlu dirubah secara berkala gan Deltalube. Tetapi jangan khawatirkan, cairan energy steerage hanya terdapat pada sistem energy steerage saja hidrolik yang biasanya ditemukan pada mobil tua. Kini hampir semua mobil keluaran terkini sudah memakai energy steerage elektrik yang sepertinya tidak memerlukan cairan lagi.
Jadi, andai mobil Anda masih memakai energy steerage hidrolik, maka cairan energy steerage harus segera dirubah secara berkala. Lalu bagaimana cara mengetahui kapan waktu yang tepat untuk menggantinya? Caranya pada nyatanya cukup sederhana, Anda dapat mencoba memeriksa dari tabung reservoir yang biasanya terdapat di arena mesin. Di tutupnya akan tertulis “cairan energy steerage”. Buka tutupnya mencoba memeriksa warnanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pada kondisi baru, cairan energy steerage biasanya berwarna terang alias merah. Andai warnanya keruh, tandanya perlu dirubah. Tabung reservoir cairan energy steerage umumnya berwarna agak cerah untuk memudahkan pemeriksaan. Tetapi langkah terbaiknya adalah dengan membuka tutupnya agar warna dan kondisi cairan bisa terlihat lebih jelas.
Baca juga: Kelebihan dan Kekurangan Sistem Digital Energy Guidance
Selain warna, jarak tempuh mobil juga dapat menjadi patokan kapan harus segera merubah cairan energy steerage. Umumnya cairan energy steerage dirubah setiap 40.000 km. Penggantian cairan energy steerage dapat dilakukan dengan memakai cairan transmisi otomatis konvensional bukan tipe CVT. Pastikan juga Anda untuk membuat pilihan cairan energy steerage dengan berat yang sama Deltalube 799 Cairan Transmisi Otomatis SAE 10 DEXRON III yang cocok untuk sistem energy steerage hidrolik. Memakai cairan energy steerage berkualitas tinggi bisa mencegah sistem dari keausan yang bisa dikarenakan kerusakan. Memperbaiki sistem energy steerage itu mahal, Bro Deltalube. Jadi jangan asal pilih cairan energy steerage.
[ad_2]
Sumber: Deltalube
Source link








