Dadang M Naser Gelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan Tahap VII di Ciparay, Serap Aspirasi Warga

- Penulis

Senin, 8 Desember 2025 - 10:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi IV DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Barat II, Dadang M Naser, menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan tahap VII sekaligus menyerap aspirasi masyarakat di Ciparay Kabupaten Bandung (foto: istimewa)

i

Anggota Komisi IV DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Barat II, Dadang M Naser, menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan tahap VII sekaligus menyerap aspirasi masyarakat di Ciparay Kabupaten Bandung (foto: istimewa)

SEKITARKITA.id – Anggota Komisi IV DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Barat II, Dadang M Naser, menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan tahap VII sekaligus menyerap aspirasi masyarakat.

Kegiatan tersebut berlangsung di Bale Ruangriung Sabilulungan, Ciparay, Kabupaten Bandung, pada Senin, 8 Desember 2025.

Acara sosialisasi empat pilar kebangsaan ini dihadiri puluhan warga dari berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh masyarakat setempat. Dalam pemaparannya, Dadang M Naser menegaskan pentingnya pemahaman dan pengamalan nilai-nilai kebangsaan yang terangkum dalam empat pilar, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Dadang, seluruh komponen bangsa dan para pemangku kepentingan harus terus menggelorakan semangat kebangsaan di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.

Anggota Komisi IV DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Barat II, Dadang M Naser, menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan tahap VII sekaligus menyerap aspirasi masyarakat di Ciparay Kabupaten Bandung (foto: istimewa)
Anggota Komisi IV DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Barat II, Dadang M Naser, menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan tahap VII sekaligus menyerap aspirasi masyarakat di Ciparay Kabupaten Bandung (foto: istimewa)

Nilai-nilai kebangsaan, lanjutnya, menjadi semacam terapi ideologis dalam membentuk tekad, sikap, dan tindakan masyarakat agar tetap sejalan dengan cita-cita nasional.

“Semangat dan pemahaman kebangsaan ini sangat penting untuk menjamin tetap tegak dan lestarinya NKRI,” ujar Dadang M Naser.

Baca Juga:  Ado Ungkap Keberanian Ungkap Keinginannya dalam Tamasya 'Profil Mona Lisa' – Information Loader

Ia juga menekankan bahwa Pancasila bukan hanya sebagai ideologi dan pandangan hidup bangsa, tetapi juga merupakan sumber dari segala sumber hukum di Indonesia.

Oleh karena itu, setiap produk hukum dan peraturan perundang-undangan harus selaras serta tidak boleh bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila.

“Pancasila adalah inti terdalam dalam penyusunan semua produk hukum di Indonesia. Semua aturan harus tunduk dan sejalan dengan nilai-nilai Pancasila,” tegasnya.

Dadang M Naser menambahkan, sosialisasi empat pilar kebangsaan merupakan program strategis yang memiliki peran penting dalam membangun kesadaran warga negara untuk berbangsa dan bernegara, sekaligus memperkuat komitmen terhadap ideologi negara.

“Sebagai wakil rakyat, kami juga berkewajiban menyerap dan memperjuangkan aspirasi masyarakat,” katanya.

Diskusi dalam kegiatan tersebut berlangsung hangat dan interaktif. Sejumlah peserta menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan sosialisasi empat pilar kebangsaan yang dinilai relevan dengan kondisi masyarakat saat ini.

Salah satunya, Entis Sutisna (54), yang menilai kegiatan ini sangat positif di tengah maraknya isu hoaks, sikap individualistis, dan potensi perpecahan sosial.

Baca Juga:  Polisi Ungkap Kasus Pencurian Rp600 Juta di Cimahi, Penjaga Rumah Jadi Pelaku

“Masyarakat saat ini rawan terpecah belah. Sosialisasi empat pilar kebangsaan ini sangat penting dan saya berharap bisa dilaksanakan secara rutin untuk mencegah isu-isu negatif yang dapat merusak persatuan,” tuturnya.

Sementara itu, peserta lainnya, Rizal Firmansyah (39), menyampaikan aspirasi terkait perlunya dukungan pemerintah bagi siswa berprestasi dari keluarga prasejahtera.

Menurutnya, masih banyak anak-anak berprestasi yang terkendala melanjutkan pendidikan karena keterbatasan ekonomi.

“Melalui kegiatan sosialisasi empat pilar kebangsaan ini, saya berharap aspirasi tersebut bisa menjadi perhatian para pemangku kebijakan, sebagai wujud penerapan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” ucap Rizal.

Kegiatan sosialisasi empat pilar kebangsaan yang digelar Dadang M Naser ini diharapkan dapat memperkuat persatuan, meningkatkan kesadaran ideologi bangsa, serta menjadi wadah efektif untuk menampung aspirasi masyarakat di Kabupaten Bandung dan sekitarnya.

 

 



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Berita Terkait

Teror Rampok Berkedok Pocong Viral di Bandung Barat, Warga Padalarang Resah
Bupati Jeje Apresiasi Persib Bandung Juara Super League 2026, Bobotoh Diimbau Tetap Tertib
Pawai Juara PERSIB 2026 Disambut Lautan Bobotoh, Tradisi Sejak 1937 Terus Berlanjut
PERSIB Cetak Sejarah! Jadi Klub Pertama Juara Liga Indonesia Tiga Kali Beruntun
Belatung Ikut Ngantor, Sampah Jadi Pegawai Teladan di Ngamprah Bandung Barat
Bojan Hodak Sebut Beckham Putra dan Federico Barba Layak Raih Penghargaan Bergengsi
Selamatkan Warisan Sunda, Bandung Barat Targetkan Verifikasi Naskah Kuno Pertama di 2026
Bupati Bandung Barat Dorong Musorkab KONI 2026 Perkuat Prestasi Atlet Daerah

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 02:16 WIB

Teror Rampok Berkedok Pocong Viral di Bandung Barat, Warga Padalarang Resah

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:50 WIB

Bupati Jeje Apresiasi Persib Bandung Juara Super League 2026, Bobotoh Diimbau Tetap Tertib

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:46 WIB

Pawai Juara PERSIB 2026 Disambut Lautan Bobotoh, Tradisi Sejak 1937 Terus Berlanjut

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:02 WIB

PERSIB Cetak Sejarah! Jadi Klub Pertama Juara Liga Indonesia Tiga Kali Beruntun

Jumat, 22 Mei 2026 - 20:59 WIB

Belatung Ikut Ngantor, Sampah Jadi Pegawai Teladan di Ngamprah Bandung Barat

Berita Terbaru