SEKITARKITA.id – Anggota DPR RI, Dadang M. Naser, kembali menggelar Kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI Tahap XI sebagai upaya memperkuat pemahaman nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat.
Kegiatan ini berlangsung pada Selasa, 09 Desember 2025, pukul 17.00 WIB hingga 21.45 WIB, bertempat di Villa Graha Asri, Desa Maruyung, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung.
Kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI tersebut dihadiri puluhan peserta dari berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh masyarakat, pemuda, hingga warga setempat. Suasana berlangsung hangat dan interaktif, menandakan antusiasme masyarakat terhadap penguatan wawasan kebangsaan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sosialisasi ini bertujuan memperkokoh pemahaman masyarakat terhadap Empat Pilar MPR RI, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bhinneka Tunggal Ika sebagai fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara.
Dalam pemaparannya, Dadang M. Naser menegaskan bahwa seluruh stakeholders bangsa memiliki tanggung jawab bersama untuk terus menggelorakan semangat kebangsaan di tengah dinamika sosial yang semakin kompleks.
Menurutnya, pemahaman ideologi kebangsaan merupakan bentuk terapi ideologis yang mampu membentuk tekad, sikap, dan tindakan warga negara agar tetap berlandaskan nilai-nilai luhur bangsa.
“Semangat dan paham kebangsaan sangat penting untuk menjamin tetap tegak dan lestarinya NKRI. Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi seluruh elemen bangsa,” ujar Dadang Naser.
Ia juga menekankan bahwa Pancasila tidak hanya berfungsi sebagai ideologi dan pandangan hidup bangsa, tetapi juga menjadi sumber dari segala sumber hukum di Indonesia.
Oleh sebab itu, seluruh produk peraturan perundang-undangan harus sejalan dan tidak bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila.
“Pancasila adalah inti terdalam dalam penyusunan semua produk hukum. Semua aturan harus tunduk dan sejalan dengan nilai-nilai Pancasila,” tegasnya.
Lebih lanjut, Dadang Naser menyampaikan bahwa Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan merupakan program strategis pemerintah dalam membangun kesadaran berbangsa dan bernegara, sekaligus memperkuat komitmen masyarakat dalam menjaga persatuan nasional.
“Sebagai wakil rakyat, kami juga tidak boleh luput untuk mengedepankan dan menyerap aspirasi masyarakat,” tambahnya.
Sesi diskusi menjadi salah satu bagian penting dalam kegiatan tersebut. Peserta diberikan ruang untuk menyampaikan pandangan dan aspirasi secara langsung.
Salah satu peserta, Entis Sutisna (54), mengapresiasi kegiatan sosialisasi ini karena dinilai relevan dengan kondisi sosial masyarakat saat ini.
“Masyarakat sekarang rawan perpecahan, individualisme, dan isu hoaks. Sosialisasi Empat Pilar ini sangat penting dan saya berharap bisa rutin dilaksanakan,” ungkapnya.
Sementara itu, peserta lainnya, Rizal Firmansyah (39), menyampaikan aspirasi terkait perlunya dukungan pemerintah bagi siswa berprestasi dari keluarga prasejahtera agar dapat melanjutkan pendidikan.
“Masih banyak siswa berprestasi yang terkendala ekonomi. Saya berharap aspirasi ini menjadi perhatian pemangku kebijakan sebagai bentuk keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Dadang M. Naser berharap nilai-nilai Empat Pilar Kebangsaan semakin membumi di tengah masyarakat dan menjadi benteng kuat dalam menghadapi tantangan disintegrasi bangsa di era digital.
Editor : Abdul Kholilulloh
Sumber Berita : Liputan








