Dadang Naser Salurkan 12.000 Ekor Ayam Petelur untuk Peternak di Bandung dan Bandung Barat

- Penulis

Minggu, 4 Januari 2026 - 07:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi IV DPR RI, Dadang M. Naser (foto: Abdul Kholilulloh/ilustrasi)

i

Anggota Komisi IV DPR RI, Dadang M. Naser (foto: Abdul Kholilulloh/ilustrasi)

SEKITARKITA.id – Anggota Komisi IV DPR RI, Dadang M. Naser, menyalurkan 12.000 ekor ayam petelur kepada kelompok peternak rakyat di Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Bantuan tersebut merupakan bagian dari Program Ayam Petelur Merah Putih yang bertujuan memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan perekonomian peternak desa.

Program aspirasi ini menyasar 20 kelompok peternak, dengan masing-masing kelompok menerima 600 ekor ayam petelur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bantuan tersebut diharapkan mampu menciptakan sumber pendapatan berkelanjutan, meningkatkan produksi telur, serta memperkuat peran peternakan rakyat sebagai penyedia protein hewani bagi masyarakat.

Anggota Komisi IV DPR RI, Dadang M. Naser (foto: Abdul Kholilulloh/ilustrasi)
Anggota Komisi IV DPR RI, Dadang M. Naser (foto: Abdul Kholilulloh/ilustrasi)

Dadang M. Naser menyampaikan bahwa sektor peternakan rakyat memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas pangan nasional, terutama di tengah tantangan ekonomi dan meningkatnya kebutuhan pangan masyarakat.

“Program Ayam Petelur Merah Putih ini merupakan bentuk keberpihakan kepada peternak rakyat. Bantuan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan produksi telur, tetapi juga memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat desa serta mendukung ketahanan pangan nasional,” kata Dadang M. Naser melalui keterangan tertulis dilansir dari Koran Gala, Sabtu, 3 Januari 2026.

Baca Juga:  Polres Metro Bekasi Berhasil Mengungkap Tiga Kasus Pencurian

Ia menambahkan, wilayah Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat memiliki potensi besar untuk pengembangan peternakan ayam petelur. Potensi tersebut didukung oleh ketersediaan lahan, sumber daya manusia, serta pengalaman masyarakat dalam mengelola usaha peternakan skala rakyat.

Tak hanya menyalurkan bantuan ternak, program ini juga dilengkapi dengan pendampingan teknis bagi kelompok penerima.

Pendampingan meliputi manajemen kandang, kesehatan ternak, penyediaan pakan, hingga pengelolaan hasil produksi, agar peternak mampu menjalankan usaha secara mandiri dan berkelanjutan.

Salah satu penerima bantuan, Ketua Kelompok Ternak Motekar Desa Cingcin, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, Enjang Suhendar, menyampaikan apresiasi atas program tersebut. Ia menilai bantuan ayam petelur ini menjadi harapan baru bagi peternak di desanya.

“Kami benar-benar merasa diperhatikan. Bantuan ayam petelur ini bukan sekadar bantuan, tetapi menjadi harapan baru bagi seluruh anggota kelompok kami,” ujar Enjang.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Dadang M. Naser yang telah memperjuangkan aspirasi masyarakat desa.

“Amanah ini akan kami jaga dan kelola sebaik mungkin agar memberikan manfaat yang berkelanjutan,” tambahnya.

Baca Juga:  PAN Bandung Barat Sambut Positif Penambahan Dapil Pemilu 2029, Target Tambah Kursi DPRD

Apresiasi serupa disampaikan Ujang Hidayat, Ketua Kelompok Ternak Harapan Bakti, Desa Karanganyar, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat. Ia berterima kasih atas bantuan yang diberikan melalui aspirasi politisi Partai Golkar dari Dapil II Jawa Barat tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih atas aspirasi Pak Haji Dadang M. Naser yang telah memberikan bantuan ternak ayam, kandang, dan sarana peternakan. Bantuan ini sangat membantu meningkatkan usaha peternakan kami,” katanya.

Melalui program aspirasi kelompok peternak ini, diharapkan dapat menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar, menciptakan lapangan kerja baru, serta mendukung program ketahanan pangan di tingkat daerah maupun nasional.

Sebagai politisi senior Partai Golkar sekaligus mantan Bupati Bandung periode 2010–2020, Dadang M. Naser menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan program-program berkelanjutan yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat, khususnya di sektor pertanian dan peternakan.

“Saya akan terus memperjuangkan aspirasi masyarakat melalui program-program berkelanjutan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat,” pungkasnya.

 



Editor : Abdul Kholilulloh

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Brigez Indonesia Jalin MoU dengan SKB KBB, Perkuat Pendidikan Kesetaraan 2026
Sidak SPBE Patra Niaga Padalarang, Wamendag Dyah Roro Pastikan LPG 3 Kg Sesuai Timbangan 
Mobil Tabrak Tiang PJU di Depan Pemkab Bandung Barat, Diduga Ban Pecah
Kanaya Whu Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker, Dedi Mulyadi Kenang Karyanya Lewat Lagu
Puluhan Siswa Diduga Keracunan, Pemdes Cipeundeuy Padalarang Malah Asik Berlibur ke Pangandaran
Dinkes KBB Belum Pastikan Dugaan Keracunan MBG, Sampel Makanan Tak Tersedia
Tragis! Pemuda Ditemukan Tak Bernyawa Tergantung di Gudang Warung Sembako Bandung Barat
Belasan Siswa SDN 2 Cipeundeuy Padalarang, Dilarikan ke RS, Diduga Keracunan MBG

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 16:45 WIB

Brigez Indonesia Jalin MoU dengan SKB KBB, Perkuat Pendidikan Kesetaraan 2026

Senin, 14 September 2026 - 13:57 WIB

Sidak SPBE Patra Niaga Padalarang, Wamendag Dyah Roro Pastikan LPG 3 Kg Sesuai Timbangan 

Minggu, 13 September 2026 - 21:57 WIB

Mobil Tabrak Tiang PJU di Depan Pemkab Bandung Barat, Diduga Ban Pecah

Minggu, 13 September 2026 - 15:54 WIB

Kanaya Whu Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker, Dedi Mulyadi Kenang Karyanya Lewat Lagu

Sabtu, 12 September 2026 - 21:42 WIB

Puluhan Siswa Diduga Keracunan, Pemdes Cipeundeuy Padalarang Malah Asik Berlibur ke Pangandaran

Berita Terbaru

Sebuah mobil mengalami kecelakaan tunggal di kompleks Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat, Jawa Barat, Minggu (13/9/2026) malam. Foto: istimewa

Bandung Barat

Mobil Tabrak Tiang PJU di Depan Pemkab Bandung Barat, Diduga Ban Pecah

Minggu, 13 Sep 2026 - 21:57 WIB