Drama Pelarian SF Berakhir, Pelaku Pembunuhan Wahidah Ditangkap di KBB 

- Penulis

Rabu, 2 April 2025 - 19:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Cimahi, AKBP Tri Suhartanto melakukan konferensi pers pembunuhan sadis di Mapolres Cimahi, Rabu (2/4/2025) foto: Abdul Kholilulloh

i

Kapolres Cimahi, AKBP Tri Suhartanto melakukan konferensi pers pembunuhan sadis di Mapolres Cimahi, Rabu (2/4/2025) foto: Abdul Kholilulloh

SEKITARKITA.id – Setelah buron selama beberapa minggu, SF (40), pelaku pembunuhan terhadap Wahidah Rohmah (46), akhirnya ditangkap di SPBU Citatah, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada 29 Maret 2025.

Penangkapan ini dilakukan oleh jajaran Satreskrim Polres Cimahi setelah melakukan penyelidikan mendalam dan mengumpulkan bukti serta keterangan dari 10 saksi.

Diketahui Wahidah Rohmah seorang perempuan asal Kampung Cirateun, Desa Wangunsari, Kecamatan Lembang, Bandung Barat ditemukan tewas mengenaskan dirumah kontrakan Jalan Kebon Kelapa RT 02/RW 03, Kelurahan Setiamanah, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jejak Digital Mengungkap Keberadaan Pelaku

Kapolres Cimahi, AKBP Tri Suhartanto, mengungkapkan bahwa petunjuk dari alat komunikasi korban menjadi titik terang dalam penyelidikan.

“Pada 14 Maret 2025, kami mendapatkan bukti dari alat komunikasi korban dan segera melakukan pengejaran terhadap pelaku,” ujarnya dalam konferensi pers di Mapolres Cimahi, Rabu (2/4/2025).

SF berhasil diamankan saat sedang mengisi bahan bakar di SPBU Citatah bersama seorang perempuan. Penangkapan ini menjadi akhir dari pelariannya setelah peristiwa tragis tersebut.

Baca Juga:  Komitmen Hengky Kurniawan, Gratiskan Seragam bagi Siswa Sekolah di KBB

Penemuan Jasad Korban dalam Kondisi Mengenaskan

Related Posts

Kapolres menjelaskan, peristiwa pembunuhan ini terungkap setelah anak sulung korban, Diniati Rohimah (27), mencurigai keberadaan ibunya yang tak kunjung memberikan kabar.

Pada Minggu (16/3/2025) malam, ia mendatangi rumah kontrakan sang ibu dan mencium bau menyengat. Bersama warga setempat, ia mendobrak pintu dan menemukan jasad Wahidah dalam kondisi mengenaskan.

“Korban ditemukan dalam keadaan telentang tanpa busana di atas kasur, dengan mulut tersumpal handuk merah. Selain itu, terdapat gunting yang masih menancap di leher korban,” jelas AKBP Tri.

Dikatakan Tri, berdasarkan hasil visum dan autopsi tim Dokkes RS Sartika Asih, korban diperkirakan meninggal antara 72 hingga 96 jam sebelum ditemukan, yaitu sekitar 13 Maret 2025.

Baca Juga:  Warga Antusias Sambut Prabowo di Magelang untuk Gembleng Anggota Kabinet

Hasil autopsi menunjukkan bahwa penyebab kematian korban adalah benturan benda tumpul di sisi kiri kepala, yang menyebabkan patah tulang tengkorak, pendarahan, dan kerusakan otak.

“Meskipun ditemukan gunting yang menancap di leher korban, penyebab utama kematian adalah pukulan keras di kepala dengan benda tumpul,” tambah Kapolres.

Dalam proses penangkapan, kata Tri, polisi menyita sejumlah barang bukti, termasuk jaket milik pelaku yang masih terdapat bercak darah.

Saat ini, barang tersebut tengah diperiksa oleh tim forensik untuk memastikan keterkaitannya dengan korban.

Selain itu, barang-barang milik korban seperti perhiasan dan kalung akik juga ditemukan dalam penguasaan pelaku.

“Dengan ditemukannya barang-barang korban pada pelaku, SF tidak bisa lagi mengelak dari tuduhan ini,” tegas AKBP Tri.

SF kini menghadapi ancaman hukuman berat. Ia dijerat dengan Pasal 339 atau 338 atau 365 Ayat 2 ke-4 KUHP tentang pembunuhan dan pencurian dengan kekerasan, dengan ancaman hukuman hingga 20 tahun penjara.

“Kasus ini masih dalam pendalaman lebih lanjut untuk memastikan motif utama dari tindakan pelaku,” pungkas Kapolres Cimahi.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Tinjau Situ Ciburuy, Janjikan Kontrakan dan Rumah Permanen bagi Warga Terdampak



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Carnival Day 2026 Parongpong Meriah, Tujuh Desa dan 70 Grup RW Semarakkan HUT ke-81 RI
Masa Sewa Habis, Politisi Golkar Dadan Minta Kepastian Lahan Sekolah Rakyat Bandung Barat
Anton Sukartono Kembali Diusung, Demokrat KBB Bidik 7 Kursi DPRD pada Pemilu 2029
Sekwan DPRD KBB Gelar Donor Darah Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Pidato Kenegaraan, Presiden Prabowo Ungkap 6 Fokus Pemerintah Selama 21 Bulan Memimpin
Golkar Tebar 350 Ribu Benih Ikan, Panggah Susanto Dorong Budidaya untuk Tingkatkan Pendapatan Keluarga
Kompak, Dua Politisi Golkar Salurkan Ratusan Ribu Benih Ikan di Bandung Barat Jelang HUT RI ke-81
Raih 444 Suara, Tantan Sulthon Terpilih Jadi Ketua PWI Jabar 2026-2031 

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 18:30 WIB

Carnival Day 2026 Parongpong Meriah, Tujuh Desa dan 70 Grup RW Semarakkan HUT ke-81 RI

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:12 WIB

Masa Sewa Habis, Politisi Golkar Dadan Minta Kepastian Lahan Sekolah Rakyat Bandung Barat

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:52 WIB

Anton Sukartono Kembali Diusung, Demokrat KBB Bidik 7 Kursi DPRD pada Pemilu 2029

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:48 WIB

Sekwan DPRD KBB Gelar Donor Darah Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:22 WIB

Pidato Kenegaraan, Presiden Prabowo Ungkap 6 Fokus Pemerintah Selama 21 Bulan Memimpin

Berita Terbaru

Bandung Barat

Sekwan DPRD KBB Gelar Donor Darah Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Jumat, 14 Agu 2026 - 14:48 WIB