Karawang | SekitarKita.id,- Tangis haru terpancar dari wajah Mak Eroh saat dikunjungi Anggota DPRD Karawang, Kaemin Komarudin, Kamis 02 Mei 2024 di kediamannya di Kampung Buniaga, RT04/RW02, Kelurahan Tanjung Mekar, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang.
Diketahui, lansia berusia 72 tahun itu tinggal di rumah tidak kayak huni (rutilahu) dengan kondisi memprihatinkan, Mak Eroh hidup sebatang kara di gubuk reot hampir roboh dan tak pernah merasakan bantuan pemerintah Kabupaten Karawang.
Seperti pada pemberitaan SekitarKita.id sebelumnya “Nestapa! Mak Eroh di Karawang Huni Gubuk Reot Hanya Makan dari Tetangga” ramai menjadi perbincangan hangat pasca viral di internet baru-baru ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Diakui Mak Eroh, kunjungan Anggota Komisi III dari Fraksi Gerindra Karawang itu sedikitnya menjadi obat pelipur lara bagi dirinya, ternyata masih ada pejabat daerah yang perduli dengan kondisi kehidupan Mak Eroh.
Pelukan hangat dari Mak Eroh menyambut kehadiran Kaemin Komarudin, tangan gemetar dengan genggaman erat menandakan kerinduan ia terhadap keluarganya yang lama meninggalkan Mak Eroh seorang diri.
Meski mata Mak Eroh sudah tidak lagi berfungsi dengan normal karena faktor usia, namun ia masih bisa merasakan hangatnya pelukan sosok Kaemin Komarudin pria yang akrab disapa Dewan Komarudin Ledeng.
“Alhamdulillah pak dewan dateng,” ungkap Mak Eroh seraya menyambut kedatangan Dewan Komarudin Ledeng.
Sesekali Dewan Komarudin Ledeng berkeliling mengitari rumah Mak Eroh dan memastikan kondisi bangunan tersebut, berjanji akan segera melakukan perbaikan rumah Mak Eroh, kendati itu, dirinya akan lebih dulu berkoordinasi dengan dinas terkait.
Ledeng menyampaikan bahwa program rutilahu dari pemerintah dan program Pengajuan aspirasi dewan harus segera dipercepat. Hal ini bertujuan untuk mengentaskan kemiskinan ekstrem di wilayahnya
“Dari data yang bernama Mak Eroh warga Tanjung Mekar sudah kami daftarkan ke Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Karawang, tentunya tinggal menunggu dari sana,” kata Ledeng saat ditemui SekitarKita.id di lokasi.
Ia menjelaskan, untuk merealisasikan program rutilahu tentu harus memenuhi beberapa tahapan dan regulasi yang tertuang dalam peraturan pemerintah. Salah satu tahapannya yakni dengan melakukan survei lokasi.
“Kami sedang menunggu hasil eksekusinya dari DPRKP Karawang karena ga semuanya seperti makan garam (instan) tentunya harus ada survei ke lokasi, menurut saya rumah Mak Eroh sangat layak di remeh karena kasian jangan sampai akhirnya roboh,l kondisinya memprihatinkan,” ujar Ledeng.
“Kami akan mencobakan karena sekarang jalurnya lewat data sudah saya sampaikan ke DPRKP yang seharusnya jangan melihat aspirasi apa saja, tapi harus mereka serentak yang menyoroti jangan sampai menunggu aspirasi dan jangan menonton bencana ketakutan sangat mengarahkan kedepannya,” sambung Ledeng seranya menyindir DPRKP Karawang.
Pihaknya berharap, program rutilahu maupun program pemerintah melalui aspirasi dewan tepat sasaran dan bisa dinikmati masyarakat Kabupaten Karawang umumnya bukan hanya Mak Eroh.
“Ya mudah-mudah kedepannya dengan program rutilahu berikut aspirasi dari dewan bisa dinikmati masyarakat Karawang dan tepat sasaran,” jelasnya.
Saat disinggung soal program rutilahu yang sudah terealisasi melalui aspirasi dewan di wilayahnya, kata Ledeng, sudah mencapai puluhan unit rumah yang telah dilakukan rekonstruksi, dan disebarkan di beberapa kelurahan di Kabupaten Karawang.
“Dari Program Kami Rutilahu sudah mencapai 40 unit rumah yang tersebar di wilayah kelurahan Tanjung Mekar, Kelurahan Tanjungpura, Kelurahan Tunggak Jati, Kelurahan Karangpawitan dan untuk umum nya Kelurahan Mekarjati, Kabupaten Karawang,” jelasnya.
Ledeng memaparkan, untuk di Kelurahan Mekarjati tempat kelahiran dia, ada sekitar hampir 850 lebih Pengajuan rutilahu, semoga target tersebut dapat terealisasi dan kedepannya rumah layak huni itu merata di Karawang.
“Masih banyak yang belum terdaftar ada beberapa yang mengajukan di Tanjung Mekar salah satunya Mak Eroh. Bahkan dari Telukjambe Barat juga ada, kita sistemnya terbatas dan bagi-bagi juga semoga dapat terealisasi program ini dan berjalan lancar tanpa ada hambatan, dan mudah-mudahnya kedepannya tidak ada rutilahu lagi target kita semua rumah layak huni di Karawang,” tandasnya.
Penulis : Abdul Kholilulloh
Editor : Abdul Kholilulloh
Sumber Berita : Laporan: Andyka Nugroho (Kontributor Karawang)








