Dubai Menuju Keberlanjutan: Tren Pembangunan Ramah Lingkungan

- Penulis

Kamis, 20 Juni 2024 - 13:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dubai Menuju Keberlanjutan: Tren Pembangunan Ramah Lingkungan

[ad_1]

SekitarKita.id – Dubai kini menekankan pembangunan berkelanjutan juga ramah lingkungan, sejalan dengan tren world dalam perencanaan juga konstruksi kota.

Transformasi ini didorong oleh Visi UEA 2021, yang bertujuan menjadikan Dubai sebagai pemimpin dalam keberlanjutan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan menggunakan proyek juga kebijakan yang ambisius, kota ini berkomitmen untuk mengurangi jejak karbon juga meningkatkan kesadaran lingkungan.

Baca Dan: DISHUB 'Siap Akurat' Beri Kado Kejutan di HUT Bandung Barat ke-17

Salah satu proyek utamanya yaitu pengembangan Kota Masdar, kawasan perkotaan ramah lingkungan yang memakai energi surya juga mengedepankan walkability juga transportasi ramah lingkungan.

Selain tersebut, Dubai telah mengadopsi Peraturan juga Spesifikasi Bangunan Ramah Lingkungan, dengan Sertifikasi LEED sebagai standar keberlanjutan.

Proyek ikonik seperti Dubai Expo 2020 yang kini menjadi District 2020 memperlihatkan penerapan prinsip desain berkelanjutan dengan efisiensi sumber daya yang tinggi.

Baca dan: Pria Nekat Lompat dari Jembatan Citarum di Perbatasan KBB-Cianjur, Ternyata Orang Ini

Dubai dan mengkhususkan diri dalam konservasi air dengan menggunakan sistem pengolahan juga daur ulang air yang canggih.

Baca Juga:  5 hal utama yang harus diperhatikan di pasar minggu depan Oleh Making an investment.com

Komunitas perumahan Kota Berkelanjutan menerapkan teknik penghematan air seperti daur ulang air limbah juga sistem irigasi cerdas.

Di sektor energi, Taman Surya Mohammed bin Rashid Al Maktoum memperlihatkan komitmen Dubai terhadap energi terbarukan, dengan goal menghasilkan 5.000 MW tenaga surya pada tahun 2030 juga hingga 75% energi bersih pada tahun 2050.

Di sektor transportasi, perluasan Metro Dubai juga layanan trem juga bus listrik baru berupaya mengurangi kemacetan juga emisi kendaraan.

Baca dan: Kang Ace Sidak Tenda Jemaah Haji Indonesia, Catat Sejumlah Masalah Penting

Infrastruktur bersepeda juga zona bebas mobil dan sedang dikembangkan. Selain tersebut, Dubai meningkatkan ruang hijau juga proyek pertanian perkotaan untuk keanekaragaman hayati juga sumber pangan lokal,

[ad_2]

Source link



Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Lereng Lembang ke Timur Tengah, Kopi Arabika KBB Raup Transaksi Rp800 Juta
Harga Emas Antam 2 Juni 2026 Turun, Ukuran 0,5 Gram Dijual Mulai Rp1,437 Juta
Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!
Repo BI Kini Gunakan Obligasi Korporasi, Tingkatkan Likuiditas Pasar
Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar
Disperindag KBB Dorong 50 Produk IKM Tembus Pasar Modern, Ini Tantangannya
muslimai.ai: Sahabat Digital Gen Z untuk Refleksi, Ketenangan, dan Iman di Era Kegelisahan
Cara Menghilangkan Jerawat di Punggung Secara Alami dan Efektif

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:14 WIB

Dari Lereng Lembang ke Timur Tengah, Kopi Arabika KBB Raup Transaksi Rp800 Juta

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:20 WIB

Harga Emas Antam 2 Juni 2026 Turun, Ukuran 0,5 Gram Dijual Mulai Rp1,437 Juta

Senin, 10 November 2025 - 05:15 WIB

Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!

Senin, 10 November 2025 - 04:30 WIB

Repo BI Kini Gunakan Obligasi Korporasi, Tingkatkan Likuiditas Pasar

Senin, 8 September 2025 - 09:20 WIB

Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar

Berita Terbaru

Dr. Yunita Nur Fadilla, S.Psi., M.I.P. resmi dilantik menjadi Kepala BKPSDM KBB (foto: istimewa)

Bandung Barat

Pimpin BKPSDM KBB Era Bupati Jeje, Ini Sosok Dr. Yunita Nur Fadilla

Jumat, 11 Sep 2026 - 20:31 WIB

Kepala BGN Sudaryono saat konferensi pers di Jakarta (foto: dok. BGN /bgn.go.id)

Jakarta

1.999 Dapur SPPG Ditutup BGN, Tak Daftar SLHS Jadi Alasan

Kamis, 10 Sep 2026 - 18:44 WIB