Dukung Investasi Delong Steel, Krakatau Steel Group Siapkan Lahan Lebih Dari 500 Hektar di Cilegon

- Penulis

Rabu, 18 Juni 2025 - 13:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Krakatau Steel (Persero) Tbk Group (Krakatau Steel Group) menegaskan komitmennya dalam mendukung investasi strategis di sektor industri baja dengan menyiapkan lahan seluas lebih dari 500 hektar (setara 5 juta meter persegi atau 5 kilometer persegi) di Kawasan Industri Krakatau, Cilegon, Banten. Penyediaan lahan signifikan ini ditujukan untuk memfasilitasi rencana investasi besar dari Delong Steel Group, produsen baja terkemuka dunia, bersama anak usahanya PT Dexin Steel Indonesia.

Langkah proaktif ini mengemuka seiring pertemuan bisnis yang digelar, Kamis, 5 Juni 2025, di Wisma Baja, Jakarta, antara manajemen Krakatau Steel Group dengan perwakilan Delong Steel Group. Sebelumnya, Delong Steel Group juga telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi rencana pabrik baru mereka di Cilegon. Fokus utama penjajakan kerja sama ini adalah pembangunan Pabrik Baja Terpadu dengan kapasitas produksi mencapai 3 juta ton per tahun.

Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Muhamad Akbar Djohan, menyatakan antusiasmenya terhadap potensi kolaborasi ini. “Kami sangat terbuka dan antusias dengan potensi kerja sama strategis berskala global seperti ini. Penyediaan lahan lebih dari 500 hektar melalui anak usaha kami, PT Krakatau Sarana Infrastruktur (KSI), adalah wujud konkret dukungan kami. Kolaborasi dengan Delong Steel tidak hanya akan mengoptimalkan aset lahan yang kami miliki, tetapi juga membawa transfer teknologi dan pengetahuan yang sangat berharga,” ujar Muhamad Akbar Djohan.

Baca Juga:  Pentingnya Sertifikasi IMDG Code dalam Penanganan Barang Berbahaya di Pelabuhan

Delong Steel Group, sebagai salah satu raksasa industri baja asal Tiongkok, menilai Cilegon sebagai lokasi yang sangat strategis untuk menjadi hub industri baja baru mereka. Seorang perwakilan dari Delong Steel menyatakan, “Delong Steel tengah melakukan kajian mendalam dan melihat Cilegon, khususnya kawasan industri yang dikelola Krakatau Steel, sebagai lokasi yang sangat strategis dan telah memiliki fasilitas yang mapan.”

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lahan yang disiapkan oleh Krakatau Steel Group dinilai sangat layak untuk mendukung pembangunan pabrik baru Delong Steel. Pabrik ini direncanakan tidak hanya akan memproduksi baja berkualitas tinggi, tetapi juga berpotensi mengembangkan green steel atau baja berkualitas yang ramah lingkungan. Konsep green steel ini, menurut Muhamad Akbar Djohan, sejalan dengan visi Krakatau Steel. “Visi utama kami adalah merevitalisasi industri baja nasional dan menjadikan Cilegon sebagai barometer industri baja di Asia Tenggara yang ramah lingkungan,” tegasnya.

Untuk merealisasikan kerja sama ini, Muhamad Akbar Djohan menawarkan tiga skema, yaitu Joint Operation (KSO), Joint Venture (JV), dan Private Investment. Masing-masing skema memiliki keunggulan tersendiri, memberikan fleksibilitas bagi Delong Steel Group dalam mengelola investasinya.

Negosiasi bisnis antara kedua pihak kini tengah berjalan intensif. Jika kesepakatan tercapai sesuai rencana, peletakan batu pertama atau groundbreaking proyek ambisius ini diharapkan dapat segera dilaksanakan. Investasi ini diperkirakan akan menyerap ribuan tenaga kerja lokal, memberikan dampak positif berganda bagi perekonomian nasional, meningkatkan nilai tambah produk industri, hingga memperkuat neraca perdagangan.

Baca Juga:  Pabrik Trafo Bambang Djaja: Mengapa Mereka Menjadi Pilihan Utama di Industri?

Penyediaan lahan oleh Krakatau Steel Group untuk Delong Steel ini menandai langkah monumental dalam upaya pengembangan industri baja generasi baru di Indonesia. “Kami tidak hanya membangun pabrik, tetapi kami bertujuan membangun ekosistem industri baja nasional yang lebih kuat dan berdaya saing global,” tutup Muhamad Akbar Djohan. (*)

About Krakatau Steel Tbk

Tentang Delong Steel Group
Delong Steel Group Co., Ltd. adalah salah satu produsen baja terkemuka di dunia yang berbasis di Provinsi Hebei, Tiongkok. Perusahaan ini menduduki peringkat ke-11 dalam daftar produsen baja dunia versi World Steel Association dan peringkat ke-7 di Tiongkok. Dengan kapasitas produksi tahunan melebihi 20 juta ton, Delong dikenal atas efisiensi operasional, teknologi mutakhir, dan produk baja berkualitas tinggi yang melayani berbagai sektor seperti konstruksi, otomotif, energi, dan manufaktur. Sebagai perusahaan terintegrasi, Delong mengelola seluruh rantai produksi dari ironmaking, steelmaking, hingga rolling mill dan finishing. Grup ini aktif memperluas jejak internasionalnya, termasuk melalui anak usaha PT Dexin Steel Indonesia yang telah beroperasi di Kawasan Industri Morowali dengan pabrik baja modern berkapasitas 3 juta ton per tahun.
Tentang Dexin Steel Indonesia
PT Dexin Steel Indonesia adalah anak perusahaan Delong Steel Group yang telah beroperasi di Kawasan Industri Morowali, Sulawesi Tengah. Pabrik baja terintegrasi modern ini mengusung teknologi blast furnace dengan kapasitas produksi hingga 3 juta ton per tahun, serta telah mengekspor produk bajanya ke berbagai negara di Asia. Kehadiran Dexin menjadi bukti keseriusan Delong dalam ekspansi bisnis ke Indonesia.
Tentang PT Krakatau Steel (Persero) Tbk.
PT Krakatau Steel (Persero) Tbk merupakan perusahaan manufaktur baja terintegrasi yang didirikan pada 31 Agustus 1971. Selain bergerak di sektor industri baja, Krakatau Steel dan Group mengembangkan bisnis kawasan industri terpadu, kepelabuhanan, logistik, penyediaan air industri maupun penyediaan energi dalam bentuk power plant serta beberapa ventura bersama dengan perusahaa Korea dan Jepang. Krakatau Steel saat ini berkomitmen kuat untuk melakukan transformasi dengan semangat “Revolutionary Movements: Committed to Transform” yang bertujuan untuk meningkatkan kinerja perusahaan, membangun kepercayaan dan transparansi dengan pemangku kepentingan, serta menarik investor. Transformasi ini mencakup berbagai aspek, termasuk perbaikan Human Capital, pengembangan bisnis hilir, dan peningkatan bisnis infrastruktur.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES



Berita Terkait

Kai Properti Perkenalkan Lodge Truntum Cihampelas, Akomodasi Top rate Di Pusat Kota Bandung
Pasar Aset Kripto Menghijau, Bitcoin Tembus $ 111.000
Awal Juli Ramai! Kai Daop 1 Jakarta Layani Lebih Dari 251 Ribu Pelanggan Sepanjang Libur Sekolah
Portal berita indonsiadalamberita.com Perluas Jangkauan Lewat Kolaborasi Media Nasional
Xrp tiba-tiba saja naik 3%, apakah dampak riple cabut banding terhadap sec?
Permudah Mobilitas Pengguna, Kai Tambah Jumlah Bolak-balik LRT Jabodebek Mulai 1 Juli
Wujudkan Elektrifikasi Jalur Ka Serang
Indosaku Gandeng Kampus Bisnis Umar Usman BSD dalam Literasi Keuangan: “Pindar vs Pinjol” – Biar Nggak Salah Pilih!

Berita Terkait

Minggu, 13 Juli 2025 - 20:14 WIB

Kai Properti Perkenalkan Lodge Truntum Cihampelas, Akomodasi Top rate Di Pusat Kota Bandung

Kamis, 10 Juli 2025 - 20:13 WIB

Pasar Aset Kripto Menghijau, Bitcoin Tembus $ 111.000

Senin, 7 Juli 2025 - 20:13 WIB

Awal Juli Ramai! Kai Daop 1 Jakarta Layani Lebih Dari 251 Ribu Pelanggan Sepanjang Libur Sekolah

Jumat, 4 Juli 2025 - 20:10 WIB

Portal berita indonsiadalamberita.com Perluas Jangkauan Lewat Kolaborasi Media Nasional

Selasa, 1 Juli 2025 - 20:10 WIB

Xrp tiba-tiba saja naik 3%, apakah dampak riple cabut banding terhadap sec?

Berita Terbaru