Ekowisata Mangrove Wonorejo Terancam Masalah Sampah Pesisir

- Penulis

Senin, 9 September 2024 - 15:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ekowisata Mangrove Wonorejo Terancam Masalah Sampah Pesisir

[ad_1]

SekitarKita.id – Kawasan Ekowisata Mangrove Wonorejo di Surabaya menghadapi masalah serius keterkaitan sampah yang menumpuk di pesisir. Sampah tersebut terbawa dari hulu sungai dan menumpuk di hilir, dikarenakan kerusakan pada lingkungan. Tim internal dari Ekowisata Mangrove bersama komunitas pecinta lingkungan dan mahasiswa dari berbagai kampus seperti Unair, ITS, dan UPN Surabaya, melakukan pembersihan sampah secara rutin untuk menjaga kelestarian kawasan mangrove.

Setiap hari, tim pembersihan yang terdiri dari 7-8 orang mengumpulkan sekitar 1,2 ton sampah saat air pasang hingga ketinggian 2,7 meter, setara dengan 60-70 karung sampah. Sampah yang menumpuk ini tidak hanya merusak pemandangan, namun juga menghambat pertumbuhan mangrove, yang berfungsi sebagai sabuk hijau penahan gelombang laut. Mangrove yang tidak dibersihkan dari sampah cenderung mati sebab terganggu oleh subject material seperti bambu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain sampah, kawasan ini juga menghadapi tantangan abrasi yang mengancam stabilitas tanah di pesisir. Untuk melawan abrasi, tim ekowisata melakukan reboisasi dan memasang bambu sebagai penghalang untuk saat ini, yang bisa bertahan mencapai dua tahun. Hal ini memberi waktu bagi mangrove untuk beradaptasi dan tumbuh dengan baik, menjaga ekosistem pesisir tetap sehat.

Baca Juga:  Program CSR J&T Categorical Tanam 3.000 Mangrove untuk Pelestarian Lingkungan

Lembaga Ekowisata Mangrove Wonorejo terus berusaha mengatasi tantangan ini dengan dukungan dari masyarakat dan institusi pendidikan. Upaya restorasi ini diharapkan bisa menjaga kelestarian lingkungan pesisir dan memperkuat peran mangrove sebagai penahan gelombang laut. LindungiHutan, sebagai platform yang fokus pada konservasi hutan, turut memberi dorongan untuk aksi-aksi lingkungan seperti ini dengan berbagai program restorasi dan pemberdayaan masyarakat.

Sumber: VRI TIMES

 

[ad_2]

Source link



Berita Terkait

Kai Properti Perkenalkan Lodge Truntum Cihampelas, Akomodasi Top rate Di Pusat Kota Bandung
Pasar Aset Kripto Menghijau, Bitcoin Tembus $ 111.000
Awal Juli Ramai! Kai Daop 1 Jakarta Layani Lebih Dari 251 Ribu Pelanggan Sepanjang Libur Sekolah
Portal berita indonsiadalamberita.com Perluas Jangkauan Lewat Kolaborasi Media Nasional
Xrp tiba-tiba saja naik 3%, apakah dampak riple cabut banding terhadap sec?
Permudah Mobilitas Pengguna, Kai Tambah Jumlah Bolak-balik LRT Jabodebek Mulai 1 Juli
Wujudkan Elektrifikasi Jalur Ka Serang
Indosaku Gandeng Kampus Bisnis Umar Usman BSD dalam Literasi Keuangan: “Pindar vs Pinjol” – Biar Nggak Salah Pilih!
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 13 Juli 2025 - 20:14 WIB

Kai Properti Perkenalkan Lodge Truntum Cihampelas, Akomodasi Top rate Di Pusat Kota Bandung

Kamis, 10 Juli 2025 - 20:13 WIB

Pasar Aset Kripto Menghijau, Bitcoin Tembus $ 111.000

Senin, 7 Juli 2025 - 20:13 WIB

Awal Juli Ramai! Kai Daop 1 Jakarta Layani Lebih Dari 251 Ribu Pelanggan Sepanjang Libur Sekolah

Jumat, 4 Juli 2025 - 20:10 WIB

Portal berita indonsiadalamberita.com Perluas Jangkauan Lewat Kolaborasi Media Nasional

Selasa, 1 Juli 2025 - 20:10 WIB

Xrp tiba-tiba saja naik 3%, apakah dampak riple cabut banding terhadap sec?

Berita Terbaru