SEKITARKITA.id – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Bandung Barat (KBB) melakukan perombakan struktur kepengurusan sebagai bagian dari evaluasi pasca Pilkada dan Pemilu sebelumnya.
Langkah ini disebut sebagai upaya penyegaran organisasi sekaligus strategi memperkuat mesin partai menghadapi dinamika politik ke depan.
Sekretaris DPC PDI Perjuangan KBB, Fajar Taufik, mengatakan perombakan kepengurusan merupakan hal yang lumrah dalam tubuh partai politik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, perubahan struktur adalah bagian dari dinamika organisasi agar kinerja partai tetap optimal dan responsif terhadap tantangan zaman.
“Bicara soal pergantian atau penyegaran, itu hal yang lumrah dan menjadi bagian dari dinamika organisasi,” ujar Fajar Taufik, Rabu 14 Januari 2026.
Fajar tidak menampik bahwa hasil Pilkada dan Pemilu sebelumnya menjadi salah satu bahan evaluasi internal partai. Meski demikian, ia menegaskan bahwa perombakan struktur tidak semata-mata disebabkan oleh hasil kontestasi politik tersebut.
“Masyarakat mungkin melihat ada dampak dari Pilkada dan Pemilu. Kami tidak membantah itu, karena memang banyak faktor yang menjadi pertimbangan, termasuk evaluasi dari hasil kemarin,” jelasnya.
60 Persen Pengurus Lama Masih Dipertahankan
Dalam struktur kepengurusan terbaru, DPC PDIP KBB tidak sepenuhnya diisi wajah baru. Sekitar 60 persen pengurus lama masih dipertahankan karena dinilai memiliki kapasitas dan pengalaman yang dibutuhkan partai.
Terkait mekanisme pengisian jabatan strategis seperti Sekretaris dan Bendahara, Fajar menjelaskan bahwa prosesnya dilakukan melalui pleno internal dan pengusulan nama.
“Ada proses pengusulan tiga nama dari hasil pleno. Selanjutnya, rekomendasi ditetapkan oleh DPP berdasarkan usulan tersebut,” katanya.
Hengky Kurniawan Bertugas di Tingkat Jawa Barat
Seiring restrukturisasi kepengurusan, sejumlah kader juga mendapatkan penugasan di tingkat yang lebih tinggi. Salah satunya Hengky Kurniawan, yang kini disebut berpindah tugas ke struktur PDI Perjuangan tingkat Jawa Barat.
Penugasan ini merupakan bagian dari penataan organisasi dan penguatan peran kader di berbagai level kepartaian.
Menatap ke depan, Fajar menekankan pentingnya menjaga soliditas internal dan semangat gotong royong di tubuh PDIP KBB. Ia berharap kepengurusan baru mampu memperbaiki kekurangan di masa lalu dan membawa partai ke arah yang lebih baik.
“Prinsipnya, hari esok harus lebih baik dari hari ini. Kekurangan kemarin harus kita perbaiki ke depan. Soliditas dan gotong royong menjadi kunci,” tegasnya.
Terkait komunikasi dengan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Jawa Barat, Fajar memastikan hubungan tetap berjalan baik di tengah dinamika internal.
“Komunikasi dengan DPD baik-baik saja. Kalau ada perbedaan pandangan, itu wajar, seperti dinamika dalam sebuah keluarga,” pungkasnya.
Editor : Abdul Kholilulloh
Sumber Berita : Liputan








