[ad_1]
SekitarKita.id – Excimer adalah penyembuh antipsikotik yang digunakan untuk mengatasi gangguan psychological seperti delusi, halusinasi, dan perilaku yang tidak biasa. Penyembuh ini bekerja dengan menghambat reseptor dopamine di otak, dengan begitu gejala psikosis bisa dikendalikan.
Selain untuk gangguan psychological, Excimer juga dapat digunakan untuk mengatasi kondisi lain seperti cegukan kronis, mual, dan muntah, tetapi harus segera dengan resep dokter sebab penyembuh ini termasuk dalam golongan penyembuh keras.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dosis Excimer harus segera diberikan sesuai dengan kondisi pasien. Untuk orang dewasa yang merasakan gejala psikosis, dosis awal biasanya berawal dari 25 mg in step with hari, sementara waktu anak-anak dan lansia memerlukan dosis yang disesuaikan.
Baca Juga: Dihuni 80 Ekor Akibat Hujan Deras di Cianjur Penangkaran Buaya Jebol Berkeliaran Ke Persawahan dan Perkampungan Penduduk
Penyembuh ini tersedia dalam bentuk tablet maupun injeksi, dan cara penggunaannya bergantung pada tingkat keparahan kondisi pasien. Penting untuk selalu menuruti anjuran dosis dari dokter.
Efek samping Excimer bisa terjadi andai dikonsumsi secara berlebihan, beberapa di antaranya adalah kecemasan, tekanan darah rendah, kejang, sampai gangguan irama jantung.
Sebab risiko efek sampingnya cukup serius, penggunaannya harus segera diawasi secara ketat oleh dokter. Efek samping yang dialami pasien dapat berbeda-beda tergantung pada kondisi individu.
Baca Juga: Hasil Penangkaran Kaburnya Puluhan Buaya di Cianjur, Ketua YPLHI Cianjur Bilang Begini
Sebelum memakai Excimer, sangat dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter guna dapatkan dosis yang tepat.
Jangan mengkonsumsi penyembuh ini tanpa pengawasan medis, sebab setiap individu bisa merasakan reaksi yang berbeda terhadap penyembuh ini.
Sumber : VRI TIMES.com
[ad_2]
Source link








