[ad_1]
SekitarKita.id – Selaput dara, atau hymen, adalah lipatan jaringan mukosa tipis yang berada di dalam vagina perempuan. Hymen telah lama menjadi topik kontroversial di berbagai tradisi, terutama sebab kerap hal itu dianggap sebagai tanda keperawanan. Tetapi, pemahaman medis memperlihatkan bahwa hymen lebih kompleks dari sekadar mitos ini, dan bisa mempunyai variasi bentuk sejak lahir.
Meski terus menerus kali dianggap berfungsi melindungi vagina dari bakteri atau perabot asing, hymen sebetulnya tidak mempunyai peran utama dalam sistem reproduksi. Pada beberapa perempuan, hymen bisa menutupi seluruh lubang vagina dan dikarenakan masalah menstruasi. Bentuk hymen bervariasi, dan mitos bahwa hymen selalu pecah saat hubungan seksual pertama kali tidak sepenuhnya benar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Beberapa bentuk hymen yang umum ditemui adalah annular (berbentuk cincin), septate (mempunyai lubang kecil dalam perjalanan), cribriform (dengan dengan jumlah besar lubang kecil), crescentic (seperti bulan sabit), dan dengan lobus (mempunyai tonjolan ke dalam vagina). Perbedaan ini dipengaruhi oleh faktor genetik, perkembangan sepanjang janin, hormon, aktivitas fisik, dan pertumbuhan seiring waktu.
Demikian penjelasan singkat tentang hymen dan mitos yang melingkupinya. Untuk informasi lebih lanjut tentang kesehatan reproduksi wanita, kunjungi www.yoona.{id}/weblog. Yoona Girls berkomitmen untuk memberi dukungan kesehatan wanita dengan produk berkualitas seperti pembalut organik, demi kesejahteraan yang lebih baik.
Sumber: VRI TIMES
[ad_2]
Source link








