Galp dari Portugal mengatakan ladang di lepas pantai Namibia bisa menampung 10 miliar barel minyak Oleh Reuters

- Penulis

Senin, 22 April 2024 - 07:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[ad_1]

Oleh Sergio Goncalves

LISBON (Reuters) – Perusahaan minyak Portugal Galp Energia mengatakan pada Minggu bahwa pihaknya telah menyelesaikan tahap pertama eksplorasi di ladang Mopane di lepas pantai Namibia dan memperkirakan ladang minyak tersebut memiliki sedikitnya 10 miliar barel minyak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Galp mengatakan pihaknya melakukan operasi pengujian di sumur Mopane-1X pada bulan Januari dan sumur Mopane-2X pada bulan Maret. Di kedua sumur, yang berjarak 8 kilometer, dikatakan “kolom minyak ringan yang signifikan ditemukan di pasir reservoir berkualitas tinggi”.

Ladang Mopane terletak di Orange Basin, di sepanjang pantai negara Afrika bagian selatan, tempat Shell (LON:) dan TotalEnergies (EPA:) Perancis telah melakukan beberapa penemuan minyak dan fuel.

Galp mengatakan aliran yang dicapai selama pengujian mencapai batas maksimum yang diperbolehkan yaitu 14 ribu barel in line with hari, berpotensi menempatkan Mopane sebagai penemuan komersial yang penting.

Related Posts

“Di kompleks Mopane saja, dan sebelum pengeboran sumur eksplorasi dan penilaian tambahan, perkiraan hidrokarbon yang ada mencapai 10 miliar barel setara minyak, atau lebih tinggi”, kata Galp.

Baca Juga:  Polisi menangkap sejumlah pengunjuk rasa pro-Palestina di kampus universitas AS Oleh Reuters

Galp memegang 80% saham di Petroleum Exploration License 83 (PEL 83), yang mencakup house seluas hampir 10,000 kilometer persegi di Orange Basin.

Namibia dapat menjadi sumber pendapatan baru bagi Galp, yang saat ini memiliki investasi besar di lepas pantai Brasil dan juga hadir dalam proyek di cekungan Rovuma di Mozambik.

© Reuters.  FOTO FILE: Logo Galp Energia terlihat ditampilkan dalam ilustrasi yang diambil, 3 Mei 2022. REUTERS/Dado Ruvic/Illustration/File Photo

Galp sebelumnya telah mengindikasikan bahwa pihaknya dapat meluncurkan proses untuk menarik investor lain ke proyeknya di Namibia, karena proyek tersebut dapat mencapai skala besar.

Kelompok produsen minyak OPEC+, yang telah kehilangan Angola dan pemain lainnya dalam beberapa tahun terakhir, mengincar Namibia untuk kemungkinan menjadi anggota karena negara tersebut akan menjadi negara penghasil minyak terbesar keempat di Afrika pada dekade berikutnya, kata seorang pejabat industri Afrika kepada Reuters.



[ad_2]

2024-04-22 07:28:26

www.making an investment.com



Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harga Emas Antam 2 Juni 2026 Turun, Ukuran 0,5 Gram Dijual Mulai Rp1,437 Juta
Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!
Repo BI Kini Gunakan Obligasi Korporasi, Tingkatkan Likuiditas Pasar
Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar
Disperindag KBB Dorong 50 Produk IKM Tembus Pasar Modern, Ini Tantangannya
muslimai.ai: Sahabat Digital Gen Z untuk Refleksi, Ketenangan, dan Iman di Era Kegelisahan
Cara Menghilangkan Jerawat di Punggung Secara Alami dan Efektif
Soft Opening Master Baker Indonesia: Sekolah Baking Profesional Baru di Surabaya Barat

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:20 WIB

Harga Emas Antam 2 Juni 2026 Turun, Ukuran 0,5 Gram Dijual Mulai Rp1,437 Juta

Senin, 10 November 2025 - 05:15 WIB

Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!

Senin, 10 November 2025 - 04:30 WIB

Repo BI Kini Gunakan Obligasi Korporasi, Tingkatkan Likuiditas Pasar

Senin, 8 September 2025 - 09:20 WIB

Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar

Kamis, 3 Juli 2025 - 19:37 WIB

Disperindag KBB Dorong 50 Produk IKM Tembus Pasar Modern, Ini Tantangannya

Berita Terbaru