Gedung SD digunakan untuk pengungsi, Disdik KBB pastikan para siswa belajar daring

- Penulis

Selasa, 26 Maret 2024 - 22:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung Barat | SekitarKita.id,-Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bandung Barat (KBB) memastikan kegiatan belajar mengajar (KBM) bagi para siswa yang terdampak bencana longsor dan banjir bandang tetap dilaksanakan.

Melalui, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bandung Barat (KBB) memastikan, dalam kegiatan KBM para siswa SDN 1 Cibenda dan SDN Padakati di Desa Cibenda, Kecamatan Cipongkor KBB dilakukan secara daring atau online.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) KBB, Asep Dendih mengatakan, hal ini dilakukan menyusul gedung dan ruangan di dua SD tersebut digunakan untuk menampung warga pengungsi yang menjadi korban bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi pada Minggu 24 Maret 2024 malam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kebetulan Penilaian Tengah Semester (PTS) Genap sudah berakhir tinggal pelaksanaan Pesantren Kilat,” kata Asep, ditemui wartawan di lokasi pengungsian, Selasa (26/03/2024).

Ia menjelaskan, kondisi dampak bencana tanah longsor dan banjir bandang di Kampung Gintung ini sangat urgen, maka itu, pihaknya memberikan izin dua sekolah tersebut sebagai lokasi penampungan korban terdampak bencana.

Baca Juga:  Bruk! Rumah Tarmin di Bandung Barat tetiba ambruk rata dengan tanah

“Untuk SDN 1 Cibenda dan SDN Padakati kita izinkan untuk jadi tempat pengungsian. Sedangkan, para siswa melaksanakan KBM secara daring,” jelasnya.

Pasalnya, pihaknya hanya mengizinkan dua sekolah tersebut untuk penampungan warga pengungsi yang terdampak bencana tanah longsor dan banjir bandang.

Saat ini, kata Asep, Disdik KBB belum menerima data siswa yang turut menjadi korban bencana longsor, namun itu, pihaknya masih terus menunggu data informasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) KBB.

“Kami menunggu informasi dari BPBD KBB. Kami juga masih menunggu arahan dari pimpinan (Pj Bupati, Arsan Latif) terkait sampai kapan dua sekolah tersebut digunakan untuk para pengungsi, kami terus berkoordinasi kita doakan yang terbaik,” ujar Asep menandaskan.



Berita Terkait

Aksi Protes Warga! Proyek Galian Diduga Ilegal di Jayamekar Padalarang Ditutup Paksa
Tragis! ASN Asal Bandung Barat Hilang Saat Mencari Burung di Hutan Subang, Ditemukan Tak Bernyawa
Dede Yusuf Tegaskan Keberhasilan Program MBG dan Kopdes Bergantung pada Tata Kelola
Warga Bandung Barat Korban Terkaman Buaya di Banyuasin Tiba di Cililin, Tangis Keluarga Pecah Sambut Jenazah
Praktik Calo Masih Hambat PTSL di KBB, Dede Yusuf: Jangan Bebani Warga dengan Biaya Tambahan
Jenazah Warga Bandung Barat yang Diseret Buaya di Sumsel Ditemukan, Dimakamkan di Cililin
Lindungi Aset Keluarga, Kepala BPN KBB: Sertipikat PTSL adalah Investasi, Jangan Mudah Dilepas
Lawatan ke Padalarang, Dede Yusuf Minta Pemda Evaluasi Rekrutmen PPPK, Jangan Bebani Keuangan Daerah

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 12:31 WIB

Aksi Protes Warga! Proyek Galian Diduga Ilegal di Jayamekar Padalarang Ditutup Paksa

Sabtu, 11 Juli 2026 - 22:11 WIB

Tragis! ASN Asal Bandung Barat Hilang Saat Mencari Burung di Hutan Subang, Ditemukan Tak Bernyawa

Sabtu, 11 Juli 2026 - 09:12 WIB

Dede Yusuf Tegaskan Keberhasilan Program MBG dan Kopdes Bergantung pada Tata Kelola

Jumat, 10 Juli 2026 - 23:08 WIB

Warga Bandung Barat Korban Terkaman Buaya di Banyuasin Tiba di Cililin, Tangis Keluarga Pecah Sambut Jenazah

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:46 WIB

Praktik Calo Masih Hambat PTSL di KBB, Dede Yusuf: Jangan Bebani Warga dengan Biaya Tambahan

Berita Terbaru