[ad_1]
Orang bereaksi terhadap konflik dengan salah satu dari dua cara berikut ini: meminimalkan atau memaksimalkan.
Dalam Terapi Hubungan Imago, kami menyebut Minimizer sebagai Turtle dan Maximizer sebagai Hailstorm. Hal ini berasal dari naluri kita yang paling mendasar untuk melindungi diri kita sendiri — ketika kita tidak merasa aman, kita melawan, melarikan diri, atau membeku.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dan tentu saja, mengingat kenyataan bahwa “ketertarikan yang berlawanan”, Hailstorms dan Turtles jatuh cinta. Pada awalnya, kualitas-kualitas yang berlawanan merupakan sumber daya tarik. Namun begitu konflik yang tak terhindarkan mulai muncul dalam hubungan, cara-cara protektif ini meningkatkan ketegangan hubungan.
Tarian Hailstorm-Turtle Dan Mengejar Keseimbangan
Ini adalah suara bawah sadar di dalam Hailstorm: “Saya akan membuat pasangan saya memberi saya lebih banyak perhatian dan cinta dengan meninggikan suara saya dan mengekspresikan perasaan dan pikiran saya dengan banyak energi.”
Pada saat yang sama, suara bawah sadar dalam diri Turtle berkata, “Saya akan membuat pasangan saya menghormati batasan saya dengan mundur lebih jauh lagi ke dalam cangkang saya yang terisolasi, mengecualikan mereka dari ruang pribadi saya, dan memikirkan segala sesuatunya sendiri.”
Dinamika Hailstorm-Turtle ini akhirnya berlanjut dengan konsekuensi yang drastis: Semakin banyak Turtle mundur, semakin banyak Hailstorm yang datang, dan sebaliknya, menciptakan siklus “Ini dia lagi” yang tidak pernah berakhir.
Sifat Yang Dinamis
Pertama, penting untuk menyadari dan memahami bahwa Anda dan pasangan memiliki dua cara yang sangat berbeda dalam menghadapi konflik dan stres.
Kura-kura membutuhkan jarak. Mereka menginginkan kebebasan. Mereka suka menghabiskan waktu sendirian, tenggelam dalam pikirannya sendiri. Beginilah cara mereka mengisi ulang.
Sebaliknya, hujan es berkembang pesat jika terjadi kontak. Energi mereka mengalir keluar, dan mereka lebih suka memproses perasaannya dengan orang lain.
Tidak ada cara yang benar atau salah.
Belajar Cara Menari Bersama
Selanjutnya, Turtles dan Hailstorms perlu belajar kembali cara menari bersama. Dan mereka melakukan ini dengan saling mengajari apa yang paling mereka ketahui.
Kura-kura perlu belajar bagaimana mengeluarkan energinya dan “muncul”. Dan Hailstorms perlu mempelajari kebijaksanaan Turtle dalam melangkah mundur dan menahan energinya.
Mereka belajar menjadi lebih mirip satu sama lain.
Ketika Turtle menjadi lebih seperti badai, dan Hailstorm menjadi lebih seperti kura-kura, keseimbangan dalam hubungan dipulihkan.
Harville Hendrix, Ph.D., adalah terapis pasangan dengan pengalaman lebih dari 40 tahun sebagai konselor, pendidik, pelatih klinis, penulis, dan dosen umum dan telah menerima banyak penghargaan atas karyanya dengan pasangan. Dia dan istrinya, Helen LaKelly Huntdibuat bersama Terapi Hubungan Imagoterapi untuk pasangan yang kini dipraktikkan oleh lebih dari 2.200 terapis bersertifikat di 30 negara.
[ad_2]
www.yourtango.com








