Hasil Penangkaran Kaburnya Puluhan Buaya di Cianjur, Ketua YPLHI Cianjur Bilang Begini

- Penulis

Kamis, 3 Oktober 2024 - 17:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[ad_1]

{Peristiwa}, SekitarKita.id – Ketua Yayasan Pegiat Lingkungan Hidup (YPLH) Indonesia Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Ahmad Jaelani merasa prihatin atas kaburnya sejumlah buaya dari penngkaran akibat jebolnya dinding penangkaran.

Ahmad Jaelani menilai kejadian tersebut, mungkin saja akibat kelalaian pihak pengelola penangkaran berkaitan dengan konstruksi bangunan tempat penangkaran yaitu kurang kokoh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau buaya- buaya yang kabur tidak segera ditangkap kembali dikawatirkan nantinya di sekitar pemukiman warga akan membentuk ekosistem atau habitat baru di kawasan aliran sungai Cianjur.

“Buaya-buaya nantinya akan bersikap agresif ketika mempertahankan tempatnya,” ungkapnya.

Menurutnya pula buaya karakternya konsisten dalam mempertahankan daerah kekuasaannya, dengan begitu kalau ada binatang lain atau manusia memasuki kawasannya pasti mereka menyerangnya.

Disamping itu, Ahmad Jaelani mempertanyakan, apakah pihak pemilik penangkaran buaya tersebut mempunyai izin yang resmi tidak ketika membuat penangkaran tersebut.

Menurut Ahmad Jaelani, informasi dari pihak warga masyarakat Gunung Calung, pihak pemilik penangkaran tidak pernah meminta izin kepada pihak warga.

Baca Juga:  Siaran Pers: PT Bambang Djaja - Pabrik Trafo Terpercaya di Indonesia

“Sementara waktu warga sekitar lokasi rpenangkaran buaya merasa cemas takut akan sewaktu- waktu diserang buaya yang berkeliaran,” terangnya.

Diberitakan, pnangkaran buaya di Kawasan Jebrod Gunung Calung, Kelurahan Sayang Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur Jawa Barat, jebol akibat hujan deras, Rabu, 3 Oktober 2024 malam.

Penangkaran buaya yang dihuni sebanyak 80 ekor buaya berukuran kecil dan besar itu, benteng tembok penangkaran buaya tersebut jebol.

Sontak saja malam itu, buaya pada kabur ke persawahan dan pemukiman penduduk yang ada di sekitar penangkaran.

Seekor buaya berukuran besar yang berhasil ditangkap warga diikat dan diseret untuk diamankan dari persawahan.

Untuk mengamankan buaya-buaya yang kabur, pegawai penangkaran dibantu warga dan petugas gabungan berusaha menangkap beberapa ekor buaya dengan ukuran 3 meter mencapai 5 meter tersebut.

Kapolsek Cianjur Kompol Cahyadi Mulya menyampaikan kepada jurnalis, Kamis, 3 Oktober 2024, kejadian jebolnya Penangkaran buaya, sebab hujan deras, dengan begitu tembok penangkaran jebol.

“Kejadian itu pertama kali diketahui oleh salah seorang pegawai galian pasir yang memang masih satu kawasan dengan penangkaran buaya tersebut,” kata Kapolsek.

Baca Juga:  search engine marketing UNTUK YouTube: Strategi Jitu Agar Video Dengan jumlah besar Penonton!

[ad_2]

Source link



Berita Terkait

Kai Properti Perkenalkan Lodge Truntum Cihampelas, Akomodasi Top rate Di Pusat Kota Bandung
Pasar Aset Kripto Menghijau, Bitcoin Tembus $ 111.000
Awal Juli Ramai! Kai Daop 1 Jakarta Layani Lebih Dari 251 Ribu Pelanggan Sepanjang Libur Sekolah
Portal berita indonsiadalamberita.com Perluas Jangkauan Lewat Kolaborasi Media Nasional
Xrp tiba-tiba saja naik 3%, apakah dampak riple cabut banding terhadap sec?
Permudah Mobilitas Pengguna, Kai Tambah Jumlah Bolak-balik LRT Jabodebek Mulai 1 Juli
Wujudkan Elektrifikasi Jalur Ka Serang
Indosaku Gandeng Kampus Bisnis Umar Usman BSD dalam Literasi Keuangan: “Pindar vs Pinjol” – Biar Nggak Salah Pilih!

Berita Terkait

Minggu, 13 Juli 2025 - 20:14 WIB

Kai Properti Perkenalkan Lodge Truntum Cihampelas, Akomodasi Top rate Di Pusat Kota Bandung

Kamis, 10 Juli 2025 - 20:13 WIB

Pasar Aset Kripto Menghijau, Bitcoin Tembus $ 111.000

Senin, 7 Juli 2025 - 20:13 WIB

Awal Juli Ramai! Kai Daop 1 Jakarta Layani Lebih Dari 251 Ribu Pelanggan Sepanjang Libur Sekolah

Jumat, 4 Juli 2025 - 20:10 WIB

Portal berita indonsiadalamberita.com Perluas Jangkauan Lewat Kolaborasi Media Nasional

Selasa, 1 Juli 2025 - 20:10 WIB

Xrp tiba-tiba saja naik 3%, apakah dampak riple cabut banding terhadap sec?

Berita Terbaru