Ini Raja Kasep, Bibit Domba Garut Asal Cililin KBB yang Harganya Rp30 Juta

- Penulis

Rabu, 23 Juli 2025 - 17:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ini Raja Kasep, Bibit Domba Garut Asal Cililin KBB yang Harganya Rp30 Juta

SEKITARKITA.id- Domba Garut bernama Raja Kasep dari Kecamatan Cililin mencuri perhatian dalam ajang Kontes dan Ekspo Perikanan dan Peternakan Kabupaten Bandung Barat (KBB), Rabu, 23 Juli 2025. Usianya baru 16 bulan, namun nilai jualnya telah menembus Rp30 juta.

Domba Garut berpostur gagah ini merupakan milik Nunu (25), peternak muda asal Cililin. Ia sangat bangga bisa membawa Raja Kasep ikut serta dalam kejuaraan bergengsi yang digelar Dinas Perikanan dan Peternakan (Dispernakan) KBB di Lapangan Pusdikav, Kota Baru Parahyangan, Desa Jayamekar, Kecamatan Padalarang.

Ajang tersebut dibuka langsung oleh Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail dan Wakil Bupati Asep Ismail, serta diikuti ratusan peserta dari berbagai wilayah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Nunu menyebut Raja Kasep adalah domba kesayangannya. Ia memperlakukannya dengan sangat spesial, bahkan seperti merawat manusia.

Raja Kasep dari Kecamatan Cililin mencuri perhatian dalam ajang Kontes dan Ekspo Perikanan dan Peternakan Kabupaten Bandung Barat (KBB). Foto: Abdul Kholilulloh
Raja Kasep dari Kecamatan Cililin mencuri perhatian dalam ajang Kontes dan Ekspo Perikanan dan Peternakan Kabupaten Bandung Barat (KBB). Foto: Abdul Kholilulloh

Salah satu perlakuan unik adalah memandikan Raja Kasep menggunakan air hangat dan menyemir tanduk dengan minyak telon agar mengilap saat tampil di kontes.

“Kalau mau dikonteskan, saya mandikan pakai air hangat supaya kulitnya mengkilap. Bulu-bulunya saya cukur rapi, tanduknya disemir minyak telon biar kinclong,” jelas Nunu kepada Sekitarkita.id dilokasi.

Baca Juga:  Akhiri Rutinitas G20 di Brasil, Presiden Prabowo Bertolak ke London

Untuk asupan, Nunu mengandalkan pakan biasa namun didukung dengan tambahan vitamin dari singkong dan pepaya agar stamina dan kesehatan domba tetap prima menjelang lomba.

Nunu (25), peternak muda asal Cililin pemilik Raja Kasep (foto: Abdul Kholilulloh)
Nunu (25), peternak muda asal Cililin pemilik Raja Kasep (foto: Abdul Kholilulloh)

Penilaian Ketat dan Harga Melambung

Menurut Nunu, dalam kontes domba Garut, kriteria penilaian juri mencakup postur tubuh, kecantikan, kualitas air susu, hingga anakannya. Jika memenuhi semua aspek tersebut, nilai jual domba bisa melambung tinggi.

“Kalau juara, harganya bisa naik drastis. Sekarang saja harga Raja Kasep kisaran sampai Rp30 juta,” ungkapnya.

Ia berharap pemerintah terus konsisten menggelar kontes sejenis untuk meningkatkan nilai ekonomi domba Garut dan kesejahteraan peternak lokal.

Sementara itu, dalam sambutannya, Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail menyampaikan apresiasi kepada seluruh pelaku sektor perikanan dan peternakan yang berpartisipasi.

Ia menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi sarana penting untuk mempromosikan produk unggulan daerah sekaligus bentuk nyata kehadiran pemerintah mendukung peternak dan pembudidaya.

“Kegiatan ini tidak sekadar kontes, tapi juga bentuk syukur atas capaian pembangunan sektor peternakan dan perikanan di KBB,” ujar Jeje.

Baca Juga:  Dorong Kualitas Layanan Publik di KBB, Bupati Jeje Resmi Angkat 5.812 PPPK Paruh Waktu

Ia menyebut, Bandung Barat memiliki potensi besar di sektor tersebut yang tersebar di 16 kecamatan. Mulai dari sapi potong, ayam petelur, ikan konsumsi, hingga domba Garut seperti Raja Kasep.

Namun, tantangan tetap ada, seperti terbatasnya ketersediaan pakan, isu kesehatan hewan, hingga minimnya regenerasi peternak muda.

“Maka dari itu, kami fokus pada peningkatan kualitas SDM, penguatan kelembagaan, dan penyediaan sarana- prasarana peternakan,” tegasnya.

 



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Apes! Mobil Box Pengangkut MBG Terperosok di Jembatan Gantung Bandung Barat
Pasca Puting Beliung Terjang KBB, Warga Padalarang Evakuasi Pohon Tumbang Tutup Akses Jalan
Kronologi Puting Beliung Terjang Bandung Barat, Rumah Warga Padalarang Rusak hingga Pohon Tumbang
Peduli Generasi Sehat, Bersama Pemkab P4KBB Terjunkan Penyuluh Stunting ke Sekolah dan Pesantren
Hari Santri 2026, Kiai se-KBB Desak Bupati Jeje Terbitkan Perbup Pesantren Cegah Kekerasan Seksual
Miris! Sewa Tempat Latihan Nunggak 10 Bulan, Mental Kontingen Bowling NPCI KBB Jelang Peparda 2026 Terganggu 
Derita Atlet Disabilitas KBB Jelang Peparda VII Jabar: Tak Ada Anggaran Latihan, Malah Diusir
Wali Kota Farhan Siagakan Bandung Dua Hari, 11 Polisi Jadi Korban Kericuhan Demo

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:51 WIB

Apes! Mobil Box Pengangkut MBG Terperosok di Jembatan Gantung Bandung Barat

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:28 WIB

Pasca Puting Beliung Terjang KBB, Warga Padalarang Evakuasi Pohon Tumbang Tutup Akses Jalan

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:54 WIB

Kronologi Puting Beliung Terjang Bandung Barat, Rumah Warga Padalarang Rusak hingga Pohon Tumbang

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:14 WIB

Peduli Generasi Sehat, Bersama Pemkab P4KBB Terjunkan Penyuluh Stunting ke Sekolah dan Pesantren

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:35 WIB

Hari Santri 2026, Kiai se-KBB Desak Bupati Jeje Terbitkan Perbup Pesantren Cegah Kekerasan Seksual

Berita Terbaru