SEKITARKITA.id – Di tengah pesatnya perkembangan dunia digital, peran komunikasi dan publikasi menjadi kunci penting dalam membangun citra sekaligus menyampaikan pesan kepada masyarakat.
Bagi Meutia Amanda (30), dunia konten kreatif bukan sekadar pekerjaan, tetapi juga menjadi ruang untuk menyalurkan passion sekaligus menyebarkan pesan tentang keberlanjutan lingkungan dan kesehatan masyarakat.
Perempuan yang tinggal di kawasan Cicendo, Kota Bandung ini dikenal sebagai sosok kreatif yang memiliki ketertarikan pada musik, bahasa, serta budaya asing.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Hobi bernyanyi dan bermain piano sudah menjadi bagian dari kehidupannya sejak lama.
Namun dari ketertarikannya pada dunia kreatif itulah, Meutia menemukan jalan untuk berkontribusi dalam berbagai gerakan sosial dan lingkungan.
Saat ini, Amanda—sapaan akrabnya—dipercaya menjabat sebagai Ketua Publikasi di PT Eggcologic Bumi Lestari sekaligus Pengawas Yayasan Equator Bumi Lestari.
Dua peran tersebut menempatkannya di garis depan dalam menyampaikan berbagai program sosial, edukasi gizi, serta kampanye lingkungan kepada masyarakat.
Perjalanan Amanda hingga terlibat di perusahaan yang bergerak di bidang pangan berkelanjutan ini bermula dari pertemuan yang tidak disengaja melalui media sosial.
Ia mengaku pertama kali mengenal pendiri perusahaan melalui Instagram saat diajak berkolaborasi dalam program bertajuk “1 Shirt 1 Tree”, sebuah gerakan sederhana yang mengajak masyarakat menanam pohon.
“Dari situ kami mulai saling mengenal dan berdiskusi. Ternyata kami memiliki visi yang sama, yaitu ingin berkontribusi untuk alam,” kata Amanda kepada SEKITARKITA.id, Sabtu 7 Maret 2026.
Kesamaan visi tersebut membuat Amanda akhirnya memutuskan untuk terlibat lebih jauh dalam beberapa bisnis yang dijalankan, termasuk di PT Eggcologic Bumi Lestari.
Berbekal pengalaman sebagai content creator sejak 2015, ia dipercaya menangani bidang publikasi dan komunikasi.
Konten Kreatif sebagai Sarana Edukasi
Bagi Amanda, dunia konten kreatif bukan hanya tentang hiburan atau tren media sosial.
Ia melihatnya sebagai sarana edukasi yang efektif untuk menyampaikan pesan kepada masyarakat.
Sebagai Ketua Publikasi, tanggung jawabnya cukup besar. Ia memastikan produksi konten berjalan konsisten dan menghadirkan informasi yang bermanfaat, khususnya terkait lingkungan hidup dan gizi masyarakat.
Salah satu fokus utama yang disampaikan melalui konten perusahaan adalah edukasi tentang manfaat telur sebagai sumber gizi penting bagi masyarakat.
“Konten yang kami buat tidak hanya tentang perusahaan, tetapi juga edukasi. Kami ingin masyarakat memahami manfaat gizi telur sekaligus pentingnya menjaga lingkungan,” jelas Amanda yang juga artis selebgram (selebritis instagram) dengan jumlah pengikut mencapai 251 ribu @meutia_amanda.
Untuk menjangkau audiens yang lebih luas, tim publikasi memanfaatkan format konten yang sedang populer di media sosial, seperti video pendek dan reels.
Menurut Amanda, masyarakat saat ini lebih menyukai konten yang singkat, padat, dan informatif.
“Netizen sekarang lebih kritis. Mereka suka konten yang tidak bertele-tele, tetapi tetap memberikan informasi yang bermanfaat,” katanya.
Dalam menjalankan tugasnya, Amanda tidak bekerja sendiri. Ia memimpin tim kreatif yang bertugas memproduksi berbagai materi publikasi perusahaan.
Agar tim tetap kreatif dan produktif, ia rutin mengadakan pertemuan untuk membahas ide, membagi peran, serta menentukan tanggung jawab masing-masing anggota.
Sebagian besar konten yang mereka produksi berasal dari aktivitas di lapangan, seperti kegiatan sosial, penanaman pohon, hingga edukasi masyarakat.
Namun bekerja langsung di alam tentu memiliki tantangan tersendiri.
“Tantangan terbesarnya biasanya cuaca dan medan yang sulit dijangkau. Tapi justru dari situ kami bisa menyajikan konten yang autentik,” ujarnya.
Selain di perusahaan, Amanda juga memegang peran penting di Yayasan Equator Bumi Lestari sebagai pengawas.
Tugasnya adalah memastikan seluruh program yang dijalankan yayasan berjalan transparan, tepat sasaran, dan sesuai dengan tujuan awal.
Beberapa program yang telah dijalankan yayasan antara lain, program pengentasan stunting, penanaman pohon atau reboisasi, program sosial berbasis masyarakat, dalam sejumlah kegiatan, yayasan juga berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk ekosistem digital Eggmpire Token, untuk mendukung program lingkungan.
Menurut Amanda, seluruh kegiatan yang dijalankan baik oleh perusahaan maupun yayasan memiliki satu nilai utama yang sama, yaitu keberlanjutan (sustainability).
“Semua program kami berlandaskan keberlanjutan. Tujuannya agar kegiatan sosial dan gerakan lingkungan bisa terus berjalan dan memberi dampak jangka panjang,” jelasnya.
Meski industri konten kreatif di Indonesia berkembang pesat, Amanda mengakui bahwa menyampaikan isu lingkungan melalui konten digital bukanlah hal yang mudah.
Menurutnya, tantangan terbesar adalah bagaimana membuat isu yang dianggap serius menjadi menarik dan dekat dengan generasi muda.
“Membuat konten lingkungan menjadi ‘pop’ memang tidak mudah. Tapi kami terus mencoba agar anak-anak muda bisa menikmati kontennya dan ikut tergerak melakukan perubahan,” katanya.
Di sisi lain, ia melihat peluang besar bagi generasi muda di bidang kreatif dan komunikasi digital. Era digital membuka ruang yang jauh lebih luas bagi siapa pun untuk berkarya tanpa batasan tempat maupun waktu.
“Sekarang peluangnya sangat besar. Tidak harus selalu bekerja di kantor dari jam sembilan sampai lima. Menjadi content creator pun bisa menjadi profesi yang menjanjikan,” ujarnya.
Di tengah kesibukannya mengelola publikasi perusahaan dan mengawasi kegiatan yayasan, Meutia tetap memiliki harapan sederhana namun bermakna besar.
Ia berharap berbagai program yang dijalankan oleh PT Eggcologic Bumi Lestari dan Yayasan Equator Bumi Lestari dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.
“Harapannya tentu agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat program-program kami,” katanya.
Baginya, keberhasilan bukan hanya diukur dari perkembangan perusahaan, tetapi juga dari dampak yang bisa diberikan bagi lingkungan dan masyarakat.
“Semoga melalui program-program ini kita bisa ikut membuat Indonesia menjadi lebih hijau, masyarakatnya lebih sehat, dan kesejahteraannya semakin meningkat,” tutup Meutia menandaskan.
Editor : Abdul Kholilulloh
Sumber Berita : Rilis








