Jaksa Australia membatalkan kasus miliarder Forrest terhadap Meta Oleh Reuters

- Penulis

Jumat, 12 April 2024 - 19:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[ad_1]

Oleh Byron Kaye

SYDNEY (Reuters) – Jaksa Australia telah menghentikan penuntutan pidana Meta oleh raja pertambangan Andrew Forrest atas apa yang disebutnya sebagai ribuan iklan penipuan mata uang kripto di Fb (NASDAQ 🙂 yang menampilkan wajahnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keputusan tersebut merupakan kemunduran bagi Forrest, pemilik 37% produsen bijih besi Fortescue Metals Workforce (OTC 🙂 dan orang terkaya kedua di Australia, dalam upayanya meminta pertanggungjawaban raksasa web tersebut atas iklan tersebut. Gugatan perdata terpisah yang dia ajukan terhadap Meta atas iklan di California sedang berlangsung.

Juru bicara Direktur Penuntutan Umum Persemakmuran mengatakan pada hari Jumat bahwa departemen tersebut menemukan tidak cukup bukti untuk melanjutkan penuntutan, namun tidak menjelaskan lebih lanjut.

Forrest menuduh Meta melanggar undang-undang anti pencucian uang Australia dengan mengizinkan penipu pihak ketiga menggunakan perangkat lunak dan platformnya untuk mengiklankan skema mata uang kripto palsu yang menampilkan foto wajahnya, sehingga membuat orang percaya bahwa Meta mendukung skema tersebut.

Baca Juga:  Kotak Fakta-AS dan Jepang mencapai kesepakatan di bidang pertahanan dan luar angkasa pada pertemuan puncak para pemimpin Oleh Reuters

Dia mengajukan gugatan berdasarkan undang-undang Australia yang memperbolehkan seseorang untuk menuntut perusahaan asing secara pidana dengan izin dari jaksa agung.

Forrest mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa keputusan untuk menghentikan kasus tersebut adalah “sebuah tragedi bagi orang tua dan kakek-nenek yang tidak bersalah yang telah kehilangan tabungan hidup mereka.”

Seorang juru bicara Meta mengatakan penipuan adalah ancaman yang kompleks, pelaku menggunakan setiap platform yang tersedia dan “simpati kami ditujukan kepada orang-orang yang terkena dampaknya”.

“Meta tidak menginginkan penipuan di platformnya dan kami akan terus bekerja tanpa lelah untuk mencegahnya dan melindungi pengguna kami,” kata juru bicara itu.

Forrest menambahkan bahwa dia akan terus melanjutkan kasus California, di mana dia menuduh perusahaan AS tersebut tidak mengambil langkah yang cukup untuk mencegah iklan tersebut.

Dalam pengajuan kasus tersebut, Forrest mengatakan Meta berjanji kepadanya pada tahun 2019 bahwa mereka akan membantu menghapus iklan penipuan yang menampilkan wajahnya, namun iklan tersebut terus muncul untuk pengguna Fb di Australia, sehingga mengakibatkan kerugian besar bagi orang-orang yang tertipu.

Baca Juga:  Minyak turun lebih dari $1 karena prospek suku bunga Fed memicu kekhawatiran permintaan Oleh Reuters

© Reuters.  Pendiri dan ketua eksekutif Fortescue Andrew Forrest berbicara selama wawancara dengan Reuters, di Beijing, Cina 23 Maret 2024. REUTERS/Tingshu Wang

Raksasa media sosial ini berpendapat bahwa undang-undang AS membebaskan platform web dari tanggung jawab atas konten yang diposting oleh pihak ketiga dan telah berupaya agar gugatan Forrest dibatalkan. Forrest berpendapat argumen Meta tidak legitimate, dengan alasan bahwa hukum AS hanya berlaku di dalam negeri.

Dari April 2023 hingga November 2023, lebih dari 1.000 iklan serupa muncul di Fb, menurut pengajuan Forrest.



[ad_2]

2024-04-12 19:44:51

www.making an investment.com



Berita Terkait

Harga Emas Antam 2 Juni 2026 Turun, Ukuran 0,5 Gram Dijual Mulai Rp1,437 Juta
Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!
Repo BI Kini Gunakan Obligasi Korporasi, Tingkatkan Likuiditas Pasar
Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar
Disperindag KBB Dorong 50 Produk IKM Tembus Pasar Modern, Ini Tantangannya
muslimai.ai: Sahabat Digital Gen Z untuk Refleksi, Ketenangan, dan Iman di Era Kegelisahan
Cara Menghilangkan Jerawat di Punggung Secara Alami dan Efektif
Soft Opening Master Baker Indonesia: Sekolah Baking Profesional Baru di Surabaya Barat

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:20 WIB

Harga Emas Antam 2 Juni 2026 Turun, Ukuran 0,5 Gram Dijual Mulai Rp1,437 Juta

Senin, 10 November 2025 - 05:15 WIB

Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!

Senin, 10 November 2025 - 04:30 WIB

Repo BI Kini Gunakan Obligasi Korporasi, Tingkatkan Likuiditas Pasar

Senin, 8 September 2025 - 09:20 WIB

Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar

Kamis, 3 Juli 2025 - 19:37 WIB

Disperindag KBB Dorong 50 Produk IKM Tembus Pasar Modern, Ini Tantangannya

Berita Terbaru

Ilustrasi sertifikat tanah (foto: jatimnesia.com)

Bandung Barat

Terungkap! Ini Fakta Dugaan Pungli PTSL di Ngamprah Bandung Barat

Sabtu, 6 Jun 2026 - 19:45 WIB

Komisi I DPRD Buka Peluang ASN KBB Ikut Kontestasi BPD 2026

Bandung Barat

Komisi I DPRD Buka Peluang ASN KBB Ikut Kontestasi BPD 2026

Sabtu, 6 Jun 2026 - 09:01 WIB