Jembatan Ambruk di Padalarang Picu Masalah Kesehatan, Warga Tiga RW Keluhkan Sampah dan Penyakit Kulit

- Penulis

Rabu, 16 Juli 2025 - 20:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

jembatan penghubung antar kampung di Desa Padalarang, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) terus meluas. foto: Abdul Kholilulloh/ dok. Sekitarkita.id

i

jembatan penghubung antar kampung di Desa Padalarang, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) terus meluas. foto: Abdul Kholilulloh/ dok. Sekitarkita.id

SEKITARKITA.id – Dampak ambruknya jembatan penghubung antar kampung di Desa Padalarang, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) terus meluas.

Setelah sebelumnya petani di Kampung Purabaya, Desa Jayamekar mengeluhkan gagal panen di lahan pertanian seluas 5 hektare, kini warga di tiga RW di Desa Padalarang mulai keluhkan gangguan kesehatan.

Keluhan datang dari warga RW 25 Kampung Sukamulya, RW 05 Kampung Rancabali, dan RW 06 Kampung Sukamaju yang mengaku terganggu dengan kondisi lingkungan pasca ambruknya jembatan pada 24 Maret 2025 lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pasca ambruk jembatan penghubung antar desa itu, sampah jadi menumpuk. Endapan sampah menimbulkan jentik nyamuk dan bau tidak sedap,” ujar Iman Taufik, tokoh pemuda Kampung Sukamulya, kepada Sekitarkita.id, Rabu (16/7/2025).

jembatan penghubung antar kampung di Desa Padalarang, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) terus meluas. foto: Abdul Kholilulloh/ dok. Sekitarkita.id
Jembatan penghubung antar kampung di Desa Padalarang, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) terus meluas. foto: Abdul Kholilulloh/ dok. Sekitarkita.id

Iman menyebutkan, kekhawatiran warga meningkat, pihaknya mengantisipasi muncul penyakit gatal-gatal. Ia pun meminta pemerintah segera bertindak sebelum masalah ini semakin meluas.

“Kami khawatir warga sekitar terserang penyakit kulit. Untuk itu, kami mendesak pemerintah segera memperbaiki jembatan yang ambruk ini, jangan terus ditunda-tunda,” tegasnya.

Baca Juga:  Regulasi Baru Terbit, Ratusan Kepala Sekolah di Bandung Barat Segera Menjabat

Senada, CP (52), tokoh masyarakat lain, menyampaikan bahwa jembatan yang rusak tersebut telah menutup saluran irigasi utama yang biasanya mengalirkan air dari PN Kertas ke sawah milik warga.

“Selokan dari PN Kertas tumpah, airnya meluber ke jalan dan tak sampai ke sawah. Akibatnya, sekitar 5 hektare sawah di Purabaya dan Jayamekar gagal panen hampir enam bulan ini,” ungkapnya.

Menurut CP, lambannya perbaikan jembatan diduga karena birokrasi berbelit, meskipun anggaran Dana Desa disebut-sebut sudah tersedia.

“Warga sudah beberapa kali menyampaikan keluhan. Ini akses vital untuk petani, anak sekolah, dan pedagang. Tapi sampai sekarang belum ada tindakan nyata,” keluh CP.

Saat ini, warga terpaksa menggunakan jembatan darurat dari bambu, yang dinilai sangat berisiko.

“Kalau sampai ada korban karena jembatan darurat ini, siapa yang tanggung jawab? Katanya Dana Desa sebesar Rp200 juta sudah ada, tapi belum ada transparansi penggunaannya,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Pemerintah Desa Padalarang maupun Pemerintah Kecamatan Padalarang terkait progres perbaikan jembatan tersebut.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Berita Terkait

Respons Cepat Wabup Asep Ismail Soal Bocah 11 Tahun Diduga Makan Rumput di Bandung Barat
Kisah Bocah Makan Rumput di Bandung Barat Berbuah Harapan, Pengusaha Muda Hendrik Buka Jalan Hidup Baru
Momen Wabup Asep Ismail Naik Motor di Tengah Aksi Buruh KBB, Soroti Tuntutan Kesejahteraan Pekerja
Wabup Bandung Barat Asep Ismail Sampaikan Pesan Mendagri di Hari Otda 2026, Soroti Kinerja Daerah
Rumah Warga di Batujajar Bandung Barat Ambruk, Butuh Bantuan Pemerintah
Pemprov Jabar Salurkan Kompensasi Tahap Kedua untuk Warga Terdampak Normalisasi Situ Ciburuy
Desakan Warga Menguat, Satpol PP KBB Usulkan Putus Listrik Tower PT Protelindo Padalarang
Kecelakaan Truk vs Motor di Padalarang Berujung Maut, Polisi Turun Tangan

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 07:32 WIB

Respons Cepat Wabup Asep Ismail Soal Bocah 11 Tahun Diduga Makan Rumput di Bandung Barat

Selasa, 28 April 2026 - 02:57 WIB

Kisah Bocah Makan Rumput di Bandung Barat Berbuah Harapan, Pengusaha Muda Hendrik Buka Jalan Hidup Baru

Senin, 27 April 2026 - 12:15 WIB

Momen Wabup Asep Ismail Naik Motor di Tengah Aksi Buruh KBB, Soroti Tuntutan Kesejahteraan Pekerja

Senin, 27 April 2026 - 11:44 WIB

Wabup Bandung Barat Asep Ismail Sampaikan Pesan Mendagri di Hari Otda 2026, Soroti Kinerja Daerah

Jumat, 24 April 2026 - 23:10 WIB

Rumah Warga di Batujajar Bandung Barat Ambruk, Butuh Bantuan Pemerintah

Berita Terbaru