DPRD KBB Setujui LKPJ 2025, Bupati Jeje Ritchie: Kemiskinan Turun 9,87 Persen

- Penulis

Selasa, 31 Maret 2026 - 21:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail memaparkan capaian dalam Rapat Paripurna penyampaian rekomendasi Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun Anggaran 2025 (foto: Abdul Kholilulloh)

i

Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail memaparkan capaian dalam Rapat Paripurna penyampaian rekomendasi Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun Anggaran 2025 (foto: Abdul Kholilulloh)

SEKITARKITA.id – Rapat Paripurna penyampaian rekomendasi Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun Anggaran 2025 digelar di Kantor DPRD Kabupaten Bandung Barat pada Selasa, 31 Maret 2026.

Dalam rapat tersebut, Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail menegaskan bahwa tahun 2025 menjadi tonggak awal transformasi pembangunan melalui visi “Bandung Barat Amanah”.

Menurutnya, tema pembangunan yang diusung yakni peningkatan ekonomi dan pemenuhan pelayanan dasar melalui pengembangan sumber daya manusia (SDM) serta infrastruktur, telah menjadi arah strategis dalam pemerataan kualitas hidup masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jeje memaparkan sejumlah indikator makro yang menunjukkan tren positif sepanjang 2025. Laju pertumbuhan ekonomi (LPE) tercatat mencapai 5,28 persen, melampaui target 5,07 persen.

Selain itu, PDRB per kapita mencapai Rp34,54 juta, lebih tinggi dari target Rp34,09 juta. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga meningkat menjadi 71,65 poin dari sebelumnya 70,77 poin.

Sidang Paripurna Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) tuai sorotan Selasa (31/3/2026), foto: Abdul Kholilulloh
Sidang Paripurna Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) tuai sorotan Selasa (31/3/2026), foto: Abdul Kholilulloh

Dari sisi kesejahteraan, tingkat kemiskinan berhasil ditekan hingga 9,87 persen, di bawah target maksimal 9,98 persen. Sementara tingkat pengangguran terbuka (TPT) berada di angka 6,60 persen.

Baca Juga:  Pria Asal Bandung Barat Diduga Diterkam Buaya di Banyuasin, Korban Masih Dalam Pencarian

“Distribusi pendapatan masyarakat juga semakin merata, tercermin dari rasio gini yang membaik menjadi 0,364 poin. Bahkan, Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) mencapai 65,85 poin, jauh melampaui target 59,59 poin,” jelas Jeje dalam keterangannya.

Namun demikian, pemerintah daerah mengakui masih terdapat kekurangan, khususnya dalam penyajian data stunting dan emisi gas rumah kaca yang belum optimal.

Dalam aspek pengelolaan keuangan, kata Jeje, realisasi pendapatan daerah mencapai Rp3,39 triliun atau 98,58 persen dari target Rp3,44 triliun.

“Pendapatan Asli Daerah (PAD) menyumbang Rp981,43 miliar atau 97,01 persen, sementara pendapatan transfer mencapai Rp2,41 triliun,” ujarnya.

Dikatakan Jeje, adapun realisasi belanja daerah mencapai Rp3,27 triliun atau 92,77 persen dari anggaran Rp3,52 triliun.

Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail memaparkan capaian dalam Rapat Paripurna penyampaian rekomendasi Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun Anggaran 2025 (foto: Abdul Kholilulloh)
Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail memaparkan capaian dalam Rapat Paripurna penyampaian rekomendasi Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun Anggaran 2025 (foto: Abdul Kholilulloh)

Sementara penerimaan pembiayaan dari SILPA tahun sebelumnya sebesar Rp78,23 miliar terealisasi 100 persen.

“Pemerintah daerah juga menerima catatan DPRD untuk menekan angka SILPA, khususnya yang berasal dari program yang tidak terlaksana,” terangnya.

Lebih lanjut Jeje paparkan, di sektor pelayanan dasar, capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) mencapai rata-rata 98,50 persen.

Baca Juga:  Prajurit Yonif TP 938 Pancasona Raih Podium 1 Pocari Sweat Run 2026 di Bandung

“Pada sektor pendidikan, harapan lama sekolah mencapai 12,26 tahun dan rata-rata lama sekolah meningkat menjadi 8,34 tahun,” sebutnya.

Sementara di sektor kesehatan, angka kematian ibu (AKI) turun menjadi 67,20 per 100.000 kelahiran hidup, serta prevalensi balita gizi buruk berhasil ditekan hingga 0,066 persen.

Dalam pembangunan infrastruktur, kondisi jalan mantap mencapai 78,80 persen, melampaui target 74,01 persen, dengan total penanganan jalan sepanjang 36,858 kilometer.

Komitmen Tindak Lanjut Rekomendasi DPRD

Menanggapi rekomendasi DPRD, Jeje menyatakan pihaknya menerima seluruh catatan strategis dan berkomitmen menindaklanjutinya dengan langkah konkret.

Beberapa langkah prioritas yang akan dilakukan antara lain percepatan penyelesaian sengketa tanah sekolah, revitalisasi sarana pendidikan, pemenuhan dokter spesialis, serta transformasi layanan puskesmas.

Selain itu, penguatan infrastruktur lingkungan akan dilakukan melalui optimalisasi sistem drainase, penambahan armada sampah, serta dukungan terhadap program rumah tidak layak huni (rutilahu).

“Pemkab Bandung Barat juga akan memperkuat tata kelola keuangan melalui digitalisasi sistem pajak dan retribusi guna meningkatkan transparansi dan mencegah kebocoran pendapatan,” kata Jeje kembali.

Baca Juga:  Mobil Tabrak Tiang PJU di Depan Pemkab Bandung Barat, Diduga Ban Pecah

Evaluasi belanja daerah juga akan diperketat, termasuk optimalisasi belanja modal agar menjadi penggerak utama ekonomi daerah.

Di sisi lain, pemerintah akan mendorong ekonomi inklusif melalui penguatan UMKM, sektor padat karya, serta pengembangan pertanian modern guna menciptakan lapangan kerja.

Langkah strategis lainnya adalah percepatan integrasi data melalui program Satu Data Daerah, khususnya terkait stunting dan lingkungan.

Selain itu, fungsi Inspektorat akan diperkuat melalui penerapan audit berbasis risiko serta peningkatan peran APIP sebagai sistem peringatan dini.

“Seluruh catatan ini akan menjadi acuan utama dalam penyempurnaan kebijakan tahun 2026 serta perencanaan pembangunan tahun 2027,” ujar Jeje menandaskan.

Rapat paripurna ini menjadi momentum evaluasi sekaligus pijakan penting bagi Pemerintah Kabupaten Bandung Barat dalam meningkatkan kualitas pembangunan yang lebih merata, transparan, dan berkelanjutan.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : liputan

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Viral! Siswi SMA Diduga Dikeroyok di Kedai GOR Trisanja Slawi Tegal, Ibu Korban Tuntut Keadilan
Dramatis! Comeback 2-1 atas Melbourne Victory di ACL Two, PERSIB Pastikan Lolos 16 Besar 
Chaos! Habib Bahar Pimpin Demo Tolak Konser Andrea Bocelli di JIExpo Kemayoran
Diwarnai Pembakaran dan Lemparan Petasan, Demo Ormas Islam Tolak Konser Andrea Bocelli Memanas
Mantan Kapolri Listyo Sigit Tersangka Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo
Pantes Infrastruktur Sekolah Bobrok, Eks Kepsek SMPN 2 Ngamprah Gelapkan Dana Bos Rp159 Juta
Gardu Listrik Keluarkan Gas, Bikin Warga Padalarang Bandung Barat Resah
Video Detik-detik Tanggul Sungai Cikalintu Bandung Jebol, Puluhan Rumah Terdampak

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 15:32 WIB

Viral! Siswi SMA Diduga Dikeroyok di Kedai GOR Trisanja Slawi Tegal, Ibu Korban Tuntut Keadilan

Rabu, 4 November 2026 - 17:01 WIB

Dramatis! Comeback 2-1 atas Melbourne Victory di ACL Two, PERSIB Pastikan Lolos 16 Besar 

Rabu, 4 November 2026 - 07:49 WIB

Chaos! Habib Bahar Pimpin Demo Tolak Konser Andrea Bocelli di JIExpo Kemayoran

Rabu, 4 November 2026 - 00:07 WIB

Diwarnai Pembakaran dan Lemparan Petasan, Demo Ormas Islam Tolak Konser Andrea Bocelli Memanas

Selasa, 3 November 2026 - 21:39 WIB

Mantan Kapolri Listyo Sigit Tersangka Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo

Berita Terbaru