[ad_1]
Menikah pada tanggal 14 Januari 1930, Mitchell dan Mattie Atkins dari Philadelphia Barat dihormati oleh keluarga dan rekan-rekan di pesta ulang tahun tahun 2010 yang merayakan 80 tahun pernikahan bersama yang sangat langka. Pada ketika itu, Tuan dan Nyonya Atkins bergabung dengan sekelompok pasangan yang sangat kecil tetapi luar biasa yang merayakan ulang tahun pernikahan ke-80.
Pada tahun 2021, Rekor Dunia Guinness mengkreditkan pernikahan terlama di AS dengan Eugene dan Dolores Gladu, yang menikah pada tanggal 25 Mei 1940. Pernikahan terlama yang tercatat, menurut Guinness, adalah pernikahan Herbert dan Zelmyra Fisher, yang berlangsung 86 tahun, 290 hari sebelum Herbert meninggal pada tahun 2011.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Apa saja rahasia yang bisa diungkap oleh pasangan suami-istri luar biasa ini? Dan apakah cinta masih dapat bertahan selamanya? Apakah cinta ditakdirkan untuk memudar? Jawabannya adalah tidak. Tetapi ada sejumlah hal yang bisa kita pelajari dari mereka yang telah membentuk hubungan yang sangat dalam dan langgeng.
Andai Anda mengenali tiga hal ini dalam pernikahan Anda, cinta akan tetap kuat:
1. Daya tarik
Kekuatan daya tarik adalah kimia. Hal ini menggerakkan hubungan dan seperti yang diungkapkan oleh Tuan Atkins sehingga menyentuh, hal ini bisa bertahan selamanya. Endorfin, hormon “perasaan baik”, bertanggung jawab atas kegembiraan dan kesenangan pertama. Dikenal dengan tahapan cinta romantis, ini dia pertama kalinya chemistry terasa di antara pasangan.
Begitu hubungan semakin dalam, oksitosin, hormon yang bertindak sebagai neurotransmitter, yang dikenal sebagai “hormon pelukan” dilepaskan membantu membentuk ikatan dan meningkatkan tingkat keterikatan satu sama lain.
Berasal dari bahasa Yunani untuk “kelahiran cepat”, oksitosin paling dikenal sebab efeknya pada tiga bidang:
- Stimulasi ASI
- Stimulasi kontraksi rahim saat melahirkan
- Ikatan keibuan
Diproduksi oleh pria dan wanita, oksitosin mempunyai manfaat tambahan yaitu menghasilkan perasaan nyaman dan puas. Ini bertanggung jawab atas perasaan santai dan koneksi kita dengan kekasih kita dan merupakan kunci ikatan.
Menariknya, oksitosin unik sebab semakin sejumlah besar oksitosin dilepaskan, semakin baik perasaan dan umpan baliknya, dan perasaan ini, pada gilirannya, melepaskan lebih sejumlah besar oksitosin.
Jadi, adakah pasang surut alami dalam cinta romantis? Ya, dengan setiap hal positif, hal negatif mungkin saja saja terjadi. Observasi juga memperlihatkan kepada kita bahwa stres akut menghambat pelepasan oksitosin dan memengaruhi berbagai perasaan seperti empati, kepercayaan, dan kemurahan hati, dengan begitu mengancam ikatan yang telah kita berdiri.
Kekuatan tarik-menarik terutama didasarkan pada kimia. Saat kita merasa tertarik pada seseorang, otak kita melepaskan hormon seperti dopamin, norepinefrin, dan oksitosin, menciptakan kesenangan, kegembiraan, dan ikatan.
Hormon-hormon ini memicu reaksi kimia dalam diri kita yang berkontribusi pada persepsi kita tentang ketertarikan. Sebuah studi tahun 2021 yang diterbitkan dalam Views on Mental Science menemukan bahwa meski demikian chemistry memainkan peran penting dalam ketertarikan awal, keberhasilan hubungan jangka panjang bergantung pada kompatibilitas, nilai-nilai bersama, dan komunikasi.
Tetapi, kesadaran ini memberi kita kesempatan untuk mencegah stres, dan semakin memperdalam ikatan kita sebab teorinya adalah, begitu oksitosin dilepaskan, seseorang hanya perlu lihat pasangannya untuk melepaskan lebih sejumlah besar oksitosin.
Pelepasannya bertanggung jawab atas perasaan hangat yang Anda mendapatkan, hanya dengan lihat pasangan Anda berjalan ke arah Anda dengan senyuman dan tatapan istimewanya yang ditujukan khusus untuk Anda. Dengan demikian, siklus tersebut mulai berjalan.
Semakin sejumlah besar oksitosin yang dilepaskan, perasaan menjadi semakin kuat, dan selanjutnya semakin sejumlah besar oksitosin yang dilepaskan, dan seterusnya mencapai ikatan semakin dalam.
2. Apresiasi
Anna Shvets / Pexels
Pasangan yang telah lama menjalin hubungan secara naluriah mengetahui kunci untuk mengembangkan dan memelihara hubungan yang sejati: bahwa pasangan harus segera menghargai satu sama lain, setiap hari.
Seiring dengan tindakan seperti menetapkan kencan malam rutin hanya untuk Anda berdua, berikan penghargaan verbal yang positif kepada pasangan Anda setiap hari. Cara yang sangat efektif untuk memperlihatkan hal ini adalah dengan menyampaikan, “Saya menghargai ketika Anda ______ sebab itu membuat saya merasa ______.
Meluangkan waktu untuk memikirkan dengan matang bagaimana Anda akan mengisi kalimat tersebut dengan begitu kalimat tersebut benar-benar menyampaikan keunikan pasangan Anda dan tempatnya dalam hidup dan hubungan Anda. Terapis dan pakar hubungan Dr. Terri Orbuch, PhD, menemukan sejumlah besar manfaat menyampaikan rasa syukur dalam suatu hubungan.
Dia mendesak pasangan untuk tidak hanya menyampaikan rasa terima kasih mereka secara verbal namun juga menunjukkannya. Meski demikian hal ini mungkin saja terlihat berbeda bagi setiap orang, Dr. Orbuch menjelaskan, “Kunci untuk memperlihatkan rasa terima kasih kepada pasangan Anda adalah dengan lihat dunia melalui matanya.”
3. Kesediaan untuk dapat mencari bantuan
Cinta romantis memang merasakan pasang surut, namun seperti yang kita melihat, dengan memakai apa yang kita ketahui tentang chemistry dan perannya dalam perasaan terikat dan terhubung, kita bisa mengendalikannya untuk membantunya mengalir sesuai keinginan kita.
Menjaga romantisme dalam suatu hubungan tidak selalu mudah; kita semua ditarik ke berbagai arah berbeda setiap hari.
Tetapi, ada kemungkinan untuk belajar menjaga pernikahan Anda agar tidak terjadi perselingkuhan, mempelajari keterampilan komunikasi, mengembangkan alat untuk memberhentikan konflik, menciptakan keintiman dan gairah, dan sejumlah besar lagi. Tip: andai Anda mendapati diri Anda tertarik pada orang lain, anggap itu sebagai peringatan!
Dan andai Anda baru memulai bolak-balik luar biasa yaitu pernikahan, pertimbangkan terapi pranikah. Pernikahan memang mengasyikkan, namun juga merupakan saat yang tepat untuk konflik.
Sebuah studi tahun 2021 yang diterbitkan di Frontiers in Sociology mengeksplorasi hambatan dan fasilitator dalam mencari tau bantuan dari mitra. Observasi ini mengkhususkan diri dalam faktor-faktor yang mempengaruhi apakah seseorang akan mencari tau dukungan, termasuk persepsi kualitas hubungan, ketakutan akan kerentanan, peran gender, gaya komunikasi, dan persepsi kemampuan pasangan untuk membantu.
Sebagai hadiah pernikahan untuk diri Anda sendiri, carilah bantuan dari terapis yang berspesialisasi dalam terapi pranikah yang bisa membantu Anda mengatasi masalah hubungan yang kompleks seperti ekspektasi cara hidup, masalah dan kebiasaan pribadi, penyelesaian masalah, agama dan nilai-nilai, keintiman, keuangan, dan sejumlah besar lagi.
Terakhir, tidak peduli apakah Anda sudah menikah sebulan, setahun, atau sepuluh tahun, agar selalu diingat mungkin saja kata-kata paling fasih yang diucapkan Mattie di akhir pesta ulang tahun mereka: “Cinta, cinta, saling mencintai. Indah sekali. — indahnya menjadi tua dan masih saling mencinta di usia kita.”
Mary Kay Cocharo adalah terapis pernikahan dan keluarga berlisensi di praktik swasta di Los Angeles Barat, California.
[ad_2]
Sumber: yourtango








