Ketua DPRD KBB Dukung KUA-PPAS 2025: Anggaran Harus Berpihak ke Rakyat

- Penulis

Kamis, 7 Agustus 2025 - 14:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB), Muhammad Mahdi Idris (foto: ilustrasi/ Abdul Kholilulloh)

i

Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB), Muhammad Mahdi Idris (foto: ilustrasi/ Abdul Kholilulloh)

SEKITARKITA.id — Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB), Muhammad Mahdi Idris, menyatakan dukungan penuh terhadap arah kebijakan anggaran yang disampaikan Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, dalam Rapat Paripurna Pembahasan Dokumen Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2025.

Menurut Mahdi, prinsip utama dalam penyusunan anggaran daerah harus menitikberatkan pada keberpihakan terhadap rakyat dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di berbagai lapisan.

“Anggaran bukan sekadar angka, tapi cermin keberpihakan kepada rakyat. Setiap rupiah yang direncanakan harus menjawab kebutuhan masyarakat, terasa manfaatnya secara nyata, merata, dan menyentuh akar rumput,” tegas Mahdi saat dihubungi wartawan, Kamis (7/8/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB), Muhammad Mahdi Idris (foto: ilustrasi/ Abdul Kholilulloh)
Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB), Muhammad Mahdi Idris (foto: ilustrasi/ Abdul Kholilulloh)

Mahdi menilai, setelah 18 tahun KBB berdiri, sudah saatnya masyarakat merasakan pelayanan publik yang layak dan kesejahteraan yang lebih merata. Ia menyatakan sepakat dengan arahan kebijakan Bupati yang menempatkan rakyat sebagai prioritas utama dalam perencanaan anggaran.

“Sudah cukup lama KBB berdiri. Maka wajar jika masyarakat berharap hidup yang lebih layak, bahkan sampai sejahtera,” ungkapnya.

Baca Juga:  Tak Direstui, Pria Tewas Ditemukan Gantung Diri di Serang Bekasi, Polisi Ungkap Kronologi Awal

Lebih lanjut, Mahdi menegaskan bahwa DPRD akan menjalankan fungsi pengawasan secara ketat terhadap pengelolaan anggaran, agar setiap program yang dirancang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

“Insyaallah, secara bertahap sudah mulai terlihat. Contoh kecilnya perbaikan jalan hotmix atau pengecoran yang terus dilakukan. Ini bentuk nyata pelayanan langsung kepada rakyat,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan optimisme bahwa kolaborasi erat antara legislatif dan eksekutif akan mempercepat tercapainya tujuan pembangunan di Bandung Barat.

“Kami di dewan optimis. Masyarakat pun mulai menyadari bahwa berbagai upaya terus dijalankan demi kemaslahatan bersama,” tambah Mahdi.

Tak hanya soal infrastruktur, Mahdi juga menyoroti masih banyaknya Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di wilayah KBB. Berdasarkan data dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim), jumlah RTLH saat ini mencapai 15.479 unit.

“Kita sudah urai program-program setiap dinas yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat, termasuk program Desa Caang yang insyaallah akan dieksekusi di 16 ribu titik,” paparnya.

Mahdi berharap seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bisa bergerak lebih maksimal dalam penggunaan anggaran. Menurutnya, percepatan pembangunan hanya bisa tercapai jika semua pihak fokus dan sigap dalam menjalankan program.

Baca Juga:  241 Ribu Jamaah Haji 2024 Menjadi Jumlah Terbanyak Sepanjang Sejarah di Indonesia, Kang Ace Beberkan Tata Kelola Dana Haji yang Mulai Membaik

“Betapa nikmatnya jika semua OPD bergerak dengan memaksimalkan anggaran yang menyentuh langsung kebutuhan rakyat,” pungkasnya.

Dengan sinergi antara DPRD, Pemerintah Daerah, dan partisipasi aktif masyarakat, Mahdi optimistis arah kebijakan anggaran 2025 akan menjadi tonggak penting dalam mewujudkan Bandung Barat yang lebih sejahtera dan merata.

 



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Berita Terkait

Geram! Guru Hamil Dipecat, Wabup Asep Ismail Bakal Panggil Kemenag dan Kepsek MTs Muslimin Citapen
Dari Lintasan Balap Disabilitas ke Mimbar Paripurna, Atlet NPCI Venny Bacakan Sejarah KBB
Pemilihan BPD di Padalarang, Duseng Siap Kolaborasi Pentahelix dengan Pemdes Jayamekar
Paripurna HUT KBB ke-19, Jeje Bongkar Masalah Kemiskinan Ekstrem dan Minimnya Lapangan Kerja
HUT KBB ke-19, Dinkes Bandung Barat Tegaskan Pelayanan Kesehatan Jadi Prioritas Utama
Di Balik Megahnya HUT KBB ke-19, NPCI Minta Pemerintah Penuhi Janji Perhatikan Olahraga Disabilitas
Model Kebaya Syahnaz Sadiqah Jadi Inspirasi Busana Anggun ala Istri Pejabat di HUT KBB ke-19
Perbup Pesantren Jadi Kado Istimewa di Momentum HUT KBB ke-19

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:50 WIB

Geram! Guru Hamil Dipecat, Wabup Asep Ismail Bakal Panggil Kemenag dan Kepsek MTs Muslimin Citapen

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:45 WIB

Dari Lintasan Balap Disabilitas ke Mimbar Paripurna, Atlet NPCI Venny Bacakan Sejarah KBB

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:18 WIB

Pemilihan BPD di Padalarang, Duseng Siap Kolaborasi Pentahelix dengan Pemdes Jayamekar

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:11 WIB

Paripurna HUT KBB ke-19, Jeje Bongkar Masalah Kemiskinan Ekstrem dan Minimnya Lapangan Kerja

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:42 WIB

HUT KBB ke-19, Dinkes Bandung Barat Tegaskan Pelayanan Kesehatan Jadi Prioritas Utama

Berita Terbaru