[ad_1]
Dari KREDIT ANALIS KE Investor Properti
Bolak-balik Pipo Berawal Dari Dunia Kerja Sebagai Kredit Annis di Jakarta. Saat Itu, ia Dengan jumlah besar Lihat Bagaimana Aset Seperti Mobil Sewaan Dapat Membiayai Angsuranya Sendiri. IDE INI MELEKAT DALAM PIKIRANNAA.
Setelah membaca buku ayah kaya ayah miskin, ia makin percaya bahwa aset seharusnya dapat Menghasilkan pendapatan lebih besar sekali Dari cicilananya. Konsep Sederhana, TAPI BUTUH Waktu Berlahun-Tahun HINGA BENAR-BENAR BISA Dipraktikkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
2005–2008: Mensari Houses Yang “Nyicil Dirinya Sendiri”
PIPO SEMPAT Keliru. Awalnya ia menari rumah Sewaan, tapi tidak ada satupun Yang Penghasilanya Melebihi Angsuran. Mencapai Pada akhirnya, IA Menemukan Version Properti Yang Mampu Mengangsur Dirinya Sendiri Ketika Sang Istri Mencari tau Kos-Kosan Di Daerah Karet. Saat Itu, ia Menyadari di Kontek Indonesia Munckin Bukan Rumah Sewa, Namun Kos/Kontrakan.
Dari Situlah Pencerahan Datang. IA Menemukan Properti 20 Pintu Kontrakan Di Karawaci Seharga Rp550 Juta Delangan Cicilan Rp7 Juta/Bulan, Sementara waktu Potensi Penghasilan Dari Sewa Sewa Sampai Rp11 Juta/Bulan.
Masalahnya BerIKUTYA TIBA: Ia Tak Panya Uang UNTUK DP. Dari Sana Pipo Pada akhirnya Mencari tau Cara UNTUK KREDIT Dan Pinjaman Financial institution UNTUK DP-Nya.
DENGAN MEMILIH PROPERTI DENGAN BISNIS DI ATASYA JUGA Pengelolaan Dana Yang Baik, Pipo Percaya Pada Pada akhirnya Properti Tersebut Dapat Melunasi Dirinya Sendiri.
Bangkrut & Titik Balik
Pada Tahun 2008, Pipo Merasakan Kebangkrutan Sebab Bisnisnya Gagal Dibayar RP200 Juta Oleh Klien. Akan Namun, Justru Dari Keterpurukan Itu, Ia Menemukan Properti Yang Benar-Benar Cocok: 3 Ruko Di Daan Mogot, Yang Andai Disulap Jadi Kos 28 Kamar Dapat Menghasilkan Rp18 Juta/Bulan, Sementara waktu Angsurny.
Itulah Properti Pertamanya Yang Resmi Ia Beli Tanpa Modal Pribadi, Dan Langsung Menghasilkan Penghasilan> Angsuran.
Dari Properti Ke Bisnis, Dari Bisnis Ke Komunitas
Tak Berhenti Di Properti, Pipo Mulai Merambah Dunia Franchise: Minimarket, Warteg, Toko Roti, Motor Ban Waralaba Sampai.
Tetapi, ia Menyadari Satu Hal Penting:
“Saya Bukan Jago Bisnis. TAPI SAYA JAGO MEMBANGUN PROPERTI, Mengelola Keuangan, Dan Menghubungkan Orang-Orang.”
Alih-Alih Mengelola Sendiri, ia Membiarkan Orang Lain Menjalankan Bisnis Di Atas Houses, Sementara waktu ia Mengata Sisi Properti dan Pembiayayaa.
3 strategi Pilar Komodo
Kuasai Propertifokus Pada Lokasi, Sewa Potensi, Dan Hitungan Roi Jangka Panjang.
Bangkit Bisnis di Atasnyatak Haru Bisnis Sendiri – Dapat Kolaborasi, usaha patungan, waralaba Atau.
Kendalikan Keuangancari Modal Itu Muda. Yang sulit adalah sahaya angsuranya secara konsisten. MAKA PASTIMAN PENDAPATAN> ANGSURAN.
Komunitas Pipo: Dari Indonesia Ke Dunia
Sejak 2016, Pipo Membentuk Komunitas Edukasi Properti Bernama Pipo. Sementara, Anggotanya Tersebar Dari Sabang Mencapai Merauke, Bahkan Sampai Amerika Serikat, Belanda, Hingan Kuwait.
Yanggakan: Anggota Dengan jumlah besar Kini Mempunyai Minimarket Dan Properti Lebih Dengan jumlah besar Dari Yang Ia Miliki Sendiri. “Saya Paling Paling Senang Dengar Cerita Yang Yang Dulu Susah, Sekarang Punya Bisnis Dan Properti Yang Menghasilkan. ITU KEPUASAN TERSENDIRI,” Ujarnya.
Pendapatan pasif adalah kenisayaan
Pipo Yakin, Setiap Orang Hapius Bangkit Pasif Penghasilan – Entah Lewat Properti, Bisnis, Atau Kombinasi Keduanya. Sebab Satu Saat Nanti, Waktu Akan Menjadi Batas Alami Manusia.
“Kerja Boleh Ogah, Ngangsurnya Ogah, DP-Nya Ogah … Tapi Penghasilan-Ngalir.
Dan ia Sedang Mempersiapkan Langkah Lebih Besar: Platform Crowdfunding Houses Agar Masyarakat Dapat Ikut Berinvestasi Kecil-Kecilan Dan Panya Aset Nyata.
[ad_2]
Sumber: vritimes








