Libur Lebaran, BMKG sebut cuaca ekstrem bakal terjadi di kawasan Lembang 

- Penulis

Kamis, 11 April 2024 - 18:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung Barat | SekitarKita.id,- Stasiun Klimatologi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Bandung memprediksi selama libur lebaran, hujan ringan hingga lebat bakal merata di seluruh Jawa Barat.

Kendati itu, bagi wisatawan yang hendak berkunjung ke kawasan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada momen libur Lebaran 2024 diminta mewaspadai cuaca ekstrem.

Hal ini dikatakan, Kepala BMKG Stasiun Bandung, Teguh Rahayu saat ditemui di Lembang, Rabu (10/4/2024) kemarin. Ia menyebut, berdasarkan kondisi dinamika cuaca dan juga hasil observasi cuaca baik dari satelit dan radar cuaca.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita prakirakan kondisi cuaca untuk arus mudik dan libur Lebaran dari 9 sampai 14 April, cuaca berawan namun berpotensi hujan ringan dan lebat,” kata Ayu.

Dikatakan Ayu, di tanggal tersebut, potensi hujan yang mengguyur termasuk di kawasan Lembang dan sekitarnya bakal terjadi mulai siang hingga sore hari.

“Terutama potensi hujan lebat akan berpeluang terjadi di tanggal 9 sampai 14 April itu tadi, mulai siang sampai sore hari. Kondisi hujan itu merata di seluruh Jawa Barat,” ujar Ayu kembali.

Baca Juga:  3 Tersangka Sindikat Uang Palsu Diringkus Polres Cimahi

Mengingat pentingnya waspda akan terjadi bencana di cuaca ektrem, pihaknya mengimbau wisatawan dan pemudik, supaya mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi seperti longsor, banjir, angin kencang, hingga pohon tumbang.

“Imbauannya untuk yang mudik dan liburan, kita minta agar memperhatikan kondisi cuaca dan potensi bencana hidrometeorologis, seperti hujan lebat skala lokal yang sering terjadi, kemudian hujan angin malam sampai siang,” jelas Ayu.

Untuk wisatawan yang bakal berkunjung ke Lembang kemudian ke pantai di wilayah Jawa Barat, agar senantiasa mengecek prakiraan cuaca setiap harinya.

“Intinya baik pemudik dan wisatawan, prepare dulu melihat info BMKG, lihat jadwal terjadinya hujan, dan sesuaikan dengan destinasi, terutama daerah pegunungan yang rawan terjadinya longsor. Kemudian yang di pantai perhatikan gelombang tinggi,” tutur Ayu menandaskan.

Foto: tangkapan video drone @sahabat hen-hen



Penulis : Abdul Kholilulloh

Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KPK OTT di Kabupaten Bogor, Fahd A Rafiq dan Mantan Bupati Kebumen Diamankan
Soal Liburan ke Pangandaran di Tengah Isu Keracunan, Pemdes Cipeundeuy Padalarang Bongkar Faktanya
Misteri Dugaan Keracunan MBG Belum Terungkap, Kepsek SDN 2 Cipeundeuy Ungkap Kronologinya
SPPG Padalarang Disuspend 20 Hari, BGN Temukan Masalah Pencucian Ompreng
Brigez Indonesia Jalin MoU dengan SKB KBB, Perkuat Pendidikan Kesetaraan 2026
Sidak SPBE Patra Niaga Padalarang, Wamendag Dyah Roro Pastikan LPG 3 Kg Sesuai Timbangan 
Mobil Tabrak Tiang PJU di Depan Pemkab Bandung Barat, Diduga Ban Pecah
Kanaya Whu Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker, Dedi Mulyadi Kenang Karyanya Lewat Lagu

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 08:51 WIB

KPK OTT di Kabupaten Bogor, Fahd A Rafiq dan Mantan Bupati Kebumen Diamankan

Senin, 14 September 2026 - 19:25 WIB

Soal Liburan ke Pangandaran di Tengah Isu Keracunan, Pemdes Cipeundeuy Padalarang Bongkar Faktanya

Senin, 14 September 2026 - 18:58 WIB

Misteri Dugaan Keracunan MBG Belum Terungkap, Kepsek SDN 2 Cipeundeuy Ungkap Kronologinya

Senin, 14 September 2026 - 17:12 WIB

SPPG Padalarang Disuspend 20 Hari, BGN Temukan Masalah Pencucian Ompreng

Senin, 14 September 2026 - 16:45 WIB

Brigez Indonesia Jalin MoU dengan SKB KBB, Perkuat Pendidikan Kesetaraan 2026

Berita Terbaru