Lima Paslon Paparkan Jawaban Panelis di Debat Pamungkas Pilbup KBB

- Penulis

Selasa, 19 November 2024 - 10:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SekitarKita.id – Debat publik kedua dan terakhir pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Bandung Barat (KBB) sukses digelar pada Senin (18/11/2024) di Lodge Novena, Lembang.

Adapun tema yang diusung untuk debat pamungkas kali ini, yakni “Penguatan Tata Kelola Pemerintahan yang Akuntabel dan Inovatif untuk Mewujudkan Pelayanan Publik yang Berkeadilan bagi Masyarakat Kabupaten Bandung Barat”.

Acara ini diikuti lima pasangan calon dengan penyampaian visi, misi, dan jawaban atas pertanyaan panelis sebagai inti diskusi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Paslon kelima yakni.

1. Didik Agus Triwiyono dan Gilang Dirga
2. Jeje Ritchie Ismail dan Asep Ismail
3. Hengky Kurniawan dan Ade Sudrajat
4. Edi Rusyandi dan Unjang Asari
5. Sundaya dan Asep Ilyas

Jawaban Paslon terhadap Pertanyaan Panelis

1. Transformasi Virtual – Paslon Nomor 1 (Didik Agus Triwiyono dan Gilang Dirga)

Paslon nomor urut 1 mendapat pertanyaan tentang implementasi Sistem Pelayanan Berbasis Elektronik (SPBE).

Didik menekankan perlunya pelatihan khusus bagi birokrat untuk memastikan pelayanan berbasis elektronik berjalan optimal.

Baca Juga:  Suhu Jelang Pilkada Cianjur Semakin Panas, Ratusan Baliho dan Banner Pasangan Deden Nasihin-Efa Fatimah Dirusak OTK

“SPBE harus segera memberikan pelayanan yang lebih mudah, murah, dan cepat.Tetapi, tujuan implementasinya masih belum tercapai, sehingga perlu penguatan kapasitas birokrat,” tutur Didik.

2. Penegakan Perda Nomor 8 Tahun 2018 – Paslon Nomor 2 (Jeje Ritchie Ismail dan Asep Ismail)

Paslon nomor urut 2 membahas langkah tegas dalam menerapkan Perda keterkaitan penyediaan lapangan kerja.

Jeje dalam pemaparannya menekankan pentingnya pelatihan bagi perusahaan yang melanggar aturan.

“Kami akan tegas. Andai ada pelanggaran, pelatihan adalah langkah awal. Kami berkomitmen untuk mengabdi, bukan mencari tau kekuasaan,” tegas Jeje.

3. Keselarasan RPJMD dan RPJMN – Paslon Nomor 3 (Hengky Kurniawan dan Ade Sudrajat)

Paslon nomor 3 mendapat pertanyaan keterkaitan hubungan antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten dalam menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Hengky menggarisbawahi pentingnya koordinasi.

“Pemda adalah kepanjangan dari pusat dan provinsi. Untuk memastikan pembangunan berjalan selaras, kuncinya adalah koordinasi yang baik,” tutur Hengky.

4. Tata Kelola Pemerintahan yang Baik – Paslon Nomor 4 (Edi Rusyandi dan Unjang Asari)

Baca Juga:  GloRilla Merayakan Posisi No. 1 di Rapper Feminin Paling Paling kekinian di Billboard – Data Loader

Paslon nomor urut 4 menjawab pertanyaan tentang tata kelola pemerintahan yang baik (good governance).

Edi transparansi dan partisipasi publik sebagai langkah utama.

“Masyarakat harus dapat mengakses, terutama terkait anggaran. Keputusan dan program pemerintah harus melibatkan aspirasi publik agar tata kelola pemerintahan menjadi informasi yang lebih baik,” kata Edi.

5. Wawasan Kebangsaan – Paslon Nomor 5 (Minggu dan Asep Ilyas)

Paslon nomor urut 5 mendapatkan pertanyaan tentang strategi memperkuat privasi kebangsaan di masyarakat.

Sundaya menekankan pentingnya penanaman nilai-nilai Pancasila.

“Kebinekaan adalah anugerah dari Allah. Kami akan memperkuat pemahaman masyarakat tentang pentingnya hidup berbangsa dan menjaga nilai-nilai Pancasila,” jelas Sundaya.

Sementara itu, Ketua KPU KBB, Ripqi Ahmad Sulaeman mengatakan, debat Pamungkas ini merupakan ajang masyarakat memahami visi dan misi Paslon Bupati dan wakil Bupati.

Ketua KPU KBB, Ripqi Ahmad Sulaeman (foto: Abdul Kholilulloh)
Ketua KPU KBB, Ripqi Ahmad Sulaeman (foto: Abdul Kholilulloh)

Rizqi menilai debat ini berjalan lancar dan sesuai harapan. Kendati waktu pelaksanaan sempat mundur dari jadwal sebelumnya.

“Melalui debat ini, masyarakat dapat mengetahui visi, misi, dan program paslon. Kami harap warga dapat memilih berdasarkan pemahaman, bukan ajakan pihak lain,” ujar Ripqi.

Baca Juga:  2 tahun Talons resto, kupat tahu Padalarang disajikan untuk bukber bareng yatim-piatu

Ia juga menekankan pentingnya menjaga komitmen Pilkada damai.

“Kami meminta seluruh paslon berkompetisi secara sehat tanpa saling menjatuhkan,” tutupnya.

“Debat pamungkas ini diharapkan menjadi tolok ukur bagi masyarakat KBB dalam menentukan pilihan di Pilkada 2024, demi masa depan daerah yang lebih baik,” tandasnya.

Tautan sumber



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Laporan: Taufik/ Adul

Berita Terkait

PT Royal Buka Suara soal Aksi Unras di Padalarang, Sebut Bukan Akibat Pergantian Vendor
Terkuak, Disnaker KBB Bongkar Peran PT Aira Jadi Pemicu Aksi Unras di PT Royal Padalarang
PHK Diduga Sepihak Picu Kemarahan Warga, PT Royal di Padalarang Diblokade Massa
Berobat Sepulang Kerja Kini Bisa, Pemkot Cimahi Resmikan Klinik Sore di Padasuka
Harganas ke-33, Walkot Cimahi Adhitia Ingatkan Peran Keluarga Tak Boleh Luntur di Tengah Gempuran Era Digital
Fenomena Hujan Kapur Viral di Cipatat, DLH KBB Mulai Periksa Perusahaan Penghasil Debu
Fraksi PDIP KBB Semprot Kinerja SKPD, Minta Bupati Jeje Larang Kadis Mangkir Rapat Paripurna
Realisasi APBD Bandung Barat 2025 Tembus 98,58 Persen, Pendapatan Rp3,39 Triliun Berbuah Opini WTP BPK

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 22:41 WIB

PT Royal Buka Suara soal Aksi Unras di Padalarang, Sebut Bukan Akibat Pergantian Vendor

Selasa, 30 Juni 2026 - 17:29 WIB

Terkuak, Disnaker KBB Bongkar Peran PT Aira Jadi Pemicu Aksi Unras di PT Royal Padalarang

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:43 WIB

PHK Diduga Sepihak Picu Kemarahan Warga, PT Royal di Padalarang Diblokade Massa

Selasa, 30 Juni 2026 - 08:38 WIB

Berobat Sepulang Kerja Kini Bisa, Pemkot Cimahi Resmikan Klinik Sore di Padasuka

Senin, 29 Juni 2026 - 21:22 WIB

Fenomena Hujan Kapur Viral di Cipatat, DLH KBB Mulai Periksa Perusahaan Penghasil Debu

Berita Terbaru