Memberdayakan Petani Susu Lokal untuk Ketahanan Pangan

- Penulis

Kamis, 4 Juli 2024 - 08:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Memberdayakan Petani Susu Lokal untuk Ketahanan Pangan

[ad_1]

SekitarKita.id – Yayasan Rumah Energi (YRE), Sarihusada Generasi Mahardhika (SGM), Danone Ecosystem, dan PRISMA telah menjalankan program Native Milk Sourcing (LMS) sejak tahun 2023.

Program ini menyasar petani dan koperasi lokal di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dengan tujuan meningkatkan ketahanan pangan melalui pemberdayaan peternak sapi perah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Konsumsi susu di Indonesia masih rendah dan produksi susu lokal hanya memenuhi 22-23% kebutuhan nasional. Hal ini dikarenakan negara ini sangat bergantung pada impor susu bubuk.

Program LMS membuat khusus peningkatan kapasitas petani dan koperasi melalui pelatihan praktik peternakan yang baik, penguatan infrastruktur, dan pengujian inovasi untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas susu.

Tantangan yang dihadapi oleh para petani antara lain rendahnya produktivitas ternak, keterbatasan pengetahuan, dan keterbatasan akses terhadap pembiayaan serta teknologi pengelolaan limbah. Penyakit kaki dan mulut (PMK) juga mengurangi produksi susu mencapai 40%.

Koperasi lokal memainkan peran penting dalam pendanaan dan pengelolaan bisnis susu, namun mereka juga menghadapi tantangan serupa dalam pengelolaan dan kesehatan pertanian.

Baca Juga:  Pertumbuhan Pasar Indonesia Jadi yang Tercepat di Asia Tenggara, Suppose With Hypefast Rilis Prediksi Tren Emblem Lokal di 2025

Untuk alasan itu, intervensi perlu dilakukan dari kedua belah pihak. Program LMS memberikan pelatihan dan pendampingan intensif kepada peternak sapi perah untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas susu,

dan memfasilitasi koperasi dalam meningkatkan kapasitas melalui pelatihan, akses ke energi biogas terbarukan, dan penyediaan fasilitas pendukung.

Sumanda Tondang, Direktur Eksekutif Yayasan Rumah Energi, menjelaskan bahwa sejak proyek berawal pada Januari 2023, LMS telah berhasil menerapkan praktik peternakan sapi perah yang baik.

Program ini diharapkan bisa membantu petani hingga ketahanan pangan dan energi melalui peningkatan produktivitas dan kualitas susu, serta pengelolaan lingkungan yang lebih baik.

Sumber : WAKTU VRI

[ad_2]

Source link



Berita Terkait

Kai Properti Perkenalkan Lodge Truntum Cihampelas, Akomodasi Top rate Di Pusat Kota Bandung
Pasar Aset Kripto Menghijau, Bitcoin Tembus $ 111.000
Awal Juli Ramai! Kai Daop 1 Jakarta Layani Lebih Dari 251 Ribu Pelanggan Sepanjang Libur Sekolah
Portal berita indonsiadalamberita.com Perluas Jangkauan Lewat Kolaborasi Media Nasional
Xrp tiba-tiba saja naik 3%, apakah dampak riple cabut banding terhadap sec?
Permudah Mobilitas Pengguna, Kai Tambah Jumlah Bolak-balik LRT Jabodebek Mulai 1 Juli
Wujudkan Elektrifikasi Jalur Ka Serang
Indosaku Gandeng Kampus Bisnis Umar Usman BSD dalam Literasi Keuangan: “Pindar vs Pinjol” – Biar Nggak Salah Pilih!

Berita Terkait

Minggu, 13 Juli 2025 - 20:14 WIB

Kai Properti Perkenalkan Lodge Truntum Cihampelas, Akomodasi Top rate Di Pusat Kota Bandung

Kamis, 10 Juli 2025 - 20:13 WIB

Pasar Aset Kripto Menghijau, Bitcoin Tembus $ 111.000

Senin, 7 Juli 2025 - 20:13 WIB

Awal Juli Ramai! Kai Daop 1 Jakarta Layani Lebih Dari 251 Ribu Pelanggan Sepanjang Libur Sekolah

Jumat, 4 Juli 2025 - 20:10 WIB

Portal berita indonsiadalamberita.com Perluas Jangkauan Lewat Kolaborasi Media Nasional

Selasa, 1 Juli 2025 - 20:10 WIB

Xrp tiba-tiba saja naik 3%, apakah dampak riple cabut banding terhadap sec?

Berita Terbaru

Ilustrasi sertifikat tanah (foto: jatimnesia.com)

Bandung Barat

Terungkap! Ini Fakta Dugaan Pungli PTSL di Ngamprah Bandung Barat

Sabtu, 6 Jun 2026 - 19:45 WIB

Komisi I DPRD Buka Peluang ASN KBB Ikut Kontestasi BPD 2026

Bandung Barat

Komisi I DPRD Buka Peluang ASN KBB Ikut Kontestasi BPD 2026

Sabtu, 6 Jun 2026 - 09:01 WIB