Miris! Kasus Narkotika di KBB Meningkat Tajam 2025, Anak dan Remaja Jadi Kelompok Dominan

- Penulis

Selasa, 30 Desember 2025 - 17:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BNN KBB, AKBP Agus Widodo, saat konferensi pers di kantor BNN KBB gedung D kompleks perkantoran Pemkab Bandung Barat (foto: Abdul Kholilulloh)

i

Kepala BNN KBB, AKBP Agus Widodo, saat konferensi pers di kantor BNN KBB gedung D kompleks perkantoran Pemkab Bandung Barat (foto: Abdul Kholilulloh)

SEKITARKITA.id – Kasus penyalahgunaan narkotika di Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengalami lonjakan signifikan sepanjang tahun 2025.

Mirisnya, mayoritas pelaku penyalahgunaan barang haram tersebut didominasi oleh kelompok usia anak dan remaja.

Berdasarkan data Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bandung Barat, sepanjang tahun 2025 tercatat sebanyak 168 kasus penyalahgunaan narkotika berhasil diungkap. Angka tersebut melonjak tajam dibandingkan tahun 2024 yang mencatat 107 kasus.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, pada tahun 2023 jumlah kasus tercatat sebanyak 105 kasus, dan pada tahun 2022 sebanyak 87 kasus. Tren tersebut menunjukkan peningkatan yang konsisten dari tahun ke tahun.

Kepala BNN KBB, AKBP Agus Widodo, menyebut lonjakan kasus narkotika pada tahun 2025 tergolong sangat tinggi. Ia mengungkapkan bahwa peningkatan mencapai 57 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Kepala BNN KBB, AKBP Agus Widodo, saat konferensi pers di kantor BNN KBB gedung D kompleks perkantoran Pemkab Bandung Barat (foto: Abdul Kholilulloh)
Kepala BNN KBB, AKBP Agus Widodo, saat konferensi pers di kantor BNN KBB gedung D kompleks perkantoran Pemkab Bandung Barat (foto: Abdul Kholilulloh)

“Kasusnya memang dari tahun 2022 sampai 2025 terus mengalami kenaikan. Dan tahun 2025 itu angkanya cukup fantastis, naiknya 57 persen dari tahun lalu,” ujar Agus dalam konferensi pers di Gedung D, Selasa (30/12/2025).

Baca Juga:  Kang Ace Beberkan Sosok Paslon Edi-Unjang Dihadapan Kader Golkar KBB

Agus menjelaskan, wilayah dengan temuan kasus narkotika tertinggi berada di Kecamatan Lembang dengan 38 kasus. Disusul Kecamatan Ngamprah sebanyak 22 kasus dan Kecamatan Padalarang sebanyak 18 kasus.

Related Posts

Selain itu, Kecamatan Cihampelas juga masuk dalam wilayah dengan tingkat kasus cukup tinggi, yakni 13 kasus. Wilayah-wilayah tersebut menjadi fokus perhatian dalam upaya pencegahan dan penanganan narkotika ke depan.

Dari total 168 kasus yang terdata, sebanyak 26 kasus ditangani melalui rehabilitasi rawat jalan, 47 kasus dirujuk ke rehabilitasi lanjutan, dan 95 kasus lainnya diproses melalui jalur hukum.

Berdasarkan kelompok usia, penyalahgunaan narkotika di KBB didominasi oleh usia 12 hingga 25 tahun dengan persentase 50,3 persen.

Disusul usia 26 hingga 45 tahun sebesar 46,3 persen, serta usia di atas 45 tahun sebesar 3,7 persen.

Baca Juga:  Bertemu Prabowo, Presiden Mesir Abdel Fattah Tegaskan Komitmen pada Perdamaian Palestina

“Orang yang terlibat dalam kasus sebanyak 191 orang. Di Lembang ada 36 orang, Ngamprah 19 orang, Padalarang 19 orang, dan Cihampelas 13 orang,” jelas Agus.

Dari sisi jenis kelamin, pelaku penyalahgunaan narkotika didominasi oleh laki-laki dengan persentase mencapai 97,9 persen, sedangkan perempuan hanya 2,1 persen.

Jenis narkotika yang paling banyak disalahgunakan sepanjang tahun 2025 adalah obat keras terbatas (OKT) dengan persentase 32,7 persen. Disusul shabu sebesar 23,6 persen, benzo 17,7 persen, dan tembakau sintetis 16,8 persen.

Sementara itu, ganja tercatat sebesar 6,8 persen dan psikotropika 1,4 persen dari total kasus yang berhasil diungkap.

Jika dilihat dari latar belakang pendidikan, korban penyalahgunaan narkotika didominasi oleh pelajar. Lulusan SMP tercatat sebesar 34 persen, SMA 28,5 persen, SMK 21,5 persen, dan SD 18,2 persen.

“Kami menerapkan dua skema, yakni rehabilitasi bagi korban atau pecandu serta penegakan hukum bagi pengedar. Untuk pengedar, penegakan hukum dilakukan melalui BNNP Jawa Barat atau Polres Cimahi,” tandas Agus.

Baca Juga:  Diterpa Isu Pembekuan, PWI Jabar Tetap Solid Dukung KLB



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Logo HUT RI Ke-81 Resmi Diluncurkan, Usung Tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”
Jelang Festival Seni Religi Nasional, Pendiri LASQI Watmo Widjoyo Soroti Pembentukan DPD di Bandung Barat
Musda V 2026 Digelar, Edi Rusyandi Terpilih Aklamasi Pimpin DPD Golkar KBB
Dinamika Musda Golkar KBB Dinilai Wajar, Daniel Mutaqien: Bidik Kemenangan Pileg 2029
Larangan Parkir Liar di Cimahi, Ojol Dukung Penertiban tapi Minta Pemkot Siapkan Ruang Tunggu
Injury Time Musda V Golkar KBB, Edi Rusyandi Jadi Calon Tunggal, Peluang Aklamasi Kian Terbuka
Jelang Musda V Golkar Bandung Barat, Edi Rusyandi Klaim Didukung 16 PK, Peluang Aklamasi Menguat
Pengunjung Asal Tegal Kepincut Bakso Mas Sabar Soreang, Kuliner Legendaris Sejak 1983 dengan Suasana Sawah Asri

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 15:25 WIB

Logo HUT RI Ke-81 Resmi Diluncurkan, Usung Tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”

Senin, 3 Agustus 2026 - 13:10 WIB

Jelang Festival Seni Religi Nasional, Pendiri LASQI Watmo Widjoyo Soroti Pembentukan DPD di Bandung Barat

Minggu, 2 Agustus 2026 - 21:10 WIB

Musda V 2026 Digelar, Edi Rusyandi Terpilih Aklamasi Pimpin DPD Golkar KBB

Minggu, 2 Agustus 2026 - 20:40 WIB

Dinamika Musda Golkar KBB Dinilai Wajar, Daniel Mutaqien: Bidik Kemenangan Pileg 2029

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 22:34 WIB

Larangan Parkir Liar di Cimahi, Ojol Dukung Penertiban tapi Minta Pemkot Siapkan Ruang Tunggu

Berita Terbaru