Kikisan Longsoran TPT di Padalarang Semakin Parah, Camat Beberkan Pemicunya

- Penulis

Jumat, 24 Januari 2025 - 17:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

mahasiswa Universitas Sangga Buana (USB) YPKP Bandung, Yohannes

i

mahasiswa Universitas Sangga Buana (USB) YPKP Bandung, Yohannes

Sekitar Kita.ID – Kondisi kikisan longsoran Tembok Penahan Tanah (TPT) di Jalan GA Manulang, Rancabali Atlas RT 04/05, Desa Padalarang, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), semakin memprihatinkan. Longsoran ini mengancam dua rumah warga serta jembatan penghubung desa.

Pantauan di lokasi, pada Jumat, 24 Januari 2025, longsoran yang menggerus TPT sungai Sub DAS Cihaur Padalarang tampak semakin mendekati bangunan rumah milik Diah Indrawati (54). Jarak antara longsoran dengan rumah hanya sekitar lima jengkal.

Perabotan rumah tangga dan barang-barang milik Diah telah dievakuasi ke lokasi yang lebih aman. Aparatur desa setempat, dibantu BPBD KBB dan warga, menutup area longsor menggunakan terpal biru sebagai langkah sementara untuk mencegah longsoran semakin meluas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penyebab Longsoran

Longsor ini dipicu oleh hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut sejak Selasa, 8 Januari 2025. Selain itu, tumpukan sampah liar yang menyumbat aliran sungai menjadi salah satu faktor utama kerusakan TPT.

Kondisi kikisan awal longsoran Tembok Penahan Tanah (TPT) di Jalan GA Manulang, Rancabali Atlas RT 04/05, Desa Padalarang, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada Selasa 6 Januari 2025 (foto: Abdul Kholilulloh)
Kondisi kikisan awal longsoran Tembok Penahan Tanah (TPT) di Jalan GA Manulang, Rancabali Atlas RT 04/05, Desa Padalarang, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada Selasa 8 Januari 2025 (foto: Abdul Kholilulloh)

Camat Padalarang, Agus Achmad Setiawan, menjelaskan, sampah liar menyumbat aliran sungai dan menyebabkan menggenang air sehingga TPT terkikis dan ambruk.

Baca Juga:  Bertolak ke Bandung Barat, Raffi Ahmad Didampingi Jeje Salurkan Bantuan Rutilahu dan Modal Usaha

“Kami sudah dua kali membersihkan sampah ini bersama komunitas sosial, Pusdikav TNI, dan Sub DAS Cihaur pada tahun 2023, namun masalah ini terus berulang,” kata Agus Kamis 23 Januari 2024.

Agus menyatakan bahwa dirinya telah berkoordinasi dengan Pj Bupati Bandung Barat, Ade Zakir, untuk penanganan darurat.

“Saat ini kami memasang terpal bersama tim Desa Tanggap Bencana (DESTANA) di bawah BPBD KBB. Ini langkah awal sambil menunggu proses perbaikan anggaran,” ujar Agus.

Camat Padalarang, Agus Achmad Setiawan (foto: Abdul Kholilulloh)
Camat Padalarang, Agus Achmad Setiawan (foto: Abdul Kholilulloh)

Namun, ia mengakui lambatnya penanganannya disebabkan oleh perlunya koordinasi lintas pihak, termasuk dengan Sub DAS Cihaur.

Agus juga mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan sungai dan tidak membuang sampah sembarangan.

Sementara itu, pemilik rumah, Diah Indrawati, mengaku was-was setiap kali hujan turun.

“Longsoran ini sudah tiga kali terjadi. Pertama saya perbaiki sendiri, habis ratusan juta. Diperbaiki oleh pemerintah desa, tapi Kedua kualitasnya kurang bagus. Sekarang longsoran semakin parah dan hanya berjarak sekitar 5 cm dari rumah saya,” ungkap Diah.

Baca Juga:  Pergerakan Tanah Terjang Cintaasih KBB: 165 Warga Terancam, 35 Rumah Rusak

Akses jalan warga juga terganggunya akibat longsoran ini. Jalur menuju kantor Desa Padalarang kini hanya bisa dilalui oleh sepeda motor, sementara kendaraan roda empat harus mencari rute alternatif.

Diah berharap pemerintah segera mengambil langkah nyata untuk memperbaiki TPT agar tidak terjadi hal-hal yang lebih buruk.

“Semoga segera diperbaiki. Kami takut jika longsor terjadi lagi, rumah ini bisa ambruk,” harapnya.

Saat ini, pemerintah desa dan kecamatan masih menunggu persetujuan anggaran untuk perbaikan TPT permanen.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada, terutama di musim hujan, serta ikut berpartisipasi menjaga kebersihan lingkungan agar masalah serupa tidak terulang.

 



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Berita Terkait

Tak Punya SLF, Satpol PP KBB Siap Matikan Operasional Tower Protelindo di Padalarang
Skandal Pencatutan Nama Prabowo Subianto, DPRD KBB Sebut PT Protelindo Bohongi Publik
Sorotan Publik Menguat, DPRD KBB Usulkan Stop Sementara Aktivitas Tower PT Protelindo
Jeje Alami Kecelakaan, Diduga Rem Blong Truk Box Container Hantam Pembatas Jalan di KBB
Viral, Bocah 3 Tahun di KBB Diduga Dilecehkan, Ibu-ibu Ngadu ke Dedi Mulyadi
Menara Tower PT Protelindo Picu Polemik Warga Padalarang, Pemkab Bandung Barat Dinilai Lambat
Kecelakaan Tragis di Padalarang Jadi Alarm, Dishub Bandung Barat Genjot Perawatan PJU
Damai di Balik Tragedi Maut Padalarang: UPT DLH KBB Berikan Santunan, PJU Disorot

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 07:54 WIB

Tak Punya SLF, Satpol PP KBB Siap Matikan Operasional Tower Protelindo di Padalarang

Rabu, 15 April 2026 - 19:49 WIB

Skandal Pencatutan Nama Prabowo Subianto, DPRD KBB Sebut PT Protelindo Bohongi Publik

Rabu, 15 April 2026 - 19:00 WIB

Sorotan Publik Menguat, DPRD KBB Usulkan Stop Sementara Aktivitas Tower PT Protelindo

Rabu, 15 April 2026 - 17:35 WIB

Jeje Alami Kecelakaan, Diduga Rem Blong Truk Box Container Hantam Pembatas Jalan di KBB

Rabu, 15 April 2026 - 09:28 WIB

Viral, Bocah 3 Tahun di KBB Diduga Dilecehkan, Ibu-ibu Ngadu ke Dedi Mulyadi

Berita Terbaru