Morgan Stanley merencanakan PHK di Asia dan Tiongkok yang paling terkena dampaknya – Bloomberg Oleh Making an investment.com

- Penulis

Rabu, 17 April 2024 - 14:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[ad_1]

Making an investment.com– Morgan Stanley (NYSE:) berencana untuk mulai memangkas sekitar 50 pekerjaan perbankan investasi di Asia, tidak termasuk Jepang, pada minggu ini, dengan sebagian besar pemotongan ditujukan ke Hong Kong dan Tiongkok, Bloomberg melaporkan pada hari Rabu.

Pemotongan yang direncanakan akan menyebabkan lebih dari 40 pengurangan di Hong Kong dan Tiongkok daratan, kata laporan itu, dan akan berdampak pada sekitar 13% dari 400 bankir di kawasan Asia Pasifik kecuali Jepang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemotongan yang direncanakan ini juga menandai pengurangan karyawan kedua yang dilakukan Morgan Stanley di Tiongkok pada tahun ini, setelah laporan pada bulan Maret mengatakan bahwa perusahaan tersebut telah memberhentikan sekitar 9% stafnya di bisnis manajemen asetnya di Tiongkok.

Morgan Stanley tahun lalu juga telah memangkas beberapa pekerjaan penting di sektor perbankan di Tiongkok, karena penurunan ekonomi dan pasar saham menghambat aktivitas pembuatan kesepakatan di negara tersebut.

Kemerosotan saham-saham Tiongkok selama setahun, ditambah dengan tanda-tanda pemulihan yang tidak terlalu besar, telah sangat mengurangi prospek pasar Tiongkok.

Baca Juga:  Make a selection a Image to Obtain a Message Of Peace & Non secular Convenience For Your Existence

Namun laporan pemutusan hubungan kerja muncul bahkan ketika Morgan Stanley membukukan laba kuartal pertama yang lebih baik dari perkiraan karena rebound tajam pada unit perbankan investasinya.

Sebagian besar kenaikan ini berasal dari peningkatan pergerakan ke arah AS, karena Wall Side road tetap kuat bahkan ketika pasar saham utama lainnya melemah pada tahun ini.

Di Asia, Australia, India dan Jepang sejauh ini masih tetap kuat, sementara pasar saham lain di kawasan ini, khususnya Tiongkok, mengalami kesulitan.



[ad_2]

2024-04-17 14:11:23

www.making an investment.com



Berita Terkait

Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!
Repo BI Kini Gunakan Obligasi Korporasi, Tingkatkan Likuiditas Pasar
Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar
Disperindag KBB Dorong 50 Produk IKM Tembus Pasar Modern, Ini Tantangannya
muslimai.ai: Sahabat Digital Gen Z untuk Refleksi, Ketenangan, dan Iman di Era Kegelisahan
Cara Menghilangkan Jerawat di Punggung Secara Alami dan Efektif
Soft Opening Master Baker Indonesia: Sekolah Baking Profesional Baru di Surabaya Barat
Kolaborasi Pentahelik, Hamaren Corporation Sukses Gelar Annual Meeting 2025 di Bekasi

Berita Terkait

Senin, 10 November 2025 - 05:15 WIB

Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!

Senin, 10 November 2025 - 04:30 WIB

Repo BI Kini Gunakan Obligasi Korporasi, Tingkatkan Likuiditas Pasar

Senin, 8 September 2025 - 09:20 WIB

Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar

Kamis, 3 Juli 2025 - 19:37 WIB

Disperindag KBB Dorong 50 Produk IKM Tembus Pasar Modern, Ini Tantangannya

Rabu, 18 Juni 2025 - 12:37 WIB

muslimai.ai: Sahabat Digital Gen Z untuk Refleksi, Ketenangan, dan Iman di Era Kegelisahan

Berita Terbaru