SekitarKita.ID – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung Barat (KBB) mencatat adanya peningkatan pergerakan pemudik yang melintasi ruas arteri Jalan Raya Padalarang – Cianjur pada Kamis (27/3) atau H-4 Lebaran Idul Fitri 2025.
“Secara rutin kita melakukan pendataan lalu lintas di wilayah Padalarang dan Lembang, yang memungkinkan kita mengetahui jumlah arus mudik yang terjadi. Kemarin, pada H-6, sudah tercatat peningkatan sebesar 8 persen dibandingkan lalu lintas biasa. Artinya, sekarang sudah ada pergerakan pemudik,” kata Kepala Dishub KBB, Fauzan Azima.
Lonjakan Kendaraan di Jalan Raya Padalarang – Cianjur
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pada Selasa (27/3), jumlah kendaraan yang melintas di ruas jalan tersebut mencapai 96.518 unit, mengalami kenaikan sebesar 8,86% dibandingkan dengan Selasa pekan sebelumnya. Sedangkan pada Rabu (26/3), jumlah kendaraan roda empat naik signifikan hingga sekitar 18%.
Secara keseluruhan, jumlah kendaraan yang melintas pada hari tersebut tercatat sebanyak 32.227 unit. Dominasi kendaraan roda dua mencapai 14,9%, roda empat sebesar 16,8%, sedangkan bus mengalami penurunan sebesar -11,2%.
Fauzan menjelaskan bahwa kebijakan Work From Anywhere (WFA) sedikit banyak telah membantu dalam mendistribusikan arus mudik secara lebih luas. Hal ini diharapkan dapat mengurangi kepadatan lalu lintas selama musim mudik Lebaran.
“Sejak H-7, sudah ada yang mulai mudik karena kebijakan WFA. Sehingga arus mudik bergerak lebih awal. Diperkirakan besok akan ada peningkatan lebih signifikan karena sudah masuk masa libur,” jelasnya.
Pantauan Arus di Stasiun Padalarang
Sementara itu, di Stasiun Padalarang, belum dapat dilakukan perbandingan dengan tahun lalu, mengingat baru kali ini terdapat perjalanan jarak jauh yang melintas.
Jumlah penumpang harian di stasiun tersebut mencapai 6.634 orang, termasuk penumpang KRD serta kereta tujuan Banjar dan Ciamis.
Adapun jumlah penumpang kereta cepat tercatat sebanyak 6.118 orang, dengan total penumpang naik-turun di Stasiun Padalarang mencapai sekitar 12.000 orang.
“Kami melakukan pengecekan di simpul transportasi, salah satunya di Stasiun Kereta Cepat Padalarang dan Stasiun Cipatat. Dari informasi kepala stasiun, khususnya untuk rute Cipatat-Sukabumi dan Sukabumi-Bandung Barat, diprediksi akan terjadi lonjakan penumpang pada H-2. Kami terus melakukan pemantauan,” katanya.
Fauzan mengungkapkan bahwa dominasi sepeda motor dalam musim mudik kali ini mengalami penurunan dibandingkan dengan kendaraan roda empat.
Menurutnya, masyarakat kini lebih memilih kendaraan roda empat untuk mudik, terutama dengan adanya program mudik gratis menggunakan bus.
“Kami melihat tren mudik dengan sepeda motor terus mengalami penurunan. Hal ini seiring dengan semakin banyaknya alternatif transportasi yang lebih aman dan nyaman bagi para pemudik,” jelasnya.
Layanan Pemeriksaan Kendaraan Gratis
Fauzan menambahkan bahwa bagi masyarakat yang ingin melakukan pemeriksaan uji kelayakan kendaraan, dapat datang langsung ke Gedung Dishub KBB.
“Kami menyediakan layanan pemeriksaan kelayakan kendaraan pribadi secara gratis. Silakan datang ke kantor Dishub kapan pun selama periode Idul Fitri,” tandasnya.
Editor : Abdul Kholilulloh
Sumber Berita : Liputan








